HALSEL,malutlinerangka mendukung kelancaran pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tahun 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Halmahera Selatan melalui Bidang Bina Marga terus melakukan pembangunan dan penataan infrastruktur jalan serta jembatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas menuju lokasi penyelenggaraan STQ yang akan berlangsung di Kecamatan Bacan Barat, tepatnya di Desa Indari pada April 2025.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Halmahera Selatan, dalam wawancara dengan awak media Malutline.com, mengonfirmasi bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan segera melaksanakan pembangunan jalan beraspal lapen serta jembatan di wilayah tersebut. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran akses menuju lokasi acara dan mendukung suksesnya kegiatan STQ.

“Kami berkomitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan agar dapat digunakan secara optimal sebelum acara STQ berlangsung. Harapan kami, infrastruktur ini akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat serta mempermudah akses bagi peserta dan panitia,” ujar Kepala Bidang Bina Marga.

Selain fokus pada penataan jalan di sekitar lokasi STQ, Dinas PUPR Halsel juga akan melaksanakan pembangunan jalan di wilayah Botanglomang serta peningkatan akses infrastruktur jalan dari Sekeli menuju Liboba Hijra. Upaya ini merupakan bagian dari program jangka panjang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Halmahera Selatan.

Dengan percepatan pembangunan ini, diharapkan akses menuju lokasi STQ 2025 semakin lancar, sehingga kegiatan keagamaan tingkat kabupaten ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

(Red)

Halsel,malutline – Dugaan penggelapan Dana Desa (DD) Pasir Putih, Kecamatan Obi Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali mencuat. Anggaran tahun 2023 dan 2024 yang seharusnya digunakan untuk pembangunan desa diduga tidak direalisasikan, hingga akhir tahun 2024 tidak ada kegiatan yang terlihat di desa tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, papan baliho Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2024 menunjukkan bahwa tidak ada satupun program atau proyek yang berjalan.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, apakah dana tersebut sengaja ditahan oleh Kepala Desa atau sudah lenyap tanpa pertanggungjawaban.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa kondisi ini mirip dengan tahun 2023 lalu, di mana dugaan penggelapan dana desa tidak mendapatkan tindak lanjut yang jelas. Ia khawatir jika hal ini terus dibiarkan, pencairan Dana Desa tahun 2025 akan digunakan untuk menutupi kekurangan anggaran tahun sebelumnya.

“Jangan sampai kasusnya seperti tahun 2023 lalu. Jika tidak ada evaluasi dari pihak berwenang, dikhawatirkan Kades akan menutup anggaran tahun 2024 dengan Dana Desa tahun 2025, sementara kegiatannya fiktif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan yang hingga kini belum mengeluarkan temuan terkait dugaan penggelapan tersebut. Warga berharap ada tindakan tegas dari pihak berwenang agar dana desa benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Pasir Putih maupun pihak terkait belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penggelapan dana desa ini.

(Red)

Halsel,malutline – Masyarakat di Desa Papaloang meminta Pemerintah Daerah (Pemda) dan PT Sinergi untuk menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah di wilayah mereka. Pasokan yang tersedia saat ini dinilai sangat terbatas, hanya sekitar 2 ton, sehingga warga hanya mendapatkan jatah 5 liter per kepala keluarga (KK).

Kondisi ini tidak hanya terjadi di Papaloang, tetapi juga di beberapa pangkalan lainnya, termasuk pangkalan di Labuha yang hanya mampu membagikan minyak tanah sebanyak 5 liter per KK. Sementara itu, di desa lain seperti Marabose, jumlah pangkalan lebih banyak, yakni sekitar empat pangkalan, sehingga distribusi minyak tanah lebih merata.

Menurut warga, jumlah kuota yang tersedia saat ini tidak mencukupi kebutuhan rumah tangga, terutama menjelang bulan puasa yang membutuhkan konsumsi bahan bakar lebih besar. Mereka berharap Pemda dan PT Sinergi dapat meningkatkan pasokan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan minyak tanah.

Salah satu warga Papaloang, Ida Aiken, menuturkan bahwa pasokan minyak tanah dari agen ke pangkalan sangat terbatas. “Kami hanya menerima minyak tanah sesuai dengan jumlah yang dikirim agen, dan pembagian yang dilakukan pangkalan sudah sesuai ketentuan. Namun, kuota yang sedikit membuat warga kesulitan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jika kuota tetap dibatasi hanya 2 ton, maka kebutuhan masyarakat tidak akan terpenuhi. “Kami butuh tambahan kuota agar warga bisa mendapatkan minyak tanah lebih dari 5 liter per KK,” kata Ida.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menambah kuota minyak tanah, terutama menjelang bulan puasa yang biasanya meningkatkan kebutuhan bahan bakar di rumah tangga. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemda maupun PT Sinergi terkait permintaan masyarakat ini.

(Tim Red)

HALSEL,Malutline – (23/02/2025) Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan kembali digelar sebagai forum tahunan yang bertujuan untuk mematangkan Rencana Kerja Pembangunan Kecamatan (RKPK). Hasil dari forum ini akan menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Halmahera Selatan tahun 2026.

Musrenbang kali ini dilaksanakan di Kecamatan Kayoa. Forum ini memiliki peran strategis dalam mensinkronkan berbagai program pembangunan di tingkat kecamatan agar selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.

sambutan Camat Kayoa.

Dalam Musrenbang ini, para peserta diharapkan dapat:
1. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.
2. Menyepakati prioritas kegiatan pembangunan di tingkat kecamatan.
3. Menentukan penanggung jawab dari setiap kegiatan pembangunan yang telah disepakati.
4. Mengintegrasikan program dan kegiatan pembangunan desa dengan pembangunan kecamatan agar lebih efektif dan berkelanjutan.

Camat Kayoa, Taha Muhammad dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif dalam menyampaikan usulan dan aspirasi secara konstruktif. “Mari kita manfaatkan forum ini sebaik-baiknya untuk merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Musrenbang Kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain:
• Perwakilan dari Kepala BAPELLITBANGDA Kabupaten Halmahera Selatan (Kabid Sarana dan Prasarana) beserta tiga staf.
• Camat Kayoa Selatan.
• Kapolsek Kayoa.
• Perwakilan Danramil Kayoa.
• Kepala UPTD Puskesmas Kayoa dan Kepala UPTD Puskesmas Lelei.
• Kepala Sekolah SD, SMP/MTsN, SMA/SMK dari Guruapin dan Bajo.
• Kepala Desa se-Kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan.
• Ketua BPD se-Kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan.
• Perwakilan dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan.

Musrenbang ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan strategis yang mendukung pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di Kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan. (Red)

Labuha,malutline – SDIT Insan Kamil Labuha terus berkomitmen dalam mencetak generasi Qur’ani melalui program unggulannya, Tahfidzul Qur’an. Program ini merupakan salah satu dari 10 Jaminan Kualitas kelulusan siswa di sekolah tersebut, di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Ibu Mimi Wally.

Program Tahfidzul Qur’an di SDIT Insan Kamil menjadi bagian dari kurikulum wajib yang diikuti oleh seluruh siswa setiap hari. Pembelajaran ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari mengenal huruf hijaiyah, membaca Al-Qur’an dengan tartil, hingga menghafal ayat-ayat suci. Untuk memastikan efektivitas program, sekolah menyelenggarakan Ujian Tahfidz Al-Qur’an sebanyak empat kali dalam setahun.

Menurut Koordinator Al-Qur’an, Bu Adek Arbaiah, ujian ini bertujuan untuk mengevaluasi pencapaian hafalan siswa sekaligus menumbuhkan semangat mereka dalam menjaga hafalan Al-Qur’an. Sebagai syarat kelulusan, setiap siswa diwajibkan untuk menghafal minimal dua juz Al-Qur’an sebelum menyelesaikan pendidikan di SDIT Insan Kamil.

Harapan besar dari Tim Al-Qur’an SDIT Insan Kamil adalah agar program ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus bersemangat dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menghafal Al-Qur’an tidak hanya memerlukan kecerdasan, tetapi juga niat yang tulus, hati yang bersih, serta kemauan yang kuat. Para penghafal Al-Qur’an diyakini sebagai orang-orang pilihan yang selalu dekat dengan kalam Allah.

“Semoga hafalan yang telah dikuasai dapat memberikan keberkahan dan menjadi pedoman hidup yang mengarahkan ke jalan yang lebih baik. Al-Qur’an bukan hanya sekadar bacaan, tetapi juga solusi atas berbagai permasalahan dalam kehidupan,” tutup Bu Adek Arbaiah.

Dengan adanya program Tahfidzul Qur’an ini, SDIT Insan Kamil Labuha berharap dapat terus melahirkan generasi unggul yang mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an, serta menjadi cahaya bagi masyarakat di sekitarnya.

(Tim Red)