HALUT, www.malutline.com – Para pekerja yang menjadi karyawan tetap pada Perusahaan Tambang emas terbesar di Maluku Utara NHM, yang terletak di kecamatan Malifut kabupaten Halmahera Utara, itu pihak perusahan NHM memiliki kewajiban memberikan biayaya pendidikan terhadap setiap karyawan dan karyawati sebanyak 3 orang anak untuk menempuh pendidikan mulia dari Sekolah Dasar (SD) hingga melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi .

Hal ini di akui Febrianti Din, salah seorang Mantan istri karyawan PT NHM, ketika di konfermasih Malutline.com, Selasa (3/09/2024) melalui saluran teleponnya mengatakan dirinya sangat kesal dan kecewa dengan sikap mantan suaminya, yang mengalihkan hak biaya pendidikan anak kandungnya kepada dua orang anak  sambungnya untuk mendapatkan biaya pendidikan yang menjadi hak anak dari setiap karyawan yang tercatat sebagai karyawan tetap di perusahaan tambang emas NHM tersebut.

Dengan persoalan ini Febrianti Din, ibu dua orang anak itu melalui akun facebooknya mengirimkan surat terbuka  kepada direktur utama PT. NHM Haji Robet, menceritakan dirinya dengan mantan suaminya menikah dan memiliki dua anak setelah itu mantan suaminya menikah lagi dengan seorang janda 6 anak setelah menikah suaminya langsung merubah mencabut satu orang hak anak dari dua orang anak kandungnya untuk mendapatkan biaya pendidikan dan menggantikan dengan dua orang anak yang berstatus sebagai anak sambung tersebut.

Kesal dengan sikap mantan suaminya pihaknya membuat surat terbuka kepada direktur NHM Haji robet, untuk mempertanyakan persoalan ini, pihaknya juga meminta pihak perusahan untuk memasukan anak kandung antara dia dan mantan suaminya, untuk mendapatkan biaya pendidikan dari PT. NHM bukan anak sambung dari istri kedua mantan suaminya tersebut, berikut Surat terbuka ibu anak tersebut.

Assalamualaikum wr..wb…..

Pesan singkat ini saya tujukan langsung ke pimpinan PT NHM

Disini saya ingin pertanyakan menyangkut biaya pendidikan anak yg dong p orang tua karyawan, apakah yg berhak dapa itu cuma anak kandung saja atau anak sambung lagi (anak tiri) sebab ada seorang anak kandung yg haknya dicabut dan digantikan oleh anak sambung (anak tiri), persoalan ini sudah berlangsung dua tahun tetapi saya bingung pada siapa sy mengutarakan,

“jadi hari ini sy mengambil langkah menyampaikan persoalan ini lewat media sosial (FB) dengan harapan besar saya agar persoalan ini bisa sampai ke telinga bapak pimpinan PT NHM, Supaya segera menindak lanjuti. Agar anak tersebut bisa mendapatkan haknya Kembali” Akunnya

“Mohon maaf teman” yg sudah sy tandai

Dengan tujuan agar pesan ini secepatnya sampai ke pimpinan PT NHM, Wassalamu’alaikum wr…wb….@sorotan” ucapnya sambil mengakhiri. (Red)

TALIABU, www.malutline.com – Viral di media sosial Peria asal Turki ini datang ke Indonesia Demi bertemu sang pujaan hati dan ingin melamarnya diketahui peristiwa tersebut terjadi di Desa walio, kecamatan Tabono, Kabupaten Taliabu, Maluku Utara. (2/9/2024)

Salmiati, Gadis Buton asal Desa walio kecamatan Tabono, Kabupaten Taliabu, Maluku Utara. Ia yang tengah giat belajar bahasa Turki di sebuah kursus, tak menyangka bertemu jodoh lewat dunia Maya.

Atau melalui sebuah forum online untuk pencinta bahasa Turki, salmiati bertemu dengan seorang pemuda tampan asal negara Turki yang sedang belajar bahasa Indonesia, Pertemuan mereka berlanjut ke obrolan pribadi, dan tak lama kemudian, benih-benih cinta mulai tumbuh.

Kisah cinta mereka yang unik menjadi viral dan menarik perhatian banyak orang. Foto foto wauta dan pemuda Turki yang sedang video Call, saling bertukar pesan romantis dalam bahasa masing-masing.

Tak lama kemudian, pemuda Turki memutuskan untuk terbang ke Indonesia Di Kabupaten Taliabu, Kecamatan Tabono kabupaten Taliabu itu bertemu secara langsung.

Dan informasi yang di himpun Malutline.com Bahwa wanita Asal Tabono Dan Pria asal Turki akan menikah di Bulan September 2024 Viral di media sosial Peria asal Turki ini datang ke Indonesia Demi bertemu sang pujaan hati dan ingin melamarnya diketahui peristiwa tersebut terjadi di Desa walio, kecamatan Tabono, Kabupaten Taliabu, Maluku Utara.

Salmiati, Gadis Buton asal Desa walio kecamatan Tabono, Kabupaten Taliabu, Maluku Utara, Ia yang tengah giat belajar bahasa Turki di sebuah kursus, tak menyangka bertemu jodoh lewat dunia Maya dengan pria tampan yang juga calon suaminya tersebut .

Atau melalui sebuah forum online untuk pencinta bahasa Turki, salmiati bertemu dengan seorang pemuda Turki yang sedang belajar bahasa Indonesia, Pertemuan mereka berlanjut ke obrolan pribadi, dan tak lama kemudian, benih-benih cinta mulai tumbuh.

Kisah cinta mereka yang unik menjadi viral dan menarik perhatian banyak orang, Foto- foto wauta dan pemuda Turki yang sedang video Call, saling bertukar pesan romantis dalam bahasa masing-masing.

Tak lama kemudian, pemuda Turki memutuskan untuk terbang ke Indonesia Di Kabupaten Taliabu, Kecamatan Tabono bertemu secara langsung.

Dan informasi yang di himpun Malutlain.com Bahwa wanita Asal Tabono Dan Peria asal Turki sudah melangsungkan ijab kabul di rumah perempuan wauta yang  menjadi istri sahnya secara resmi di Bulan September 2024. (Red)