TERNATE, – Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Jasri Usman dan Muhlis Jafar, selesai menjalani tes kesehatan berupa Medical Check Up (MCU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie Ternate, Minggu (01/01/24).

Tahapan tes kesehatan merupakan salah satu syarat penting dalam pencalonan di Pilkada Halsel.

Amatan media ini, tampak bapaslon Jasri-Muhlis menjalani serangkaian pemeriksaan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi pertarungan Pilkada.

“Alhamdulillah, tahapan pemeriksaan dari mulai BNN hingga RSUD berjalan lancar dan sudah selesai hari ini,” kata Jasri saat ditemui awak media usai menjalani tes kesehatan.

Pasangan Jasri-Muhlis melakukan pemeriksaan MCU selama dua hari sejak Sabtu kemarin. Dan hasil pemeriksaan kesehatan akan ditetapkan pihak RSUD CB Ternate yang diagendakan pada Selasa, 3 September 2024.

Ditanya terkait kondisi kesehatan, Jasri-Muhlis kompak mengatakan perkembangan kesehatan mereka sangat baik.

“Alhamdulillah dalam keadaan sehat, serta kami selalu menjaga pola makan dan kesehatan,” ujar Jasri dan Muhlis.

Keduanya pun mengaku optimis hasil pemeriksaan mereka akan menunjukkan kondisi kesehatan yang baik.

“Kami mohon doa dari masyarakat agar semua tahapan berjalan lancar,” ucap Jasri singkat.

Diketahui, setelah pemeriksaan hasil MCU pasangan Jasri-Muhlis akan diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halsel. (Red)

HALSEL – Tim Koalisi Jauara (TKJ) akhirnya disepakati menjadi nama koalisi pasangan calon Jasri Usman dan Muhlis Djafar dalam kontestasi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Ini disampaikan ketua tim pemenangan Jasri – Muhlis, M. Yunus Najar saat di wawancarai awak media di kantor DPC PKB Halsel, Selasa (3/9).

Yunus mengatakan pasca pasangan Jasri – Muhlis di daftarkan tim Koalisi PKB dan Demokrat pihaknya langsung menggelar rapat koalisi pembentukan tim pemenangan.

“Alhamdulillah forum rapat koalisi bersepakat menunjuk saya untuk memimpin tim pemenangan Jasri – Muhlis dengan tagline Halsel JAUARA. Sekretaris tim yaitu Fahri Husen sekretaris DPC Partai Demokrat,” kata Yunus Najar.

Yunus menjelaskan, makna Jauara konsepnya disandarkan melalui misinya adalah menjadikan kabupaten Halmahera Selatan yang jujur, unggul, adil sejahtera dan aman.

Kemudian pasangan Jasri – Muhlis melalui misinya akan menjadikan Halsel sebagai daerah yang mengelola pemerintah secara jujur.

“Menjadikan halsel daerah yang unggul dari berbagai macam potensi, baik Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM),” jelas Yunus Najar.

“Adil dalam melaksanakan pembangunan, mewujudkan masyarakat yang sejahtera di berbagai sisi kehidupan serta menciptakan ruang investasi yang aman dan berkembang bagi setiap orang,” sambung Yunus Najar menjelaskan.

Sementara komposisi TKJ, ia mengaku hampir rampung sehingga dalam waktu dekat akan diumumkan ke publik.

“Divisinya juga sama akan diisi oleh dua partai pengusung yakni PKB dan Demokrat sudah termasuk relawan dan tim hukum. Sehingga sementara waktu kita bergerak dengan struktur partai ditingkat kabupaten sampai pengurus DPAC dan DPART,” aku Yunus.

Mantan anggota DPRD Halsel ini juga menegaskan dalam waktu dekat pihaknya sudah menerjunkan tim di kabupaten bergerak ke 30 kecamatan 249 Desa.

“Dan itu bergerak terus menerus hingga hari pelaksanaan pemungutan suara,” bebernya.

Selaku Ketua Tim pemenangan, ia mengajak dan memohon doa sekaligus dukungan kepada segenap seluruh masyarakat Halsel terhadap pasangan Jasri – Muhlis.

“Tentunya kami berharap doa dan dukungannya sangat penting dalam rangka perbaikan kemaslahatan dan kemajuan Halmahera Selatan,” pungkasnya. (Sam)

TERNATE, www.malutline.com – Isak tangispun Pecah mewarnai pelepasan jamaah Haji Umroh  30 orang warga kota Ternate yang di lepas ole walikota yang di kenal berhati Muliah dan santun Walikota Ternate, M Tauhid Soleman saat secara resmi melepas Jamaah Umroh Pemerintah Kota Ternate 2024 yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Ternate. Senin 2 September 2024.

Acara pelepasan ini dihadiri oleh 30 orang calon jamaah umroh, yang di dampingi seluruh kelurahan jamah umroh yang di berangkatkan oleh pemerintah kota Ternate selain kelurga jamah haji umroh,  Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta jajaran Forkopimda Ternate.

Walikota Ternate menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk seluruh jamaah. “Ini adalah momen yang sangat istimewa, di mana kita dapat memberangkatkan 30 orang saudara kita untuk melaksanakan ibadah umroh. Semoga perjalanan mereka diberkahi dan diterima sebagai amal ibadah yang sempurna. Kami juga berharap agar mereka dapat membawa pulang pengalaman spiritual yang mendalam dan membagikannya kepada masyarakat kita,” ujar Tauhid.

Dalam kesempatan tersebut, Tauhid menyerahkan uang saku kepada perwakilan jamaah sebagai tanda resmi pelepasan,  Dengan begitu, Pemerintah Kota Ternate berharap para jamaah umroh dapat melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya, dan pelaksanaan ibadah berjalan maksimal.

“Saya minta doa kepada jamaah umroh utk Kota Ternate agar dijauhkan dari bala dan bencana, doakan juga saudara saudara kita di Kel.Rua yg sedang di uji oleh Allah dengan musinah Banjir Bandang. Saya juga minta, doakan Pemerintah Kota Ternate agar tetap amanah dalam menjalankan tugas tugas pelayanan masyarakat,” tutup Walikota.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Ternate M Ichsan menyampaikan, Ibadah umroh merupakan kesempatan berharga untuk memperkuat iman dan taqwa. Semoga para jamaah dapat menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan khusyuk dan pulang dengan hati yang penuh keberkahan.

Acara pelepasan dihadiri oleh Sekretaris Daerah, pimpinan OPD dan jajaran Forkopimda Ternate, yang memberikan dukungan dan ucapan selamat kepada jamaah. Mereka turut mendoakan agar perjalanan umroh berjalan lancar dan penuh makna.

yang lebih istimewa dalam pelepasan jamah haji umroh oleh walikota Ternate tersebut salah seorang warga makayoa yang berdomisili di kota Ternate bernama om yani  jamah haji umroh yang dinilai memiliki kelainan fisik dan bekerja sebagai tukang jual (loper) koran di kota Ternate namun mendapat perhatian husus dari Pemkot Ternate dan di berikan jatah haji umroh bersama 30 orang warga kota Ternate lainnya. (Red)

HALUT, www.malutline.com – Para pekerja yang menjadi karyawan tetap pada Perusahaan Tambang emas terbesar di Maluku Utara NHM, yang terletak di kecamatan Malifut kabupaten Halmahera Utara, itu pihak perusahan NHM memiliki kewajiban memberikan biayaya pendidikan terhadap setiap karyawan dan karyawati sebanyak 3 orang anak untuk menempuh pendidikan mulia dari Sekolah Dasar (SD) hingga melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi .

Hal ini di akui Febrianti Din, salah seorang Mantan istri karyawan PT NHM, ketika di konfermasih Malutline.com, Selasa (3/09/2024) melalui saluran teleponnya mengatakan dirinya sangat kesal dan kecewa dengan sikap mantan suaminya, yang mengalihkan hak biaya pendidikan anak kandungnya kepada dua orang anak  sambungnya untuk mendapatkan biaya pendidikan yang menjadi hak anak dari setiap karyawan yang tercatat sebagai karyawan tetap di perusahaan tambang emas NHM tersebut.

Dengan persoalan ini Febrianti Din, ibu dua orang anak itu melalui akun facebooknya mengirimkan surat terbuka  kepada direktur utama PT. NHM Haji Robet, menceritakan dirinya dengan mantan suaminya menikah dan memiliki dua anak setelah itu mantan suaminya menikah lagi dengan seorang janda 6 anak setelah menikah suaminya langsung merubah mencabut satu orang hak anak dari dua orang anak kandungnya untuk mendapatkan biaya pendidikan dan menggantikan dengan dua orang anak yang berstatus sebagai anak sambung tersebut.

Kesal dengan sikap mantan suaminya pihaknya membuat surat terbuka kepada direktur NHM Haji robet, untuk mempertanyakan persoalan ini, pihaknya juga meminta pihak perusahan untuk memasukan anak kandung antara dia dan mantan suaminya, untuk mendapatkan biaya pendidikan dari PT. NHM bukan anak sambung dari istri kedua mantan suaminya tersebut, berikut Surat terbuka ibu anak tersebut.

Assalamualaikum wr..wb…..

Pesan singkat ini saya tujukan langsung ke pimpinan PT NHM

Disini saya ingin pertanyakan menyangkut biaya pendidikan anak yg dong p orang tua karyawan, apakah yg berhak dapa itu cuma anak kandung saja atau anak sambung lagi (anak tiri) sebab ada seorang anak kandung yg haknya dicabut dan digantikan oleh anak sambung (anak tiri), persoalan ini sudah berlangsung dua tahun tetapi saya bingung pada siapa sy mengutarakan,

“jadi hari ini sy mengambil langkah menyampaikan persoalan ini lewat media sosial (FB) dengan harapan besar saya agar persoalan ini bisa sampai ke telinga bapak pimpinan PT NHM, Supaya segera menindak lanjuti. Agar anak tersebut bisa mendapatkan haknya Kembali” Akunnya

“Mohon maaf teman” yg sudah sy tandai

Dengan tujuan agar pesan ini secepatnya sampai ke pimpinan PT NHM, Wassalamu’alaikum wr…wb….@sorotan” ucapnya sambil mengakhiri. (Red)

TALIABU, www.malutline.com – Viral di media sosial Peria asal Turki ini datang ke Indonesia Demi bertemu sang pujaan hati dan ingin melamarnya diketahui peristiwa tersebut terjadi di Desa walio, kecamatan Tabono, Kabupaten Taliabu, Maluku Utara. (2/9/2024)

Salmiati, Gadis Buton asal Desa walio kecamatan Tabono, Kabupaten Taliabu, Maluku Utara. Ia yang tengah giat belajar bahasa Turki di sebuah kursus, tak menyangka bertemu jodoh lewat dunia Maya.

Atau melalui sebuah forum online untuk pencinta bahasa Turki, salmiati bertemu dengan seorang pemuda tampan asal negara Turki yang sedang belajar bahasa Indonesia, Pertemuan mereka berlanjut ke obrolan pribadi, dan tak lama kemudian, benih-benih cinta mulai tumbuh.

Kisah cinta mereka yang unik menjadi viral dan menarik perhatian banyak orang. Foto foto wauta dan pemuda Turki yang sedang video Call, saling bertukar pesan romantis dalam bahasa masing-masing.

Tak lama kemudian, pemuda Turki memutuskan untuk terbang ke Indonesia Di Kabupaten Taliabu, Kecamatan Tabono kabupaten Taliabu itu bertemu secara langsung.

Dan informasi yang di himpun Malutline.com Bahwa wanita Asal Tabono Dan Pria asal Turki akan menikah di Bulan September 2024 Viral di media sosial Peria asal Turki ini datang ke Indonesia Demi bertemu sang pujaan hati dan ingin melamarnya diketahui peristiwa tersebut terjadi di Desa walio, kecamatan Tabono, Kabupaten Taliabu, Maluku Utara.

Salmiati, Gadis Buton asal Desa walio kecamatan Tabono, Kabupaten Taliabu, Maluku Utara, Ia yang tengah giat belajar bahasa Turki di sebuah kursus, tak menyangka bertemu jodoh lewat dunia Maya dengan pria tampan yang juga calon suaminya tersebut .

Atau melalui sebuah forum online untuk pencinta bahasa Turki, salmiati bertemu dengan seorang pemuda Turki yang sedang belajar bahasa Indonesia, Pertemuan mereka berlanjut ke obrolan pribadi, dan tak lama kemudian, benih-benih cinta mulai tumbuh.

Kisah cinta mereka yang unik menjadi viral dan menarik perhatian banyak orang, Foto- foto wauta dan pemuda Turki yang sedang video Call, saling bertukar pesan romantis dalam bahasa masing-masing.

Tak lama kemudian, pemuda Turki memutuskan untuk terbang ke Indonesia Di Kabupaten Taliabu, Kecamatan Tabono bertemu secara langsung.

Dan informasi yang di himpun Malutlain.com Bahwa wanita Asal Tabono Dan Peria asal Turki sudah melangsungkan ijab kabul di rumah perempuan wauta yang  menjadi istri sahnya secara resmi di Bulan September 2024. (Red)