LABUHA, Malutline–Cinta, sepenggal kata yang biasa dan membuat orang mabuk kepayang, dan jika Cinta yang dilandasi hawa nafsuh semata akan membahayakan orang yang menjalaninya, meski sepintas lalu cinta terlihat indah penuh pesona Seperti cinta yang di jalani oleh oknum anggota DPRD kabupaten Halmahera Selatan dengan seorang wanita cantik yang tidak lain merupakan istri orang. Jumat, (1/8/25)

Bahkan Cinta seringkali juga membuat orang buta, hingga dia melakukan hal-hal yang aneh untuk menarik perhatian orang yang dia cintai setengah mati meski orang yang dicintai tersebut merupakan istri orang apakah karena pesonanya yang sangat memikat atau mungkin karena hilangnya akal sehat oknum anggota DPRD Halsel yang sudah tertutup dengan pengaruh hawah nafsuhnya.

Sehingga membuat salah seorang oknum anggota DPRD Halsel nekat menjalin hubungan asmarah dengan seorang wanita cantik yang merupakan istri orang, bahkan oknum anggota DPRD Halsel tersebut mengaku siap dan nekat melepaskan jabatan dan statusnya sebagai anggota DPRD Halsel asalkan keduanya bisa menjalin hubungan hingga menjadi pasangan suami istri yang sah, dari sikap nekat oknom anggota DPRD Halsel bahkan memberi janji kepada selingkuhannya bakal membelikan rumah dan mobil kepada wanita cantik yang dia cintai tersebut asalkan wanita cantik itu bersedia menjadi istri simpanannya.

Hal ini di akui oleh wanita cantik yang merupakan selingkuhan oknum anggota DPRD Halsel, saat di introgasi oleh pihak keluarganya belum lama ini mengaku dirinya dan oknum anggota DPRD Halsel itu benar-benar menjalin hubungan asmarah meski dirinya belum secara resmi bercerai dan pisah dengan suaminya namun karena dirinya selalu di pengaruhi di rayu di goda dan di berikan harapan oleh oknom anggota DPRD Halsel tersebut dan bahkan masa depannya di jamin hingga di janjikan bakal di belikan mobil dan rumah asal dirinya siap menjadi istri simpanannya.

Dari bujuk rayuan Gombal yang di lancarkan oknum anggota DPRD Halsel ini berhasil meluluhkan hati wanita cantik ini sehingga keduanya bersepakat menjalin hubungan terlarang yang berawal dari komunikasi Melalui pesan watsahap hingga sering bertemu di tempat-tempat ramai hingga bertemu di tempat yang sepih sesuai ajakan oknom anggota DPRD Halsel, bahkan keduanya biasa jalan bersama satu mobil.

Pada awal perkenalan dirinya sempat menolak ajakan oknum anggota DPRD tersebut untuk menjalin hubungan asmara terlarang dengan alasan dirinya sudah memiliki suami sah, dan hubungan rumah tangga dengan suaminya baik-baik saja namun karena kata-kata bujuk rayu oknum anggota DPRD Halsel tersebut sangat meyakinkan kepada dirinya dengan berbagai cara sehingga dirinya juga bersedia untuk menjalani hubungan asmara terlarang tersebut.

Dikatakan dirinya siap menjalin hubungan terlarang dengan oknum anggota DPRD Halsel tersebut dengan harapan apa yang di janjikan oknom angota DPRD Halsel tersebut bisa di realisasikan, misalnya di janjikan bakal mengurus seluruh proses perceraian dirinya dengan suaminya meski rumah tangga mereka masih terbilang sangat aman, setelah mengurus perceraian, oknom anggota DPRD halsel tersebut juga menjanjikan akan menjamin kebutuhan ekonomi hidupnya ongga dirinya di janjikan di belikan rumah dan mobil asalkan dirinya bersedia menjadi istri simpanan namun janji dan harapan yang oleh oknum anggota DPRD Halsel itu hanya mejadi sebuah janjian pemberian harapan palsu.

Dirinya juga mengaku kesal atas sikap oknum anggota DPRD Halsel, akhir-akhir ini sudah berubah sikap tidak seperti hubungan asmara yang di jalani sebelumnya, karena oknom anggota (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan itu sudah mulai bicara kasar dan selalu mengancam dirinya yang merupakan istri orang tersebut dengan ancaman bakal menyampaikan dan menceritakan hubungan asmara keduanya kepada suami dan keluarganya tersebut dengan nada ancaman. Akuinya.

Sementara di tempat terpisah salah seorang pihak keluarga wanita cantik yang merupakan istri orang tersebut kepada wartawan belum lama ini mengaku persoalan ini menjadi viral lantaran hubungan terlarang oknum anggota DPRD Halsel dan istri orang ini di ketahui pihak keluarga saat pihak keluarga menemukan hasil percakapan dan komunikasi keduanya melalui percakapan pesan watsahap di handphone istri orang yang tidak wajar saat hendhphone milik wanita cantik ini di pinjam salah seorang keluarga dan keluarga wanita cantik itu menemukan hasil percakapan yang terbilang sangat tidak wajar oleh oknum anggota DPRD Halsel dan istri orang. tersebut.

Dari hasil percakapan dan bukti yang di temukan di ponsel wanita cantik tersebut menimbulkan amarah dan rasa tidak puas pihak keluarga sehingga membuat mereka mengancam bakal melaporkan persoalan hubungan asmarah oknum anggota DPRD Halsel dan istri orang tersebut ke Badan kehormatan (BK) DPRD Halsel, serta melaporkan oknum anggota Dewan itu ke partai politiknya untuk di proses sesuai ketentuan yang berlaku, bila perlu yang bersangkutan di berhentikan dari status ke anggota partai partai hingga di pecat dari anggota DPRD Halsel. Pintahnya. (Red)

LABUHA, Malutline- Puluhan pemuda dan warga Desa Kubung, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan yang tergabung dalam Aliansi Garda Kubung Menggugat (AGKM) belum lama ini menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati, Halsel kantor Kejaksaan Negeri Halsel, kantor Polres Halsel, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta kantor Inspektorat Halsel.

Aksi unjuk rasa yang di lakukan oleh warga desa Kubung kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan ini dipicu atas dugaan penyelewengan Dana Desa (DD), penyalahgunaan wewenang, dan minimnya transparansi anggaran yang dilakukan Kepala Desa Kubung, Masbul Hi. Muhammad, Massa aksi menuntut pihak APH mengusut tuntas hingga pencopotan Hasbul dari jabatannya sebagai kepala Desa Kubung

Dalam orasinya Ketua AGKM, Rindo Larengsi, secara tegas menyampaikan beberapa tuntutan mendesak pihak berwenang seperti Kejaksaan Negeri, Kepolisian, dan Inspektorat Halsel, untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi yang dilakukan Kades Kubung, meminta Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, bersama DPMD M Zaki Abdul wahab untuk segera mengevaluasi kinerja Kades Kubung dan seluruh perangkatnya.

Menurut Rindo, kepemimpinan Masbul Hi. Muhammad dinilai gagal mengelola potensi besar Desa Kubung dan malah terjebak dalam praktik yang merugikan masyarakat, para proses pekerjaan, Proyek pagar Desa tak Tuntas, Pembangunan pagar desa tahun 2023 senilai Rp 560 juta yang seharusnya mencapai 500 meter, namun hanya terealisasi 425 meter. Sisa 80 meter belum dilengkapi struktur penting seperti ring balok dan plesteran.

Selain itu Terdapat tunggakan upah tukang dan utang material senilai lebih dari Rp 31 juta, Selain itu, program pemuda dan ketahanan pangan tahun 2023-2024 juga gagal. Dari anggaran pemuda Rp 65 juta, tidak ada yang terealisasi, sementara dari anggaran ketahanan pangan sebesar Rp 175 juta, hanya Rp 60 juta yang digunakan.

Bahkan Beberapa aset desa seperti depot air minum yang dibongkar dan mobil desa yang dibiarkan rusak, serta pengangkatan Sekretaris Desa yang dianggap tidak prosedural, serta Minimnya Transparansi Anggaran APBDes desa Kubung tahun 2024 tidak dipublikasikan melalui baliho sebagaimana mestinya, menambah keraguan warga terhadap pengelolaan keuangan desa.

Sehingga Dana yang tidak memiliki laporan jelas meliputi dana perikanan Rp 170 juta, pemukiman Rp 70 juta, pendidikan Rp 20 juta, kesehatan Rp 21 juta, bencana Rp 108 juta, dan Dana Desa tertinggal Rp 130 juta, dengan total mencapai Rp 1,39 miliar.

Menanggapi tuntutan warga Desa Kubung kecamatan Bacan Selatan PLT kepala dinas DPMD Halsel Kabupaten Halmahera Selatan, Pj Kadis PMD Halsel M Zaki Abdul Wahab, kepada Malutline di ruang kerjanya kamis (31/07/2025) mengatakan menindaklanjuti tuntutan masa aksi dari masyarakat desa Kubung pihaknya Bersama kepala inspektorat Halsel Ilham Abubakar. SH, belum lama ini turun ke Desa Kubung maninjau secara langsung melihat realisasi progres kegiatan pekerjaan Di desa Kubung yang di laksanakan oleh Masbul Hi Muhamad yang menjadi temuan inspektorat Halsel.

ternyata progres kegiatan yang belum tuntas dikerjakan oleh kades kubung Bacan Selatan Masbul Hi Muhamad yang sebelumnya menjadi temuan inspektorat yang sempat menjadi tuntutan masyarakat desa Kubung tersebut sudah di tindak lanjuti dan di selesaikan berdasarkan temuan inspektorat yakni penyelesaian pembangunan gedung PAUD dan penuntasan pagar desa Kubung kecamatan Bacan Selatan kabupaten Halsel, jadi semuanya sudah tuntas di tindak lanjuti, tinggal menunggu kesimpulan akhir inspektorat secara resmi. Ujarnya. (red)

LABUHA, Malutline– Sikap tak terpuji yang di tunjukkan salah seorang oknum anggota Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Halmahera Selatan provinsi Maluku Utara, dengan cara mengganggu hingga memiliki hubungan asmara dengan istri orang Bakal di adukan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Halmahera Selatan.

Pengaduan terkait dugaan kasus perselingkuhan yang melibatkan salah seorang oknum anggota DPRD Halsel ini di sampaikan oleh seorang warga Halsel yang mengaku sebagai keluarga dari wanita yang diduga terlibat dalam hubungan asmara dengan oknum anggota DPRD Halsel tersebut yang enggan di publish namanya kepada Malutline Rabu (30/07/2025) mengaku dirinya bakal melaporkan oknum anggota DPRD Halsel yang sering menggangu kelurganya yang merupakan istri orang hingga menjalin hubungan asmara ke badan kehormatan DPRD Halsel.

Jika laporan Sikap oknum anggota DPRD Halsel yang sering menggangu istri orang hingga keduanya menjalin hubungan asmara, Pihaknya meminta kepada Badan kehormatan (BK) DPRD Halsel, Untuk membuka diri atas aduan keluarga pihak perempuan jika kasus Asmara ini secara resmi di laporkan oleh pihak kelurga terhadap kasus hubungan asmara oknum anggota DPRD Halsel, karena kasus hubungan asmara oleh oknum anggota DPRD Halsel, sangat menggangu hubungan keluarga rumah tangga orang Harus diproses sesuai ketentuan kode etik dan tata tertib (Tatib) DPRD Halsel.

Ia, mengatakan sebagai Pengadu pihaknya bersedia membuka kasus asmara yang di duga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Halsel dengan membawa bukti-bukti berupa tangkapan layar percakapan, dan bukti hubungan asmara lain yang diduga terjadi antara kelurganya yang merupakan istri orang dengan anggota dewan tersebut nanti di sampaikan di hadapan badan kehormatan (BK) DPRD Halsel pihaknya juga siap menunjukkan tangkapan layar chatting dan bukti kuat lainnya yang melibatkan istri orang dengan oknum anggota DPRD Halsel itu,” katanya.

Menurutnya, laporan ini belum di laporkan ke pihak kepolisian polres Halmahera Selatan, sambil menunggu pihak keluarga mengadukan oknum Anggota DPRD Halsel ke BK DPRD Halsel, karena pihak keluarga perempuan menginginkan agar Badan kehormatan (BK) DPRD Halsel melakukan identifikasi dan verifikasi lebih lanjut terkait pengaduan ini secara internal agar yang bersangkutan di proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, hingga dapat di berhentikan dari status sebagai anggota DPRD Halsel.

Selain itu Terkait langkah-langkah hukum yang bakal diambil oleh pihak keluarga, pihak keluarga jug bakal melaporkan kasus ini ke Polres Halmahera Selatan untuk di proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan pihak kelurga juga akan mengadukan yang bersangkutan oknum anggota DPRD Halsel tersebut ke Partai politik (Parpol) saat yang bersangkutan mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Halsel agar yang bersangkutan di pecat dari ke anggota partai politik.

Terkait kemungkinan ada atau tidaknya teguran atau sanksi etik terhadap anggota dewan yang terlibat hubungan asmara dengan istri orang itu tergantung pada kesimpulan dan keputusan Badan kehormatan DPRD halsel dengan bukti yang akan di sampaikan kepada badan kehormatan DPRD Halsel untuk di Proses, proses kasus ini harus dilalui oleh BK DPRD Halsel dengan cermat agar hasilnya adil dan sesuai harapan masyarakat,” terangnya.

Kasus ini menjadi sorotan di tengah upaya DPRD kabupaten Halmahera Selatan provinsi Maluku Utara,dalam menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif. (Red)

LABUHA, Malutline- Berita media online akhir-akhir ini viral atas dugaan sikap salah seorang oknum anggota Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara di duga berselingkuh dengan istri orang, tersebut wajib di respon dan di proses oleh Badan kehormatan (BK) DPRD Halsel jangan menunggu pengaduan masyarakat secara resmi.

Desakan ini disampaikan oleh mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan, Ali Jaidun, kepada Malutline, Rabu (30/07/2025) mendesak Badan kehormatan (BK) DPRD Halsel segera memproses oknum anggota DPRD Halsel yang di duga menjalin hubungan asmara dengan seorang wanita cantik yang merupakan istri orang Agar tidak menjadi presiden buruk lembaga yang terhormat wakil rakyat Halsel.

Jika sikap tak terpuji oknum anggota DPRD Halsel yang menjalin hubungan asmara dengan istri orang ini di proses merupakan bentuk pencegahan tindakan tak terpuji oknum anggota DPRD Halsel dan jika alat kelengkapan Badan kehormatan (BK) tidak Merespon persoalan ini, berarti Badan kehormatan (BK) DPRD Halsel menginginkan persoalan ini tumbuh subur di lembaga terhormat tersebut. Ujarnya.

Dikatakannya jika oknum anggota DPRD Halsel yang terbukti selingkuh bisa diproses dan bahkan diberhentikan dari jabatannya, Proses ini biasanya melibatkan kode etik DPRD dan juga bisa terkait dengan pelanggaran hukum pidana jika perbuatan selingkuh tersebut termasuk perzinaan, Setiap anggota DPRD provinsi atau kabupaten/kota memiliki kode etik sendiri, Perbuatan selingkuh bisa dianggap melanggar kode etik karena anggota DPRD diharapkan memberikan contoh teladan yang baik bagi masyarakat dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, etika, dan moral.

Dan Jika seorang oknum anggota DPRD terbukti melanggar kode etik atau melakukan perbuatan yang merugikan martabat DPRD, partai politik pengusungnya bisa mengajukan pemberhentian antar waktu, Jika perbuatan selingkuh tersebut melibatkan hubungan badan (zina), pasangan sah dari anggota DPRD tersebut dapat mengajukan tuntutan pidana sesuai dengan Pasal 284 ayat (1) KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana).

Anggota Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) memiliki hak dan kewajiban tertentu, termasuk hak untuk mengajukan rancangan Perda, hak memilih dan dipilih, serta hak membela diri Namun, hak-hak ini juga dibatasi oleh kode etik dan peraturan perundang-undangan yang berlaku karena Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) memiliki fungsi legislasi (membentuk Perda), anggaran (membahas dan menyetujui APBD), dan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan APBD. Cetusnya. (Red)

HALSEL, Malutline- Sikap oknum anggota Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara dinilai salah mengartikan makna dalam tugasnya dalam memperjuangkan Aspirasi masyarakat (Asmara) pada kepentingan dan keinginan dan harapan, serta tujuan yang dimiliki oleh masyarakat untuk perbaikan kualitas hidup dan pencapaian tujuan tertentu.

Aspirasi masyarakat (asmara) yang selalu di sampaikan melalui DPRD Halsel ini dapat berupa saran, kritik, harapan, atau pernyataan sikap yang menggambarkan keinginan masyarakat yang dapat disalurkan melalui berbagai cara, seperti Melalui lembaga perwakilan Anggota legislatif, Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Halsel yang berperan dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat (Asmara) di gedung parlemen.

Namun amanah memperjuangkan Aspirasi masyarakat (Asmara) di Parlemen ini di salah artikan oleh salah seorang oknum anggota Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Halsel dengan cara dirinya di Duga kuat menjalin hubungan asmara dengan seorang wanita cantik yang masih tercatat sebagai istri orang Sehingga kabar yang kurang menyenangkan atas perilaku oknum anggota DPRD Halsel sangat di sayangkan pihak keluarga perempuan karena wanita cantik tersebut masih merupakan istri orang.

Sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRD diketahui memiliki peran penting dalam menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan aspirasi masyarakat (Asmara) dalam perjuangan kepentingan masyarakat di legislatif bukan menjalin hubungan asmara dengan istri orang, Anggota DPRD Halsel diharapkan mampu menjadi contoh teladan, baik secara profesional maupun dalam aspek pribadi dan sosial masyarakat Halsel, Namun ketika isu kedekatan oknum anggota DPRD dengan istri orang lain muncul, telah menimbulkan pertanyaan besar mengenai integritas dan etika yang dijunjung tinggi oleh para wakil rakyat tersebut.

Fenomena yang memalukan ini bukan hanya sekedar masalah pribadi atau rumah tangga, tetapi juga merupakan cerminan dari kondisi sosial dan moral yang ada dalam kehidupan politik dan masyarakat di Halsel, sikap Oknum anggota DPRD Halsel yang menjalin hubungan asmara dengan istri orang ini berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat Halsel terhadap lembaga legislatif DPRD Halsel secara umum.

Dan berdasarkan data yang diperoleh dari seorang sumber terpercaya media ini Rabu (30/07/2025) yang enggan dipublish namanya, Ia mengungkapkan bahwa hubungan asmara oknum anggota DPRD Halsel dan istri orang ini sudah berjalan cukup lama dan mulai menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar keluarga perempuan cantik selingkuhan oknum anggota DPRD Halsel tersebut.

Dikatakan bahkan oknum anggota DPRD Halsel dan istri orang tersebut Mereka sering terlihat bersama di tempat-tempat umum, Banyak yang sudah tahu kalau oknum anggota DPRD Halsel itu menjalin hubungan asmara dengan istri orang, tapi selama ini mereka hanya diam, Baru sekarang mulai terbuka karena ada bukti-bukti yang muncul dan temukan langsung oleh pihak keluarga perempuan yang merupakan selingkuhan oknum anggota DPRD halsel” ujarnya.

Atas persoalan hubungan asmara oknum anggota DPRD Halsel dengan seorang perempuan cantik yang masih tercatat sebagai istri orang ini, hingga berita ini di publish wartawan masih berupaya mengonfirmasi ke oknum anggota DPRD Halsel dan istri orang dan Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari oknum DPRD Halsel maupun pihak perempuan cantik yang merupakan istri orang tersebut.

Dan Kasus hubungan asmara oknum anggota DPRD Halsel dan seorang perempuan cantik yang merupakan istri orang ini mulai menyita perhatian publik dan diduga telah menimbulkan keresahan di lingkungan keluarga perempuan cantik, tersebut. (Red)