Oba,malutline.com – Dinyatalan hilang pasca kecelakaan laut yang terjadi pada hari minggu 02 Februari 2024 dan seorang nelayan yang hilang di perairan Halmahera Selatan, Personil Polsek Oba Utara bersama anggota Koramil 1505 Sofifi terus lakukan pencarian di hari kedua, Selasa (04/02/25).

Kegiatan tersebut diawali dengan apel kesiapan personil yang dipimpin langsung Kanit Samapta Polsek Oba Utara Ipda Rais Buana El Usman.

Dalam upaya dan proses pencarian tersebut, Personil Polsek Oba Utara di bagi menjadi dua tim untuk memudahkan pencarian yakni sebagian personil lakukan penyisiran dibagian pesisir pantai Dusun Noramaake Dasa Aketobatu ( bagian Utara), Dan di pesisir pantai Dusun Noramaake Desa Akedotilou (bagian selatan).

Kapolsek Oba Utara Ipda Suherlin,S.I.P.,M.H., menyampaikan harapannya agar kedua orang hilang tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. “Kami semua terus berdoa agar nelayan dan Wartawan Metro Tv yang hilang dapat segera ditemukan dengan selamat.” Ujarnya

Ia juga menjelaskan bahwa cuaca saat ini sering berubah, Kadang hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Namun Tim Gabungan TNi-Polri dan masyarakat tetap berkomitmen untuk melakukan pencarian semaksimal mungkin dengan tetap memprioritaskan keselamatan,” Tambahnya

(Maria W)

Jakarta, malutline – Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia menolak permohonan sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Halmahera Selatan dalam sidang dismissal yang digelar pada Selasa (4/2) pukul 19.30 WIB. Sidang ini dipimpin langsung oleh Ketua MK, Suhartoyo, serta dihadiri oleh sembilan hakim konstitusi.

Dalam putusannya, MK menyatakan bahwa gugatan yang diajukan oleh pasangan calon nomor urut 1, Bahrain Kasuba dan Umar Hi. Suleman (Perkara No. 58/PHPU.BUP-XXIII/2025), serta pasangan calon nomor urut 2, Rusian Djafar dan Muhtar (Perkara No. 52/PHPU.BUP-XXIII/2025), tidak memenuhi syarat formal serta tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Oleh karena itu, permohonan sengketa dinyatakan tidak dapat diterima.

“Mahkamah telah meyakini bahwa penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Halmahera Selatan tahun 2024 telah dilaksanakan sesuai dengan tahapan dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, permasalahan yang ada telah diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” jelas Hakim MK, Asrul Sani, dalam sidang yang terbuka untuk umum.

Ketua MK Suhartoyo kemudian membacakan amar putusan yang mengabulkan eksepsi termohon dan pihak terkait berkenaan dengan kedudukan hukum pemohon. Selain itu, MK menolak eksepsi termohon dan pihak terkait untuk selain dan selebihnya. Dalam pokok permohonan, pemohon dinyatakan tidak dapat diterima.

Putusan ini diambil dalam rapat permusyawaratan hakim yang diadakan pada Kamis (30/1) sebelum diumumkan secara resmi dalam sidang pleno Mahkamah Konstitusi pada Selasa (4/2).

Dengan ditolaknya gugatan ini, pasangan nomor urut 3, Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin, yang unggul dalam perolehan suara Pilkada Halmahera Selatan 2024, dipastikan melaju ke tahap selanjutnya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan terpilih periode 2024–2029.

Keputusan MK ini mempertegas legitimasi kemenangan pasangan Bassam-Helmi, sekaligus menutup seluruh jalur hukum yang sebelumnya ditempuh oleh pihak-pihak yang menggugat hasil Pilkada. Dengan demikian, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan terpilih dapat segera dijadwalkan oleh pihak berwenang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(Red)

Oba,malutline.com – Dalam rangka pencarian orang hilang yakni seorang nelayan dan seorang wartawan Metro Tv pasca kecelakaan laut yang dialami Speed Boad Pandudewanata milik Basarnas Kota Ternate pada tanggal 02 Februari 2025, Personil Polsek Oba bersama tim medis dan keluarga korban terus lakukan pencarian, Selasa (04/02/25).

Pencarian dilalukan menggunakan dua buah bodi (perahu nelayan) dengan rute star di pelabuhan Gita, Perairan Tanjung Lola, Tanjung Woda, Seputaran Pulau Joji, Tanjung Toseho dan Seputaran Pesisir Woda Raja.

Kapolsek Oba Ipda Muis Ode Amran,S.H., menyampaikan bahwa hingga saat ini Personil Polsek Oba bersama tim gabungan dan masyarakat terus melakukan upaya pencarian dengan harapan kedua orang yang hilang tersebut segera ditemukan.

“Seluruh tim gabungan dan masyarakat terus melakukan pencarian dan semoga dua orang tersebut cepat ditemukan, Pencarian akan terus dilakukan hingga batas waktu yang ditentukan dengan tetap memantau kondisi cuaca yang dinamis.” Tambahnya

(Maria W)

Ternate,malutline.com – Polda Maluku Utara melaksanakan rapat virtual melalui Zoom meeting guna memberikan arahan terkait situasi keamanan terkini di wilayah Maluku Utara bertempat di Aula Kieraha Polda Malut. Selasa (4/2/2025).

Rapat ini dipimpin oleh Wakapolda Malut Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., M.Hum. dan dihadiri oleh Irwasda Polda Malut Ramon Zamora Ginting, S.I.K. serta sejumlah pejabat utama Polda Maluku Utara, Kapolres jajaran.

Dalam pembukaannya, Wakapolda Maluku Utara menekankan pentingnya pengisian jabatan Wakapolres yang masih kosong untuk memastikan dinamika operasi Kepolisian agar berjalan lancar.

Ia juga mengingatkan agar anggota Kepolisian di lapangan dapat melaksanakan diskresi dengan tepat dan selalu diawasi secara berjenjang.

“Kita harus bisa mengontrol anggota kita di lapangan dan mengajarkan bagaimana diskresi Kepolisian dilaksanakan dengan tepat. Pengawasan secara berjenjang harus dilakukan karena pergerakan kita selalu dipantau oleh masyarakat”. Ujarnya.

Wakapolda juga mengapresiasi upaya Kapolres yang telah melaksanakan kegiatan mitigasi dan melaporkannya. Namun, ia meminta agar kegiatan tersebut tidak hanya sekedar laporan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Terima kasih kepada Kapolres yang telah melakukan kegiatan mitigasi dan melaporkannya, saya minta kedepannya jangan hanya laporannya yang dijalankan, melainkan kegiatan yang sungguh-sungguh dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Terakhir, Wakapolda Maluku Utara kembali menekankan pentingnya menjaga kredibilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Satu tahun ini Polri terus mengedepankan tingkat kepercayaan masyarakat, tolong kita sadari bersama bahwa yang kita lakukan adalah profesi yang mulia, kehadiran kita sangat dibutuhkan oleh masyarakat”. Pungkasnya.

(Maria W)

Ternate,malutline.com – Kepolisian Daerah Maluku Utara melalui Kabidhumas Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K. membenarkan adanya insiden kecelakaan laut kapal RIB 04 milik Kantor SAR Ternate yang akan melaksanakan operasi SAR bersama-sama dengan personel Dit Polairud Polda Maluku Utara.

Sejumlah 11 orang yang terdiri dari 8 anggota Basarnas Ternate, 3 personel Dit Polairud Polda Maluku Utara dan 1 jurnalis ditugaskan dalam operasi SAR misi kemanusiaan untuk melakukan pencarian 2 nelayan yang mengalami insiden kapal mati mesin di perairan Desa Gita.

Kapal RIB 04 milik Kantor SAR Ternate yang ditumpangi oleh Personel Dit Polairud Maluku Utara dan anggota Basarnas Ternate dalam misi kemanusiaan tersebut mengalami insiden kecelakaan laut (kapal meledak) yang terjadi pada Minggu (2/2/2025) sekitar pukul 23.00 WIT di perairan Gita, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan.

“Dalam kecelakaan tersebut menyebabkan 3 orang meninggal dunia yang terdiri dari 1 personel Dit Polairud Polda Maluku Utara atas nama Bharatu Mardi Hadji dan 2 anggota Basarnas Ternate atas nama Fadli M. Malagapi dan M. Rizki Esa”. Jelasnya.

Sementara itu, terdapat 4 orang luka-luka, 3 orang korban selamat dan 1 korban dinyatakan hilang atas nama Sahril Helmi yang merupakan wartawan kontributor Metro TV yang turut ikut dalam melakukan peliputan misi kemanusiaan tersebut.

“Kami mengucapkan duka yang mendalam atas insiden ini, semoga amal ibadah para korban yang meninggal dunia diterima oleh Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan”. Ujarnya.

Keseluruhan korban meninggal dunia sudah berada di rumah duka di Kota Ternate, dan untuk korban yang mengalami luka-luka saat ini dilakukan perawatan intensif di RSUD Chasan Boesoirie Ternate.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa saat ini tim dari Dit Polairud Polda Maluku Utara bersama dengan Polsek Oba dan unsur terkait terus melakukan pencarian terhadap korban yang dinyatakan hilang di seputar tempat kejadian.

(Maria W)