Halsel Malutline com-Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Plt. Kadis PMD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Zaki Abdul Wahab, memilih untuk mengikuti program les Bahasa Mandarin yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Halsel.

Keikutsertaan Plt. Kadis PMD pada program les Bahasa Mandarin tersebut, mendapat apresiasi besar dari DPC GAMKI Halsel. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DPC GAMKI Halsel, Sefnat Tagaku. Menurut Sefnat, apa yang dilakukan Plt. Kadis PMD adalah cerminan bagi generasi hari ini.

“Seorang pejabat yang begitu disibukkan dengan tugas-tugas negara namun masih meluangkan waktu untuk terus mengembangkan potensi diri adalah hal luar biasa. Karena itu, Kaka Zaki Wahab menjadi contoh bagi kita semua generasi di negeri ini”, ucap Sefnat, (11/6/2025).

Sekretaris GAMKI Halsel itu lantas mengajak kepada seluruh anak-anak muda untuk bergabung bersama dalam program les Bahasa Mandarin. “Mari kita jadikan semangat Kadis PMD sebagai motivasi bersama untuk kita tetap mengembangkan potensi diri”, tutup Sefnat. (Red)

Halsel Malutline com-Program Les Bahasa Mandarin yang diluncurkan oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), akhirnya perdana digelar, Rabu, (11/6/2025).

Kegiatan Les yang dipusatkan di Sekretariat DPC GAMKI Halsel beralamat Desa Tomori itu, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas di Bumi Saruma.

Hal tersebut disampaikan lansung oleh Ketua DPC GAMKI Halsel, Van Costan El Erens Galouw alias Van. Dalam rilisnya, Van mengatakan bahwa program Bahasa Mandarin yang ditetapkan dalam Rapat Kerja Cabang merupakan sebuah pergumulan besar demi daerah ini.

“Ada banyak potensi kita yang tidak dimanfaatkan dengan baik, nah kami memulai itu untuk menumbuhkan Sumber daya manusia di Halsel. Tentu program Bahasa Mandarin ini juga sebagai langkah membaca peluang dan harapan masa depan negeri ini”, ucap Van.

Lanjut Van, “Hari ini mungkin masih sedikit peminat, tapi kami begitu meyakini kedepan semakin banyak yang membuka mata hati, bahwa sesungguhnya bahasa Mandarin di era ini telah menjadi kebutuhan penting”, jelasnya.

“Karena itu, kami mengajak kepada seluruh anak-anak muda, terlebih khusus yang masih berada di bangku pendidikan, agar dapat mendaftarkan diri untuk mendapatkan ilmu bahasa Mandarin”, tutup Ketua DPC GAMKI Halsel. (Red)

Halsel Malutline com-Audit atas Laporan Keuangan Pemkab Halmahera Selatan Tahun 2023 menemukan penataan aset Dinas Kesehatan senilai Rp9.828.831.200,00 tidak sesuai aturan. Aset tersebut dicatat secara gabungan dalam barang milik daerah (BMD)

Tiga jenis aset bermasalah itu meliputi mesin cuci sterilisasi RS Pratama Makian senilai Rp393.000.000,00, genset RS Pratama Makian sebesar Rp964.000.000,00, dan speed boat/motor tempel untuk puskesmas keliling senilai Rp8.071.831.200,00, sebagaimana tertulis dalam  hasil audit BPK Malut dengan surat nomor:16.A/LHP/XIX.TER/5/2024 tertanggal 27 Mei 2024.

Pencatatan dilakukan secara paket, bukan unit, sehingga menyulitkan pelacakan fisik dan perhitungan penyusutan aset. Praktik ini melanggar ketentuan pengelolaan Barang Milik Daerah dan berisiko menyebabkan aset hilang jejak.

BPKAD mengakui belum ada penelaahan rinci atas dokumen pengadaan tersebut. Inventarisasi ulang masih dalam proses dan pencatatan akan diperbaiki.

“Pemeriksa meminta Dinas Kesehatan segera mereklasifikasi aset, mencatat ulang per unit, serta memperbaiki koordinasi dengan BPKAD agar tidak terulang di tahun berjalan,”

“Aset sektor kesehatan bernilai miliaran harus tercatat secara tertib untuk memastikan akuntabilitas dan keberlanjutan layanan, khususnya di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada fasilitas pemerintah,” (Red)

Ternate, Malutline— Barisan Muda Salawaku (BMS) Maluku Utara menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (11/06), menyoroti dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan talut pantai di Desa Gumira dan Desa Posi-Posi, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan.

Aksi ini dilatarbelakangi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara yang mencatat adanya potensi kerugian negara sebesar Rp1,2 miliar dalam pengelolaan proyek yang dikerjakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan.

Ketua BMS Maluku Utara, Sarwin Hi Hakim, SH, menegaskan bahwa proyek tersebut diduga kuat mengandung unsur tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam pernyataan sikapnya, BMS menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, mendesak Kapolres dan Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala BPBD dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halsel. Kedua, menuntut agar pihak penegak hukum segera menggelar perkara dan menetapkan CV MHK serta pemiliknya, Farid Abae, sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Aksi ini adalah bentuk keprihatinan kami terhadap pengelolaan anggaran bencana yang justru menimbulkan kerugian negara. Kami akan terus mengawal proses ini hingga ada kejelasan hukum,” ujar Koordinator Aksi, Sardi Alham, dalam orasinya.

BMS juga menyatakan bahwa aksi ini adalah langkah awal dan akan berlanjut dengan pengawalan ketat terhadap penanganan kasus oleh aparat penegak hukum di Maluku Utara. (Red)

Halsel Malutline com-Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan dan peningkatan kualitas kinerja ASN dan Mutu pendidikan Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan melaksanakan kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H. Amar Manaf sebagai Keynote speaker bertempat di Aula FKUB Halmahera Selatan pada Selasa, 10/06/2025

Mengawali kegiatan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Halmahera Selatan H. Saiful Djafar Arfa dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal penting diantaranya terkait kedisiplinan dan pelayanan kepada Masyarakat.

Menurutnya di dalam penegakan disiplin akan dimulai dari hal-hal kecil dan tidak pandang bulu, apalagi regulasi dan aturan sudah jelas mengatur terkait disiplin ASN. “Saya akan memulai dengan hal-hal kecil, yang kecil saja saya tegakan apalagi yang besar, untuk itu bekerjalah dengan baik sesuai dengan ketentuan dan taati semua aturan yang ada,” tegasnya

“Sementara itu, Kakanwil H. Amar Manaf saat memberikan pembinaan mengingatkan kepada seluruh Aparatur Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan untuk bekerja dengan sunguh-sungguh penuh rasa tanggung jawab dan amanah serta menghindari penyalahgunaan anggaran. Mari berpikir ke depan demi kemajuan Institusi,” Ujarnya

Dalam pembinaan kali ini, Ka.Kanwil H. Amar Manaf menyampaikan berbagai hal penting terkait dengan program dan kegiatan di Kantor Kementerian Agama Halmahera Selatan, dan salah satu yang sangat penting dan menjadi fokus bersama adalah Gerakan Literasi Madrasah (Galatama).

Galatama hadir sebagai respons terhadap rendahnya minat baca dan keterampilan literasi di kalangan siswa Madrasah dan merupakan sebuah gerakan jangka panjang yang bertujuan untuk menumbuhkan generasi madrasah yang unggul dalam literasi keagamaan dan global dengan membangun ekosistem literasi yang menyeluruh, mencakup pembiasaan literasi baca-tulis Al-Qur’an dan penguasaan bahasa asing (Arab dan Inggris) di seluruh Madrasah di Provinsi Maluku Utara.

H. Amar Manaf menegaskan bahwa Galatama harus jalan dan fokus pada tiga hal penting. Pertama, Siswa Madrasah harus dapat membaca Al- Qur’an dengan benar dan memiliki kemampuan dasar dalam hal menulis, kedua Siswa Madrasah harus mempunyai kemampuan speaking Arab, Inggris dan ketiga adalah Siswa Madrasah harus memiliki karakter cinta literasi atau cinta membaca, Fokus dan jalankan Galatama di Madrasah dengan melakukan pengawasan dan pengendalaian dalam pelaksanaannya .

“Saya meminta agar dilakukan pengawasan dan pengendalian program ini di lapangan, sehingga tujuan pendidikan Islam dapat tercapai dengan maksimal,” Pungkas Kakanwil

Turut hadir mendampingi Kakanwil pada pembinaan ASN, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan H. Saiful Djafar Arfa, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Maluku Utara H. Muhamnad Zabir Wahid, Kasubbag Tata Usaha bersama para Kepala Seksi.

Kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di ikuti oleh seluruh ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan dalam wilayah Bacan, terdiri dari Kepala KUA, Kepala Madrasah, para Pegawai, Guru serta penyulu Agama (Red)