Ternate Malutline com-Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polsek Ternate Utara melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Religi berupa kerja bakti pembersihan tempat ibadah bertempat di Masjid Al-Ansar, Kelurahan Salero dan Kasturian, Kecamatan Ternate Utara, Jumat (13/6/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Ternate Utara Iptu Wahyuddin bersama jajaran personil Polsek dan masyarakat sekitar.

Selain membersihkan area dalam dan luar masjid, Polsek juga memberikan sedekah kepada pihak masjid yang diterima langsung oleh Imam Masjid Al-Ansar, Bapak Kadir Dano Basir.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kanit Binmas Polsek Ternate Utara Aiptu Salmin Salim, S.I.P., Kanit Intelkam Aipda Harisandi Halim, S.H., dan Kanit Resmob Bripka Rustam, serta Modim Masjid Al-Ansar, Salmin Limatau. Personil kepolisian dan warga turut serta dalam kegiatan ini.

Kegiatan dimulai dengan pembersihan dalam masjid dan lingkungan sekitarnya, Usai pembersihan, Kapolsek bersama personil menyerahkan sedekah sebagai bentuk kepedulian dan sinergi Polri dengan masyarakat serta tempat ibadah.

Melalui kegiatan ini, Polsek Ternate Utara berharap dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menyemarakkan semangat pengabdian dalam menyongsong Hari Bhayangkara ke-79.

(Muksin)

Ternate Malutline com-Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si. Memimpin Pelepasan Bakti Sosial Polda Maluku Utara Dalam Rangka Memperingati Hari Bhayangkara Ke – 79 Polri Untuk Masyarakat. Bertempat di lapangan apel Mapolda Malut. Jumat, (13/6/2025).

Kegiatan ini di hadiri oleh Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Stephen M. Napiun, S.I.K, S.H., M.Hum., dan para Pejabat Utama Polda Maluku Utara serta seluruh personel Polda Maluku Utara.

Dalam Bakti Sosial ini, ribuan paket bantuan sosial disalurkan dan sebagian mendistribusikan ratusan paket bantuan kesehatan.

Kegiatan ini juga mencakup bakti religi di berbagai tempat ibadah seperti mesjid, gereja, pura, klenteng, serta pemakaman umum Kota Ternate.

Kapolda saat di konfirmasi menyampaikan, bahwa Polda Maluku Utara menyalurkan 8.000 paket dan disebarluaskan untuk seluruh provinsi termasuk Polres Jajaran .

Sasaran dari bantuan sosial ini adalah masyarakat yang benar-benar membutuhkan, Mereka di antaranya adalah para pemulung, pengemudi ojek online, tukang becak motor (bentor), dan masyarakat kurang mampu lainnya

“Kegiatan ini kita sebarkan secara bertahap, hari ini dan hari Senin mendatang, bersamaan dengan kegiatan pelayanan Pengobatan gratis, pulangnya kita kasih paket baksos” ucap Kapolda

“Sebelumnya juga sudah kita lakukan cuman memang enggak ekpos ke publik, Itu saya jalankan secara diam-diam”. Katanya.

Harapan kami melalui kegiatan ini adalah bisa berbagi dan menunjukkan bahwa Polri hadir dan peduli terhadap masyarakat.

“Kami hidup dan bekerja di Maluku Utara, Allah memberi rezeki kepada kami melalui pengabdian di daerah ini, maka sudah sepatutnya kami juga kembali berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan”. Ujar kapolda

(Muksin)

Ternate Malutline Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, bertempat di Aula Ditlantas Polda Maluku Utara. Kegiatan ini dipimpin oleh Dir Intelkam, serta dihadiri oleh Perwakilan Satker Penanggung Jawab kegiatan. Jumat (13/6/2025).

Rapat ini bertujuan untuk menyusun langkah-langkah strategis dan teknis dalam mendukung kelancaran serta kesuksesan rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara, yang akan diselenggarakan secara terpadu dan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Beberapa agenda utama yang dibahas antara lain meliputi pelaksanaan kegiatan sosial kemasyarakatan, olahraga, pelayanan publik, lomba-lomba tematik, hingga upacara puncak peringatan pada 1 Juli 2025.

Polda Maluku Utara berkomitmen melibatkan unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, pemuda, serta komunitas lokal dalam rangkaian kegiatan yang akan berlangsung dari pertengahan Juni hingga awal Juli 2025, guna mewujudkan semangat kebersamaan dan kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Seluruh masyarakat Maluku Utara diimbau untuk turut serta dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-79 sebagai bentuk dukungan terhadap peran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di daerah.

(Muksin)

Halsel Malutline com-Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Perwakilan Maluku Utara Melalukan Gebrakan Baru dengan adanya BPK merekomendasikan Temuan Yang sangat Fantastis ke Pemda Halsel untuk menyempurnakan temuan administrasi dan pengembalian kerugian negara ke Kas Negara.

Atas rekomendasi temuan BPK Perwakilan Maluku Utara atas temuan pada dinas kesehatan kabupaten Halmahera Selatan tersebut, lembaga pengawasan Independen (LPI) Maluku utara, Melalui koordinator LPI Rajak idrus Angkat Bicara Memang temuan BPK perwakilan maluku utara bukan Soal tentang Uang kes tapi ini terkait penataan aset dan hal itu berhubungan dengan keuangan negara.

“LPI melihat dinas Kesehatan halsel di bawah kepemimpinan asia Hasjim ini suda terlalu banyak masalah hampir setiap saat kita melihat dan membaca Media cetak dan online dinkes halsel tidak henti hentinya di hebohkan dengan masalah yang berhubugan dengan penyalahgunaan keungan daerah Termasuk beberapa kepala Puskesmas (kapus) yang menjadi trending topik, Ini suda harusnya Bupati menjadikan sebgaia atensi internal untuk mengevaluasi kadis kesehatan asia Hasjim,” ucapnya (13/6/2025).

Apalagi kabupaten Halmahera Selatan sudah menjadi bidikan Komisi pemberantasan korupsi (KPK) baik itu pengelolaan anggaran proyek fisik maupun non fisik Serta penatausahaan aset olehnya itu LPI menegaskan bahwa hasil temuan Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan Tahun 2023 dan menemukan penataan aset Dinas Kesehatan senilai Rp9.828.831.200,00 tidak sesuai aturan. Ini harus pemerintah halsel lebih fokus pada perbaikan penataan aset.

Walaupun Aset tersebut dicatat secara gabungan mulai dari tahun 2023 sampai dengan 2024 di hitung bukan per unit itu pun suda masuk kategori ada perbuatan melawan hukum di situ. sebagaimana dalam hasil temuan audit BPK Maluku Utara 2024.

Sebab jika LPI menilai bahwa ada Tiga jenis aset bermasalah itu meliputi mesin cuci sterilisasi RS Pratama Makian senilai Rp393.000.000,00, genset RS Pratama Makian sebesar Rp964.000.000,00. Dan pengadaan speed boat/motor tempel untuk puskesmas keliling (Pusling) senilai Rp8.071.831.200,00,

“Pemda halsel harus lebih Selektif Untuk mendata aset secara detil dan data per unit sehingga bisa mengetahui aset apa saja yang masuk aset pemerintah sehingga tidak menyulitkan pelacakan secara fisik dan perhitungan penyusutan aset. Jika tidak Praktik ini bisa melanggar ketentuan pengelolaan Barang Milik Daerah dan berisiko menyebabkan aset hilang jejak dan mengakibatkannya secara hukum,” bebernya

“Lanjut. Jika penataan aset ini terbengkalai LPI menaruh curiga. Bukan kah hasil dalam laporan MCP yang di gagas KPK itu halsel suda masuk di angka 98 persen sekian, Dengan predikat MCP paling baik, Kok masi terbengkalai sebeb 7 Area MCP itu salah satunya termasuk penataan aset, Maka dengan itu LPI minta KPK agar mengkoorcek kembali terkait laporan MCP pemda halsel terkait pendataan aset jangan sampai masi ada aset daerah lain yang belum terlaporkan. Ini bahaya, meski Halsel memiliki laporan MCP terbaik namun Halsel tetap menjadi bidikan KPK, LPI berharap semoga pemda halsel laporan MCP tidak rekayasa data dan asal main laporkan saja Karena ketakutan,” tegasnya. (Red)

Halsel Malutline com-Warga Desa Busua Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menilai Bupati Bassam Kasuba melindungi Kepala Desa Busua.

Pasalnya, belakangan ini tela tersebarnya berita perselingkuhan dan VCS telanjang yang itu benar melanggar kode etik, serta di beritakan berbagai macam masalah yang terjadi desa Busua, namun hingga saat ini masalah tidak pernah tuntas, sehingga Bupati bisa diduga melindungi kades Busua untuk kepentingan politik.

“Warga sudah resah dengan sikap Kades, bahkan bukti nyata kades telah merusak adat istiadat desa busua, serta diduga menyelewengkan dana ratusan juta

Warga, menilai kades tidak becus dan telah membohongi masyarakat, ini dibuktikan dengan penyaluran anggaran Bantuan Langsung Tunai dana desa (BLT DD) adalah salah satu bantuan sosial yang disalurkan oleh Pemerintah Pusat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan bertujuan untuk meringankan beban keluarga yang kurang mampu,

namun pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang terjadi di desa Busua, Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, diduga masih banyak yang tidak tepat sasaran dan tumpang tindih serta tidak sesuai kriteria. “ungkapnya

Harusnya persoalan demonstrasi tidak perlu terjadi, jika Bupati dan DPMD peduli terhadap masyarakat, tapi nyatanya bupati tinggal diam, juga tidak mendengar keluh kesah masyarakat desa Busua

Sementara salah satu warga. menambahkan, persoalan desa busua saat ini sangat krusial, karena selain BLT-DD tumpang tindis, firalnya foto VCS, serta diduga selewengkan dana desa, Masyarakat desa busua juga mempertanyakan SK ketua BPD,

Warga meminta agar, bupati segera copot kades busua yang saat ini dinilai tidak bermoral

Bagaiman kami sebagai warga desa busua mau percaya kinerja bupati itu bagus, jika masalah di desa saja tidak pernah diselesaikan. Bahkan inspektorat juga terkesan membohongi warga, karena saat itu warga telah bertemu inspektorat dan berjanji akan melakukan audit anggaran ADD dan DD Busua di bulan Febuari kemarin, namun hingga saat ini Inspektorat tidak pernah turun,”tegasnya (Red)