LABUHA, Malutline – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bacan sukses menggelar Intermediate Training (Latihan Kader II) Tahun 2025 dengan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para kader untuk memperdalam ideologi, memperkuat konsolidasi organisasi, serta meneguhkan peran HMI di tengah dinamika zaman.
Intermediate Training bukan sekadar forum pelatihan, melainkan wadah pembentukan karakter dan penguatan kapasitas kader. Di ruang sederhana namun sarat makna, para peserta duduk berdialektika, belajar, dan menempa diri untuk menjadi insan akademis, pencipta, pengabdi, sekaligus pejuang yang bernafaskan Islam.
Kawah Candradimuka Kader HMI
Ketua Umum HMI Cabang Bacan dalam sambutannya menegaskan bahwa Intermediate Training adalah kawah candradimuka untuk mencetak kader HMI yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki komitmen kuat pada umat, bangsa, dan daerah.
“Di sinilah tempat kita memperdalam nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. HMI ingin terus melahirkan kader yang siap menjawab tantangan zaman, berkontribusi untuk masyarakat, dan menjaga marwah organisasi,” ujarnya.
Tekad Kader: Yakin Usaha Sampai
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Para kader mengikuti setiap sesi dengan tekad kuat, mulai dari pendalaman materi ideologi, diskusi kebangsaan, hingga praktik kepemimpinan. Semangat “Yakin Usaha Sampai” terasa mengakar dalam diri peserta, menjadi spirit perjuangan yang akan mereka bawa dalam aktivitas organisasi maupun kehidupan sehari-hari.
Harapan untuk Masa Depan Daerah
HMI Cabang Bacan berharap, lewat kegiatan ini akan lahir kader-kader tangguh yang mampu menjadi motor penggerak perubahan, baik di kampus, masyarakat, maupun pemerintahan. Dengan begitu, HMI tetap relevan dan hadir sebagai organisasi mahasiswa yang konsisten memperjuangkan nilai Islam, kemanusiaan, serta pembangunan daerah.
“Intermediate Training ini harus melahirkan kader yang siap menjadi pemimpin masa depan, bukan hanya untuk HMI, tetapi juga untuk umat dan bangsa,” tutup salah satu instruktur. (Red)





