HALSEL, Malutline— Pelantikan Pengurus Cabang dan Dialog Publik Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB-PII) Kabupaten Halmahera Selatan dipastikan menjadi agenda strategis yang menyedot perhatian lintas daerah. Sejumlah tokoh penting di Maluku Utara dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut, termasuk Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman yang direncanakan hadir bersama rombongan pejabat Pemerintah Kota Ternate.
Kehadiran Wali Kota Ternate merupakan Ketua KB-PII Wilayah Provinsi Maluku Utara, M. Tauhid Soleman. Dalam rombongan tersebut yang turut serta sejumlah pejabat strategis Kota Ternate, di antaranya Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, Kepala Bappeda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, serta beberapa pejabat lainnya.
Kegiatan pelantikan dan dialog publik KB-PII Halmahera Selatan di laksanakan di aula kantor Bupati Halsel pada Jumat malam (23/01/2026) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring kepemudaan dan kepeloporan pelajar Islam lintas kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara. Selain itu, forum dialog publik diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan berbasis nilai keagamaan, sosial, dan etika lingkungan.
Dari Kabupaten Halmahera Selatan, kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, didampingi Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muksin. Kehadiran pimpinan daerah ini menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terhadap peran strategis organisasi pelajar Islam dalam pembangunan sumber daya manusia.
Tak hanya pimpinan daerah, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan juga dijadwalkan turut hadir. Partisipasi ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam membangun ruang kolaborasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa kehadiran para pejabat lintas daerah tersebut diharapkan dapat memperkaya substansi dialog publik, sekaligus memberikan motivasi kepada pengurus KB-PII yang baru dilantik untuk berperan aktif sebagai mitra kritis dan konstruktif pemerintah.
Melalui pelantikan dan dialog publik ini, KB-PII Halmahera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan kader pelajar dan pemuda Islam yang berintegritas, visioner, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan umat dan daerah. (Haji)





Ironisnya, jeritan warga seolah tak bernilai di mata petugas PLN Kayoa. Berulang kali laporan disampaikan, namun tak satu pun tindakan nyata dilakukan. Sikap abai ini dinilai sebagai bentuk kelalaian fatal dan mencerminkan buruknya tanggung jawab pelayanan publik.
“Kalau PLN tidak mampu melindungi warga, maka jangan salahkan masyarakat jika kemarahan berubah menjadi aksi,” tegas warga lainnya.
Pergi di Saat Pengabdian Belum Usai Usman Sidik adalah manusia biasa yang memikul amanah besar. Ia menjalani kepemimpinan bukan dengan gemerlap, tetapi dengan kesabaran. Ia berjalan di jalan-jalan sunyi pengabdian, kadang diterpa kritik, kadang dililit keterbatasan, namun tetap bertahan karena keyakinan bahwa amanah adalah ibadah.
Kini, ketika langkahnya terhenti, banyak yang merasa kehilangan bukan hanya pemimpin, tetapi juga arah. Ia pergi di saat pengabdian belum sepenuhnya usai, meninggalkan rencana yang belum rampung, dan harapan yang masih menggantung di langit Halmahera Selatan.
Dalam keyakinan iman dan islam, tidak ada amal yang sia-sia. Mungkin manusia lupa, mungkin waktu mengaburkan, tetapi Tuhan Allah SWT Maha Mencatat. Dan di sanalah harapan terbesar bagi seorang pemimpin yang telah kembali kepada Sang Pemilik Kehidupan.
Renungan tentang Amanah dan Kematian