LABUHA, Malutline — Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan tatap muka Kapolda Maluku Utara, Irjen. Pol. Drs. Waris Agono, bersama para pejabat utama Polda, Kapolres se-Maluku Utara, serta jajaran Kapolsek dan anggota Polri di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Senin (6/10/2025). Dalam arahannya, jenderal polisi bintang dua ini menyampaikan pesan inspiratif: Polri harus menampilkan wajah yang humanis, rendah hati, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda menegaskan, pelayanan terbaik bukan diukur dari seberapa cepat tugas selesai, tetapi dari sikap ramah dan tutur kata santun yang diberikan kepada masyarakat. “Pelayanan yang baik itu bukan dengan nada tinggi atau sikap arogan. Tapi dengan senyum, sapaan yang tulus, dan ucapan yang sopan,” ujar Kapolda dengan penuh makna.
Beliau mencontohkan cara sederhana yang bisa menciptakan kesan positif di hati masyarakat. “Kalau ada masyarakat datang ke kantor polisi, sambut dengan hangat. Katakan: ‘Terima kasih Bapak atau Ibu sudah datang ke sini.’ Ucapan kecil seperti itu bisa menumbuhkan rasa hormat dan kepercayaan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menyoroti pentingnya pelayanan di unit-unit publik seperti SKCK, Samsat, dan perizinan agar dilakukan dengan sikap ramah, sabar, dan terbuka. Ia menegaskan bahwa pelayanan prima bukan hanya tugas personel di meja depan, tetapi tanggung jawab seluruh jajaran kepolisian.
Dengan gaya bicara yang tegas namun bersahabat, Kapolda menyelipkan canda ringan yang membuat suasana menjadi hangat. “Jangan sampai masyarakat lebih percaya sama Damkar. Nanti kalau kemalingan malah lapornya ke pemadam kebakaran, bukan ke polisi,” ujarnya disambut tawa para peserta.
Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan pentingnya membiasakan tiga kata ajaib dalam budaya pelayanan Polri: maaf, tolong, dan terima kasih. Tiga kata sederhana ini, menurutnya, adalah kunci untuk menampilkan citra Polri yang dekat dengan masyarakat.
“Kalimat sopan itu tidak mengurangi wibawa seorang polisi, justru menambah rasa hormat dan kedekatan masyarakat kepada kita,” pesan Kapolda.
Di akhir arahannya, Irjen Pol. Waris Agono berharap seluruh jajaran Polri di Maluku Utara terus bertransformasi menjadi aparat yang profesional, empatik, dan berintegritas. Ia menegaskan bahwa senyum tulus dan pelayanan ramah bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dengan pesan penuh makna itu, tatap muka bersama Kapolda Maluku Utara terasa bukan sekadar pertemuan kerja, melainkan momentum penyegaran semangat bagi seluruh personel Polri untuk kembali mengingat hakikat tugas mereka: melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan hati. (Red)





