LABUHA, Malutline – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, meninjau sejumlah lokasi bencana kebakaran dan longsor di beberapa desa, Sabtu (4/5/2025).

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Logistik BPBD Halsel, Sukari Sudjana, SE, bersama tujuh orang staf. Mereka meninjau rumah milik Yasim Hi. Ismail yang terbakar di Desa Orimakurunga, Kecamatan Kayoa Selatan. Selain itu, tim juga menyambangi lokasi kebakaran di Desa Rabut Daiyo, Kecamatan Makian, serta area longsor di Desa Talapao, Kecamatan Makian Barat.

Kepala BPBD Halmahera Selatan, Aswin Adam, mengatakan bahwa tim yang diterjunkan bertugas melakukan investigasi lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan di lokasi terdampak. Hasil investigasi tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana.

“Kami menurunkan tim untuk memastikan sejauh mana tingkat kerusakan, apakah termasuk kategori rusak ringan, sedang, atau berat. Hasil itu akan menjadi dasar Pemda Halsel dalam memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,” ujar Aswin Adam.

Ia menegaskan, Pemerintah Daerah Halmahera Selatan melalui BPBD akan menyalurkan bantuan sesuai klasifikasi kerusakan yang ditemukan di lapangan.
“Baik untuk korban kebakaran di Desa Orimakurunga dan Rabut Daiyo, maupun warga terdampak longsor di Talapao, semuanya akan ditangani berdasarkan hasil investigasi tim BPBD,” tambahnya.(Red)

HALSEL, Malutline — Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) resmi melantik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025 untuk memperkuat layanan kesejahteraan sosial di seluruh Indonesia. Dari total 32.843 orang yang dilantik secara nasional, sebanyak 30 orang di antaranya berasal dari Kabupaten Halmahera Selatan.

Prosesi pelantikan dipusatkan di Jakarta dan dihadiri langsung oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf bersama jajaran pejabat tinggi Kemensos. Seluruh Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM PKH) dari berbagai daerah mengikuti kegiatan ini secara virtual.

Dalam sambutannya, Mensos Saifullah Yusuf menegaskan bahwa rekrutmen PPPK merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial kepada masyarakat.

> “Dengan tambahan tenaga baru, Kemensos ingin memastikan pelayanan kesejahteraan sosial semakin cepat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Saifullah Yusuf sebagaimana disampaikan Koordinator Wilayah PKH Maluku Utara, Rudy Rasabessy.

 

Ia juga berharap seluruh pegawai yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan integritas tinggi.

Kemensos optimistis, penguatan SDM melalui jalur PPPK akan membuat pelayanan sosial semakin merata hingga ke pelosok, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Koordinator Kabupaten SDM PKH Halmahera Selatan, Sudirman Adam, menyampaikan rasa syukur atas pelantikan tersebut.

> “Hari ini, Jumat (3 Oktober 2025), Kementerian Sosial RI resmi mengangkat dan mengambil sumpah 30 SDM PKH Halmahera Selatan sebagai PPPK di lingkungan Kemensos. Pengangkatan ini menjadi dasar bagi teman-teman SDM PKH untuk meningkatkan kualitas kerja berbasis data dan mendukung program pemerintah, khususnya Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pedoman data kemiskinan di Indonesia,” ujar Sudirman.

 

Di tempat terpisah, Koordinator Wilayah PKH Maluku Utara, Rudy Rasabessy, menambahkan bahwa total pegawai PKH yang dilantik di Maluku Utara mencapai 170 orang.

“Pengangkatan PPPK ini merupakan langkah penting dalam memperkuat pelayanan sosial di daerah, khususnya dalam mendukung tugas-tugas SDM PKH,” jelasnya.

Rudy juga menambahkan bahwa jumlah tersebut belum termasuk pegawai dari bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) maupun Pemberdayaan Sosial (Dayasos) yang turut mendapat formasi PPPK tahun ini.(Red)

HALSEL, Malutline— Sosok Kepala Desa Dolik, Iswadi Ishak, kian dikenal luas bukan hanya karena keberhasilannya membangun desa dari sisi infrastruktur, tetapi juga karena jiwa sosial dan kesederhanaannya di tengah masyarakat.

Bagi warga Desa Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara, Iswadi bukan sekadar kepala desa — ia adalah “pemimpin yang selalu hadir di saat suka dan duka.”

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Wahyudi Mansyur, warga Gane Barat Utara, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap kepemimpinan Kades Iswadi.

> “Kades Dolik Iswadi Ishak selalu hadir bersama kami di masa-masa sulit. Memberikan harapan dan kekuatan, bukan karena tugas atau jabatan, tapi karena ketulusan hati,” tulis Wahyudi.

Ia bahkan menyebut sang kepala desa sebagai “pemimpin masa depan”, sebutan yang menyiratkan harapan besar masyarakat agar Iswadi terus membawa nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian dalam perjalanan pengabdiannya — entah nanti di level pemerintahan lebih tinggi atau tetap di tengah masyarakat desa.

Dikenal akrab dengan sapaan Dhodi Ahil, Iswadi selalu tampil sederhana. Saat warganya tertimpa musibah, ia hadir tanpa protokol, ikut duduk bersama, berbagi empati, bahkan turut membantu mencari solusi.

“Sebagai manusia, kita harus bermanfaat bagi manusia lainnya,” ucapnya singkat, ketika ditemui usai membantu salah satu keluarga warga yang sakit.

Bagi masyarakat Dolik, kehadiran Dhodi Ahil bukan hanya simbol kepemimpinan, tapi wujud nyata dari keteladanan seorang pemimpin desa yang berjiwa besar — pemimpin masa depan yang tumbuh dari desa, untuk desa, dan bersama rakyatnya. (Red)

LABUHA, Malutline–Suasana di kampung baru Desa Kawasi kini berbeda. Deretan rumah sehat dengan cat seragam, jalan yang rapi, dan lampu listrik yang menyala 24 jam menjadi pemandangan baru bagi warga yang dulunya tinggal di Kawasi Lama, desa pesisir yang rawan abrasi.

Transformasi besar ini merupakan bagian dari program relokasi warga Desa Kawasi yang dilakukan oleh Harita Nickel bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Perlahan, wajah desa nelayan itu beralih rupa menjadi sebuah ecovillage berstandar internasional.

“Kita berkeinginan kampung baru Desa Kawasi dapat bertransformasi sebagai sebuah desa yang maju, terintegrasi dengan air bersih, sanitasi, listrik, informasi, dan pasar. Dan itu semua sudah kami bangun,” kata Nafis, Manager Eksternal Relations Harita Nickel, saat ditemui di lokasi relokasi.

Relokasi Bertahap, Kolaboratif

Proses relokasi ini memang tidak instan. Dari total 360 kepala keluarga (KK) yang akan dipindahkan, tercatat sudah 230 KK atau sekitar 40 persen telah resmi menempati hunian baru. Sisanya masih menunggu tahapan berikutnya.

Pemerintah daerah turut mendukung penuh langkah ini. Pemindahan warga dilakukan secara bertahap dan persuasif, bukan dengan paksaan. “Target kami tahun depan (2026) seluruh relokasi bisa selesai,” tambah Nafis.

Ecovillage dan Kehidupan Baru

Bagi warga yang sudah pindah, kawasan baru ini menghadirkan pengalaman berbeda. Rumah layak, akses air bersih, sekolah, puskesmas, rumah ibadah, hingga pusat olahraga tersedia. Bahkan, Harita Nickel telah menghadirkan Semarak Pasar Rakyat Kawasi, sebagai pusat ekonomi lokal yang mulai menggeliat.

Transformasi ini bukan hanya soal bangunan. Ia menjadi simbol bahwa kegiatan industri tambang bisa berjalan beriringan dengan pembangunan masyarakat. Kawasi kini tak lagi sekadar desa di lingkar tambang, tapi sedang tumbuh menjadi contoh desa modern dengan wajah baru.(Red)

LABUHA, Malutline— Jumat pagi (3/10/2025) itu, halaman rumah sederhana milik Rifaldi, wartawan Malutline, berubah jadi saksi sebuah momen sakral. Amrul Doturu, yang dikenal sebagai Presiden Wartawan dan Komunikasi Penulis (Warkop) Kabupaten Halmahera Selatan sekaligus wartawan Pena Malut, akhirnya mengakhiri masa lajangnya. Ia menikahi wanita pujaan hatinya, Novi, yang berasal dari Manado.

Suasana ijab kabul berlangsung khidmat. Bertindak sebagai penghulu, Ongky Nyong memandu prosesi dengan penuh ketenangan. Amrul, yang biasanya piawai menyusun berita, kali ini harus merangkai kata-kata sakral untuk mengikat janji suci. Dan ketika kata “sah” terdengar lantang, tepuk tangan pun pecah.

“Presiden kami (Warkop) putus bujang, artinya bertambah lagi satu tanggung jawab yang diemban. Kami berdoa semoga Allah merahmati setiap langkah dalam rumah tangga mereka,” ujar Nurhidayah Gani, anggota Warkop yang juga wartawan Tribun.

Kebahagiaan itu tidak hanya dirasakan sesama wartawan. Kadis Perkim Halsel, Ikbal Mustafa, yang turut hadir, menyampaikan doa terbaik. “Kami ikut berbahagia atas pernikahan aktivis jebolan HMI ini. Semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah,” ucapnya penuh harap.

Pernikahan Amrul seolah jadi penanda bahwa di balik hiruk pikuk dunia jurnalistik dan aktivitas organisasi, ada ruang hangat yang akhirnya menemukan rumahnya: sebuah ikatan keluarga. Malam itu, di antara tawa sahabat dan doa yang mengalir, lahirlah babak baru perjalanan hidup seorang wartawan yang kini resmi menyandang gelar suami. (Red)