LABUHA – Lautan manusia Padati Kampanye perdana Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Jasri Usman dan Muhlis Jafar (Jasri-Muhlis) di Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat.

Kampanye Perdana berdasarkan jadwal yang ditetapkan KPU Halsel, terhitung mulai 25 September hingga berakhir 23 November 2024.

Sebelumnya, KPU Halsel telah penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Jasri Usman dan Muhlis Jafar dengan nomor urut 4. Keduanya di dukung dua partai koalisi yakni PKB dan Demokrat.

Sementara Partai Demokrat memiliki 2 kursi di DPRD Halsel, sedangkan PKB memiliki 5 Kursi di DPRD Halsel. Tentunya Paslon Jasri-Muhlis memiliki kekuatan basis yang kuat dengan adanya 7 Kursi.

Keduanya, adalah putra-putra terbaik, baik Calon Bupati Jasri dengan entitas Galela. kemudian calon wakil bupati Muhlis dengan entitas Makayoa. Desa Kusubibi merupakan basis rill Calon Bupati Jasri Usman yang merupakan Desa dimana ia dilahirkan dan di besarkan.

Antusias warga nampak terlihat jelas saat menyambut kedatangan sang konglomerat dengan menyelimuti kesedihan dan Isak tangis, seakan-akan sudah lama merindukan sosok seorang Jasri Usman, warga pun sambil meneriaki saatnya kita bersatu.

Pelabuhan Kusubibi menjadi saksi kunci saat warga menjemput kedatangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jasri Usman dan Muhlis Jafar, sepanjang jalan raya dipenuhi lautan manusia hingga di tempat lokasi kampanye.

Cabup Jasri Usman dihadapan ribuan pendukung dan simpatisan di desa Kusubibi menyampaikan bahwa sudah saatnya putra dan Putri Galela harus bangkit dan bersatu.

“Entitas Galela itu besar disusul Makayoa, jangan kita dimanfaatkan oleh orang-orang yang mengaku Galela untuk memuluskan kepentingan yang pada akhir kitorang diasingkan,” ungkapnya. (Sam)

Halsel, Malut Line – Menyambut HUT TNI ke-79 tahun 2024, Kodim 1509/Labuha membagikan sembako kepada para purnawirawan dan warakawuri yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan, Pembagian tersebut dipimpin langsung oleh Kasdim 1509/Labuha, Dengan cara mendatangi Para Purnawirawan secara Door To Door, Kamis (26/9/2024).

Pembagian Sembako tersebut diikuti Danramil 1509-01/Bacan Kapten Czi Mustamin beserta Istri, dan Para Perwira Staf dan Anggota Staf, serta Ibu Ibu Persit.

Kegiatan pembagian sembako ini dilakukan dalam rangka HUT TNI ke-79 sebagai bentuk jalinan silaturahmi antara Kodim 1509/Labuha dengan purnawirawan dan warakawuri, sehingga diharapkan jalinan ikatan emosional yang kuat.

Dandim 1509/Labuha, Letkol Inf Syamsul Melalui Kasdim 1509/Labuha Mayor Inf Muhamad Ikbal mengatakan kegiatan membagikan sembako dan makan gratis dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada senior yang lebih dulu membangun TNI hingga lebih baik seperti sekarang ini dan sekaligus memberikan tali asih serta silaturahmi kepada para purnawirawan dan parakawuri.

“Ini juga salah satu perhatian dan penghargaan kami kepada senior yang telah menunaikan tugasnya dengan baik, Sehingga TNI bisa Sebesar ini berkat para Senior senior kita juga, Dengan demikian kita berkewajiban untuk memperhatikan Kondisi dan keadaan para Purnawirawan” ujarnya.(red)

Halsel, Malutline – Calon bupati (Cabup) Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara nomor urut 01, Bahrain Kasuba, memulai kampanye perdana pada Pilkada 2024 di Kecamatan Mandioli Utara, Rabu (25/9/2024).

Dalam kecamatan tersebut, Bahrain yang didampingi jajaran partai pengusung, yakni Gerindra, Golkar, Gelora, Ummat dan PBB, berjumpa dengan masyarakat Desa Bobo, Pelita, Waya dan Indong.

Bahrain menyampaikan banyak hal untuk pembangunan Halmahera Selatan selama lima tahun ke depan, jika ia dan Umar Hi. Soleman terpilih sebagai bupati dan wakil bupati periode 2024-2029.

Salah satunya adalah pembangunan jalan penghubung Kecamatan Mandioli Utara dan Mandioli Selatan.

Bahrain menyebut, pembukaan ruas jalan penghubung di dua kecamatan itu telah dibukanya saat ia masih menjabat Bupati Kabupaten Halmahera Selatan periode 2016-2021.

Oleh sebab itu, Bahrain menegaskan tidak ada alasan jika ruas jalan tersebut tidak akan dibangunnya jika terpilih sebagai Bupati.

“Tara (tidak) perlu kerja 100 hari, cukup satu bulan saja kita aspal, karena anggarannya sudah ada. Kemudian jalan ini saya yang buka, jadi tidak mungkin kalau saya tidak bikin,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bahrain juga menyayangkan jika program pembangunan jalan di Pulau Mandioli, tak dilanjutkan pemerintahan berikut setelah ia kandas pada pencalonan Pilkada 2020 lalu.

Padahal menurut dia, pembangunan jalan merupakan hal yang krusial untuk menunjang akses masyarakat.

“Sudah empat tahun setelah saya tidak jadi Bupati, saya datang ke Mandioli baru saya tahu, kalau ruas jalan yang telah dibuka, sudah ditumbuhi rumput karena pembangunannya tidak dilanjutkan,” cetusnya.

Bahrain menambahkan, ia cukup banyak berkontribusi terhadap pembangunan di Pulau Mandioli semasa menjadi Bupati Kabupaten Halmahera Selatan.

Selain pembukaan ruas jalan, ia juga turut membangun pelabuhan penyebrangan laut di Desa Bobo, Kantor Camat Mandioli Utara, hingga Masjid Raya Kecamatan di Desa Indong.

“Dulu saya di masih Ketua DPRD Halmahera Selatan, tahun 2006 dan 2007 itu kita perjuangkan pemekaran semua desa di Mandioli ini,” tandasnya. (Joko)

Oleh : Fahmi Idris

Fahmi Idris adalah seorang tokoh yang dikenal di, Makassar, Mandioli, Kasiruta , kisah wisudanya begitu jauh salah satu universitas di Jakarta, bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dalam situasi di mana keluarga tidak dapat hadir saat wisuda, ada beberapa hal yang bisa diambil sebagai pelajaran.

1. Kemandirian dan keteguhan: Ketika keluarga tidak dapat hadir, ini bisa menjadi momen untuk menunjukkan kemandirian dan keteguhan hati. Fahmi Idris, seperti banyak mahasiswa lainnya, mungkin merasakan campuran emosi—bahagia karena mencapai pencapaian akademis, tetapi juga sedih karena orang-orang terkasih tidak dapat merayakannya bersamanya.

2. Dukungan teman: Dalam situasi seperti ini, teman-teman dari maluku Utara dan Jawa bisa menjadi sumber dukungan yang sangat berarti. Mereka bisa merayakan pencapaian bersama, memberikan semangat, dan menciptakan kenangan yang tak kalah berharga.

3. Makna wisuda: Wisuda bukan hanya tentang kehadiran fisik keluarga, tetapi juga tentang pencapaian pribadi. Ini adalah simbol dari kerja keras, dedikasi, dan perjalanan panjang yang telah dilalui. Momen ini bisa menjadi refleksi tentang semua usaha yang telah dilakukan selama masa studi.

4. Menghargai keluarga: Meskipun keluarga tidak hadir, penting untuk tetap menghargai mereka. Menghubungi mereka melalui telepon atau video call setelah wisuda bisa menjadi cara untuk berbagi kebahagiaan dan rasa syukur.

5. Momen untuk berkembang: Situasi ini bisa menjadi kesempatan untuk merenungkan tujuan masa depan dan bagaimana melanjutkan perjalanan setelah wisuda. Ini adalah waktu untuk merencanakan langkah selanjutnya, baik dalam karier maupun kehidupan pribadi.

Kisah Fahmi Idris bisa menjadi pengingat bahwa pencapaian akademis adalah hasil dari usaha dan dedikasi, dan meskipun keluarga tidak selalu dapat hadir secara fisik, dukungan mereka tetap ada dalam bentuk cinta dan doa.

Halsel, Malut Line – Kampanye Paslon Bupati dan Calon Wakil Bupati Halmahera Selatan, Nomor Urut 4 Jasri Usman dan Muhlis Djafar (JASRI-MUHLIS) di Kusubibi, dihadiri seluruh tim koalisi pemenangan.

Tidak hanya itu, kampanye perdana paslon JASRI-MUHLIS juga dihadiri calon Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe dan tim pemenangan Benny-Sarbin. (lebih…)