Labuha Malutline com-sejumlah Tukang sapu pada Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan (DLHK) Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara di berhentikan dengan alasan yang tidak jelas sehingga puluhan tukang sapu harus kehilangan pekerjaan karena ulah kepala Dinas DLHK Halsel Syamsu Abubakar dan Kabid DLHK Randi Iskandar Alam.

Pemberitaan terhadap puluhan tukang sapu ini sebelumnya di sampaikan oleh salah seorang pegawai Dinas DLHK kepada para tukang sapu Halsel dalam Wakti dekat ada puluhan tukang sapu akan di berhentikan dengan alasan suami para tukang sapu ini tidak ikut Arahan untuk memilih salah satu kandidat calon Bupati dan wakil Bupati Halsel pada pemilihan kepala daerah (pilkada) periode tahun 2025-2030 sehingga mereka harus di berhentikan dengan nada ancaman.

Pengakuan ini di sampaikan oleh salah seorang tukang sapu, yang enggan di publish namanya kepada wartawan Senin (26/05/2025) “mengatakan mereka sangat kecewa Dengan sikap pemerintah daerah (Pemda) Halsel yang mengambil kebijakan memberhentikan mereka sebagai tukang sapu pada dinas DLHK Halsel Dengan alasan tidak jelas ada yang mengaku mereka di berhentikan karena berdasarkan hasil evaluasi pengawas dan yang mengaku mereka tukang sapu di berhentikan karena tidak mengikuti arahan politik,” ucapnya

“Ia mengatakan jika alasan mereka di berhentikan karena hasil evaluasi sementara mereka para tukang sapu ini tidak pernah lalai dalam menjalan tugas dan kewajiban sebagai tukang sapu dan jika di berhentikan dengan alasan tidak mengikuti arahan politik sementara semua tukang sapu memilih calon bupati dan wakil Bupati yang saat ini terpilih dan Bahkan suami mereka juga ada yang turut melakukan sosialisasi dan bahkan ada yang memasang baliho kepada kandidat yang menang dan bahkan mereka meragukan arah politik kepala dinas DLHK Syamsu Abubakar yang di kampung halamannya Desa tokaka kalah telak,” pungkasnya.

Meski para puluhan tukang sapu ini di berhentikan tidak mendapatkan perhatian dari 30 anggota Dewan perwakilan rakyat (DPRD) Halsel dan yang bersuara hanyalah Anggota DPRD Halsel dari partai kebangkitan Bangsa (PKB) Safri Talib namun hingga saat ini para tukang sapu yang di berhentikan tersebut berharap di panggil kembali untuk bekerja sebagai tukang sapu namun sudah tidak di panggil lagi dan di gantikan oleh keluarga para pegawai pada Dinas DLHK. (red)

Labuha Malutline com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Halmahera Selatan berkolaborasi dengan PT Rimba Kurnia Alam (RKA) meluncurkan program Les Bahasa Mandarin di Bilqis Caffe, Jalan Tomori, Kota Labuha, Minggu (25/5/2025) malam.

Acara launching dihadiri Sultan Bacan ke-22 M. Irsyad Maulana Sjah, Koordinator CSR PT RKA M. Husni Abusama, perwakilan Polres Halsel, Kodim 1509/Labuha, serta perwakilan Harita Nickel dan Gemasuba.

Ketua DPC GAMKI Halsel Van Costan E.E. Galouw mengatakan, kolaborasi ini bertujuan membantu penyediaan translator di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Halsel.

“GAMKI sebagai organisasi kepemudaan selalu tampil dengan semangat kreatif di tengah gempuran kecanggihan teknologi. Kami yakin hanya soft skill yang menjadi ukuran mampu bertahan,” kata Van Costan dalam sambutannya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Koordinator CSR M. Husni Abusama yang telah menjadi motivator terselenggaranya kegiatan ini.

Program ini diharapkan dapat meminimalisir angka pengangguran di daerah tersebut.

Terkait hal ini, Sultan Bacan ke-22 M. Irsyad Maulana Sjah memberikan apresiasi besar terhadap kolaborasi GAMKI dan PT RKA ini. Menurutnya, program ini sangat diperlukan di tengah kondisi Halsel saat ini.

“GAMKI benar-benar kreatif dengan melahirkan kegiatan ini. Belajar bahasa lebih dari satu artinya melatih otak agar tidak kaku, sama halnya membuka jendela pengetahuan,” ujar Sultan.

Dia menambahkan, belajar bahasa asing sama halnya berjalan go internasional tanpa berpindah tempat.

Program ini dinilai sangat relevan dengan nilai-nilai keimanan yang mengajarkan kebersamaan antar umat beragama di Halsel.

Sementara itu, Koordinator CSR PT RKA M. Husni Abusama mengungkapkan, kolaborasi ini merupakan jawaban atas kebutuhan tenaga translator di industri tambang.

Saat ini, tenaga translator di Sektor pertambangan pengolahan dan pemurnian Obi masih diisi SDM dari luar daerah.

“Di Halsel ada beberapa perusahaan pertambangan yang sedang beroperasi khususnya di wilayah Obi. Ini kesempatan buat putra daerah yang bisa bersaing,” kata Husni.

Sebagai putra asli Bacan, Husni menjelaskan profesi translator merupakan skill yang sangat dibutuhkan kapan saja.

PT RKA dan PT Wanatiara Persada yang merupakan satu grup, kata Husni hingga kini belum memiliki tenaga translator dari anak daerah sendiri.

“Ke depan kita akan pelan-pelan sesuai kebutuhan merekrut SDM yang sudah berkompeten melalui kolaborasi dengan Pemerintah Daerah via Disnakertrans dalam penyediaan tenaga kerja khusus berbahasa Mandarin,” ungkapnya.

Selain itu, Husni menjelaskan, kolaborasi ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan sesuai amanat Kepmen 1824 Tahun 2018 tentang Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

“Program ini sudah dicanangkan beberapa tahun lalu dan baru terealisasi tahun ini melalui kolaborasi dengan GAMKI Halsel. Semoga bisa menghasilkan tenaga kerja unggul yang bisa bersaing,” katanya.

Program ini bakal menjadi program unggulan PT RKA. Selain les bahasa Mandarin, perusahaan juga memiliki program les komputer di Obi.

Husni berharap program ini tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi sungguh-sungguh dapat mencetak SDM yang siap pakai.

Mengisi sesi acara tersebut, tenaga pengajar Greacea Novita Rahajaan memperagakan kemampuan empat bahasa, termasuk bahasa Mandarin.

Acara launching ditandai dengan pemukulan gong oleh tamu penting yang hadir.

Sebagai informasi, Launching ini turut dihadiri Kodim Labuha yang diwakili Kapten Czi Mustamin, Kasat Bimas Polres Halsel Iptu Heriadi, perwakilan manajemen PT RKA, Harita Nickel, KNPI Halsel, OKP Cipayung, LPK Binari, Gemasuba, FPII Korwil Halsel, serta aktivis dan mahasiswa. (Red)

HALSEL,Malutline – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Halmahera Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap visi dan misi Bupati Halmahera Selatan dalam mewujudkan program agromaritim, khususnya pada sektor unggulan kelapa yang sejalan dengan agenda hilirisasi nasional.

Ketua PC PMII Halmahera Selatan, Dini Andriani Muhammad, menegaskan bahwa potensi daerah Halmahera Selatan sangat besar, tidak hanya dalam sektor pertanian tetapi juga sektor kelautan. Oleh karena itu, program agromaritim dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan revolusi industri di bidang pertanian secara luas.

“Konsep agromaritim ini penting untuk pemulihan ekosistem dan tata kelola sumber daya yang berkeadilan, berdaya guna, serta menyejahterakan. Selain itu, sektor ini juga dapat mendorong produksi pangan dan non-pangan yang berkedaulatan serta menciptakan industri dan perdagangan yang berdaya saing tinggi,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Senin (27/5).

PMII Halsel, kata Dini, siap menjadi mitra kritis pemerintah daerah dengan mengawal pelaksanaan program hilirisasi nasional di sektor kelapa. Ia menyebut bahwa selama ini potensi pertanian dan perikanan di Halmahera Selatan belum dimanfaatkan secara optimal.

“Untuk mendukung percepatan transformasi agromaritim, kita perlu memanfaatkan kecerdasan buatan dan teknologi robotik. Sektor ini harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Halmahera Selatan,” tambahnya.

Menurutnya, sektor pertanian dan kelautan kini menjadi tren global dalam penguatan ekonomi dan sumber investasi baru untuk pangan. Oleh karena itu, perhatian serius perlu diberikan kepada petani kelapa lokal yang selama ini belum mendapat dukungan maksimal dari pemerintah.

“PMII berharap Halmahera Selatan mampu memperkuat transformasi dan akselerasi hingga mampu menembus pasar global. Sudah saatnya petani kelapa kita mendapatkan perhatian nyata dari pemerintah,” tutup Dini. (Red)

Ternate Malutline com-Kepala Kepolisian Resor Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., memberikan piagam penghargaan kepada Kapolsek Ternate Selatan AKP Bakri Syahruddin, S.H., atas keberhasilannya mengungkap kasus minuman keras (miras) terbanyak di jajaran Polres Ternate.

Penghargaan tersebut diberikan dalam Apel Jam Pimpinan yang berlangsung Senin, (26/5/3025), pukul 07.50 WIT, di Lapangan Apel Polres Ternate, Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah.

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ternate ini merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap kinerja luar biasa anggota Polri di wilayah hukum Polres Ternate.

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah personel Polres Ternate dari berbagai satuan, termasuk Sat Samapta, Sat Lantas, dan gabungan staf serta personel Resintel serta Polsek Jajaran.

Dalam amanatnya, Kapolres Ternate menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Kapolsek Ternate Selatan dan jajarannya yang telah bekerja keras sehingga mampu mengharumkan nama institusi Polri, khususnya di wilayah Kota Ternate.

AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh anggota di jajaran Kepolisian Resor Ternate.

Piagam penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap dedikasi dan kerja nyata di lapangan.

Pimpinan Polres Ternate menegaskan bahwa penghargaan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi pendorong semangat bagi personel lainnya untuk terus memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas.

Susunan perangkat apel melibatkan sejumlah personel Polres Ternate, termasuk AKP Andi Idrus N. A. Collong, S.H., sebagai perwira apel; IPDA Naufal Fajar Zahira, S.Tr.K., sebagai komandan apel; serta Brigpol Novita Qurnia Mulansari sebagai pembawa acara. Pembacaan doa dilakukan oleh Bripda Aryadi dan pembawa baki oleh Brigpol Mardiana S. Mahmud, S.H.

Di akhir amanatnya, Kapolres Ternate mengimbau seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan institusi berawal dari kedisiplinan dan dedikasi individu di lapangan.

(Muksin)

Ternate Malutline com-Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si, bersama Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum, turut ambil bagian dalam kegiatan Pattimura Run, lomba lari sejauh 5 dan 10 kilometer yang digelar pada Minggu (25/5/2025) kemarin. bertempat di Markas Kodim 1501/Ternate.

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Kodam XV/Pattimura, yang tahun ini mengusung semangat sportivitas dan gaya hidup sehat di kalangan masyarakat.

Pelepasan peserta dilakukan oleh Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, dan Kapolda Maluku Utara. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Danrem 152/Baabullah, jajaran Forkopimda, serta tamu undangan lainnya

Dalam sambutannya, Pangdam XV/Pattimura menekankan pentingnya menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, nasionalisme, dan pola hidup sehat sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional.

Ia juga menambahkan bahwa Pattimura Run bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, Kodam XV/Pattimura menunjukkan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam mempererat persatuan bangsa,” ujar Pangdam.

Ratusan peserta, mulai dari anggota TNI-Polri hingga masyarakat umum, tampak antusias mengikuti lomba yang juga menjadi ajang silaturahmi serta penguatan semangat kebersamaan warga Maluku Utara.

(Muksin)