TERNATE, Malutline – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik Rohana Y. Sangaji, seorang guru di SMA Negeri 4 Ternate, yang berlokasi di RT 006/RW 003, Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 07.15 WIT.
Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar setelah api diduga pertama kali muncul dari bagian belakang rumah, sebelum dengan cepat merembet ke seluruh bangunan. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan melahap habis isi rumah.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung bergerak cepat dengan mengerahkan lima unit mobil damkar ke lokasi kejadian. Proses pemadaman turut dibantu oleh personel Brimob Kompi 3 Batalyon A Pelopor guna mengantisipasi penyebaran api ke rumah warga lainnya.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran, Winarto Soalole, mengungkapkan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi rumah yang dalam keadaan kosong saat kejadian berlangsung.
“Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung menurunkan personel bersama lima unit mobil damkar. Dugaan sementara korsleting listrik karena rumah dalam keadaan kosong,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan kebenaran informasi dari warga terkait adanya bau bensin sebelum kebakaran terjadi. “Informasi itu masih kami dalami karena belum ada bukti kuat yang mengarah ke sana,” tambahnya.
Sementara itu, Mansur, paman pemilik rumah, mengungkapkan bahwa insiden serupa sebelumnya pernah terjadi di bagian gudang rumah tersebut sebelum bulan puasa. Namun saat itu api berhasil dipadamkan lebih cepat sehingga tidak meluas.
“Memang sebelumnya pernah terbakar di gudang, tapi tidak besar. Tadi pagi saya juga sempat mencium bau bensin,” katanya.
Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.35 WIT. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. (Red)







