WEDA, Malutline — Warga di Kabupaten Halmahera Tengah, khususnya Kecamatan Patani, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak setelah beredar informasi dugaan percobaan penculikan anak yang terjadi di Desa Waleh, pada Selasa sore.
Informasi tersebut pertama kali disampaikan melalui unggahan media sosial Facebook oleh seorang warga. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa terdapat dua orang tak dikenal (OTK) yang diduga mencoba membawa seorang anak menggunakan kendaraan roda dua.
Beruntung, upaya tersebut tidak berhasil. Anak yang menjadi sasaran diduga menyadari akan dibawa secara paksa, lalu melakukan perlawanan dan melompat dari sepeda motor, sehingga berhasil menyelamatkan diri.
“Syukur anak masih bisa selamat karena sadar kalau mau diculik, sehingga melakukan perlawanan dan melompat dari motor,” tulis pengunggah dalam keterangannya.
Unggahan tersebut juga disertai foto kondisi anak setelah kejadian, sebagai bentuk peringatan kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati, terutama saat anak-anak bermain di luar rumah atau di sekitar jalan.
Warga setempat mengimbau para orang tua untuk tidak membiarkan anak bermain sendirian, serta memperketat pengawasan, terutama pada jam-jam sore hingga malam hari. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada aparat desa atau pihak kepolisian apabila melihat orang mencurigakan atau kejadian serupa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. Namun warga berharap aparat keamanan segera melakukan penelusuran guna memastikan kebenaran informasi serta mencegah kejadian serupa terulang.
Peristiwa ini menambah kekhawatiran masyarakat dan menjadi pengingat pentingnya peran bersama antara orang tua, aparat, dan lingkungan dalam menjaga keselamatan anak-anak di wilayah Halmahera Tengah. (Red)




Keberhasilan Andi Kamal menjadi penulis nasional tidak terlepas dari dukungan keluarga serta nilai-nilai pendidikan yang ditanamkan sejak dini oleh kedua orang tuanya. Dari Desa Bajo Sangkuan, Andi Kamal membuktikan bahwa keterbatasan wilayah bukan penghalang untuk berkarya dan berkontribusi di tingkat nasional.