HALSEL, Malutline – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Halmahera Selatan, Idham Pora, melakukan survei langsung kondisi jalan masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Marabose yang selama ini kerap tergenang air dan menjadi keluhan masyarakat setempat.
Dari hasil survei lapangan tersebut, Idham Pora menegaskan bahwa penyebab utama terjadinya genangan air bukan semata kerusakan jalan, melainkan tidak adanya saluran drainase sama sekali di sepanjang ruas jalan masuk menuju TPA Marabose.
“Hasil survei kami di lapangan menunjukkan bahwa di sepanjang jalan ini tidak terdapat saluran drainase, sehingga air hujan tidak memiliki jalur pembuangan dan akhirnya menggenangi badan jalan,” jelas Idham Pora di sela-sela peninjauan.
Kondisi tersebut menyebabkan air hujan tertahan di permukaan jalan dalam waktu lama, terlebih saat hujan dengan intensitas tinggi. Akibatnya, jalan menjadi licin, berlubang, dan sulit dilalui, terutama oleh kendaraan pengangkut sampah dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.
Hal ini sampaikan kepala dinas (kadis) pekerjaan umum (PU) kepada wartawan Jumat (9/01/2026) melalui saluran teleponnya menyampaikan bahwa ketiadaan drainase merupakan persoalan serius yang harus segera ditangani secara menyeluruh.
Menurutnya, perbaikan jalan tanpa dibarengi pembangunan saluran drainase tidak akan menyelesaikan masalah secara permanen.
“Kalau hanya ditambal atau diaspal ulang tanpa membuat saluran air, maka genangan akan tetap terjadi. Drainase adalah kunci utama agar air bisa teralirkan dengan baik,” tegasnya.
Ia menambahkan, hasil survei ini akan menjadi dasar bagi Dinas PU untuk menyusun perencanaan teknis pembangunan saluran drainase baru, sekaligus peningkatan kualitas badan jalan menuju TPA Marabose agar lebih tahan terhadap genangan air.
Sementara itu, masyarakat Marabose mengaku lega setelah mengetahui penyebab pasti dari persoalan yang selama ini mereka keluhkan. Warga berharap, setelah adanya survei dan pernyataan resmi dari Kadis PU, pemerintah daerah dapat segera merealisasikan pembangunan drainase agar masalah genangan tidak terus berulang setiap musim hujan.
“Setiap hujan pasti tergenang karena air tidak ke mana-mana. Kami berharap segera dibuatkan saluran air supaya jalan ini bisa normal,” ujar salah satu warga.
Warga juga menilai jalan masuk TPA Marabose memiliki peran penting, tidak hanya sebagai akses pengangkutan sampah, tetapi juga sebagai jalur aktivitas masyarakat sekitar, Oleh karena itu, penanganan infrastruktur di kawasan tersebut dinilai mendesak demi kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran mobilitas warga.
Dengan adanya survei lapangan ini, Dinas PU Halmahera Selatan berkomitmen menjadikan persoalan jalan dan drainase menuju TPA Marabose sebagai prioritas penanganan, guna memberikan solusi jangka panjang dan mengakhiri keluhan masyarakat yang telah berlangsung bertahun-tahun. (Haji)





