LABUHA, Malutline – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan. Pada Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025 yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Dinas Pendidikan Halsel berhasil meraih peringkat tertinggi pelayanan publik di Kabupaten Halmahera Selatan, bahkan menjadi yang terbaik se-Provinsi Maluku Utara.
Dengan skor 4,43, Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan menempati peringkat pertama, mengungguli sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Capaian ini sekaligus menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas layanan publik, khususnya di sektor pendidikan.
Dalam hasil penilaian tersebut, Dinas Pendidikan Halsel berada di atas OPD lain seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan skor 4,08 serta RSUD Labuha dengan skor 3,94.
Penilaian ini mencakup berbagai indikator strategis, mulai dari kebijakan pelayanan publik, kualitas sumber daya manusia aparatur, pemanfaatan sistem informasi, ketersediaan sarana dan prasarana perkantoran, layanan konsultasi dan pengaduan, hingga inovasi daerah.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, Ny. Siti Khodijah, M.Ag, yang secara konsisten menanamkan nilai integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam setiap aspek pelayanan.
Di bawah arahannya, pelayanan pendidikan tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi juga pada kemudahan akses, transparansi, dan kepuasan masyarakat.
Dalam refleksi atas capaian tersebut, Ny. Siti Khodijah menegaskan bahwa setiap amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.
“Setiap urusan yang diamanahkan kepada kita adalah bahan ajar yang sangat berharga. Maka mari laksanakan semua amanah yang diberikan oleh atasan kita karena semua mengandung pelajaran. Ketaatan kita dalam melaksanakan amanah tersebut adalah jihad yang bernilai kebaikan,” ungkapnya.
Prestasi ini dinilai menjadi sumber motivasi bagi seluruh aparatur di lingkungan Dinas Pendidikan Halsel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus menjadi contoh bagi OPD lain dalam membangun budaya kerja yang melayani, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Masyarakat Halmahera Selatan pun diharapkan dapat merasakan langsung dampak dari peningkatan kualitas pelayanan tersebut, baik dalam pengelolaan administrasi pendidikan, layanan sekolah, hingga berbagai program strategis yang menyentuh kebutuhan peserta didik dan tenaga pendidik.
Capaian ini menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi, kepemimpinan yang visioner, dan komitmen terhadap reformasi birokrasi, pelayanan publik yang berkualitas bukan sekadar wacana, tetapi dapat diwujudkan secara nyata.
Ke depan, Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan berkomitmen untuk tidak berpuas diri, melainkan terus berinovasi dan menjaga kepercayaan publik demi terwujudnya pendidikan yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan di Bumi Saruma. (Red)



Dalam persoalan ini, tanggung jawab antara Camat Mandioli Utara dan bendahara kecamatan juga dinilai saling dilempar. Bendahara menyebut arahan berasal dari pimpinan, sementara camat disebut menyerahkan pengelolaan administrasi kepada bendahara.

Para nelayan Desa Posi-Posi menyambut panen perdana ini dengan penuh rasa syukur, Mereka menilai program Agromaritim bukan sekadar bantuan, tetapi jalan menuju kemandirian ekonomi desa, sekaligus memotivasi generasi muda untuk kembali melirik sektor kelautan sebagai peluang masa depan.
