oleh

Diduga Lalai Soal Ketersediaan Obat, Bupati Halsel Didesak Copot Kepala Puskesmas Madapolo Obi Utara

HALSEL, Malutline–Sorotan tajam datang dari masyarakat Kecamatan Obi Utara terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Madapolo yang dinilai mengalami persoalan serius terkait tidak tersedianya sejumlah obat-obatan bagi pasien yang membutuhkan pelayanan medis.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga yang menilai lemahnya pengawasan dan manajemen pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas. Akibat persoalan itu, masyarakat mendesak Hasan Ali Bassam Kasuba agar segera mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi bahkan mencopot Djais Laria, Amd.Kep dari jabatannya sebagai Kepala Puskesmas Madapolo.

Menurut sejumlah warga, fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama memastikan ketersediaan obat-obatan dasar yang sangat dibutuhkan pasien setiap hari. Namun fakta di lapangan justru memperlihatkan adanya kekosongan obat yang berdampak langsung pada pelayanan.

โ€œPuskesmas adalah tempat masyarakat menggantungkan harapan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Kalau obat tidak tersedia, tentu ini menjadi persoalan serius yang harus segera ditindaklanjuti pemerintah daerah,โ€ ungkap salah satu warga yang meminta agar persoalan tersebut mendapat perhatian serius.

Masyarakat menilai, jika benar terjadi kelalaian dalam pengelolaan stok obat maupun distribusi kebutuhan medis, maka hal tersebut tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa karena menyangkut hak dasar masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Karena itu, warga meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba untuk melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan di Puskesmas Madapolo, termasuk menelusuri penyebab utama terjadinya kekosongan obat yang dikeluhkan masyarakat.

Selain evaluasi internal, masyarakat juga berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap persoalan pelayanan publik di sektor kesehatan, mengingat keberadaan fasilitas kesehatan di wilayah kepulauan seperti Obi Utara sangat vital bagi kehidupan warga.

โ€œKami mendesak Bupati Halsel agar segera mengambil tindakan tegas. Pelayanan kesehatan tidak boleh terganggu hanya karena kelalaian manajemen. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama,โ€ tegas warga.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal sesuai harapan warga. (Lan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed