Jakarta, Malutline– Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Kamis (28/11), di tengah merebaknya isu penurunan drastis kuota haji bagi jamaah asal Halmahera Selatan.
Bassam terlihat tiba dengan mengenakan batik bercorak coklat dipadukan dengan kopiah hitam. Ia disambut hangat sebelum kemudian digiring menuju ruang pertemuan tertutup. Agenda berlangsung sekitar satu jam dan tidak satu pun pihak memberi keterangan resmi pascapertemuan.
Namun informasi awal yang dihimpun wartawan menyebutkan bahwa pertemuan tersebut diduga berkaitan erat dengan upaya lobi Bupati Bassam untuk menyelamatkan ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) Halsel yang terancam gagal berangkat tahun depan akibat penyusutan kuota.
Kabar ini mencuat setelah pemerintah pusat disebut hanya memberikan 7 kuota haji untuk Halmahera Selatan pada penyelenggaraan haji tahun 2026 mendatang—angka yang jauh merosot dibanding 190 kuota pada 2024 dan 180 kuota pada 2025.
Penurunan drastis itu sontak memicu kekhawatiran masyarakat, terutama para calon jamaah yang telah mengikuti bimbingan, melunasi setoran ongkos haji, dan menunggu giliran bertahun-tahun. Situasi ini mendorong pemerintah daerah bergerak cepat menembus kementerian untuk mencari jalan keluar.
“Ini momentum penting. Kami berharap ada ruang negosiasi agar jemaah Halsel tidak dirugikan,” ungkap salah seorang sumber yang mengikuti perkembangan tersebut.
Jika upaya lobi Bupati Bassam berhasil, maka peluang penambahan kuota maupun skema alternatif pemberangkatan CJH Halsel masih bisa terbuka lebar. Masyarakat kini menanti hasil resmi pertemuan tersebut—yang diyakini akan menjadi kabar besar bagi ribuan warga yang bercita-cita menunaikan rukun Islam kelima.
Sementara itu, Pemkab Halsel dijadwalkan kembali mengadakan pertemuan lanjutan dengan Kementerian Agama dalam beberapa hari ke depan. Semua mata kini tertuju pada Jakarta—menunggu apakah kunjungan Bassam akan membawa pulang kuota tambahan atau tidak. (Red)










Komentar