Ternate Malutline com-Polda Maluku Utara melalui Bidhumas Polda Malut telah melaksanakan kegiatan temu netizen dengan siswa-siswi SMKN 5 Kota Ternate. Kamis, (12/6/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Ps. Paur Penum Subbid Penmas Bidhumas Polda Malut, IPDA Zulkifli Kodja, S.H., dengan tema “Bijak dalam Bermedia Sosial dan Sosialisasi Lomba Konten Kreatif dengan tema Polri untuk Masyarakat”.

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya bijak dalam bermedia sosial dan mengajak siswa-siswi untuk berpartisipasi dalam lomba konten kreatif dengan tema “Polri untuk Masyarakat” dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79.

Dalam kegiatan ini, IPDA Zulkifli Kodja, S.H., menyampaikan bahwa ujaran kebencian dalam kehidupan dapat berdampak serius, baik secara sosial maupun individu, dan menghimbau kepada seluruh warga agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran dalam bermedia sosial.

Duta Humas Polda Malut juga menjelaskan terkait dampak positif dan negatif media sosial, serta menjelaskan tentang lomba konten kreatif dengan tema “Polri untuk Masyarakat” yang mencakup beberapa kategori jenis lomba.

Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menjalin komunikasi yang positif dengan generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda di Maluku Utara, khususnya para pelajar, dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan ruang digital yang sehat, produktif, dan bermanfaat,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya edukasi digital sejak dini agar para pelajar lebih siap menghadapi tantangan di era informasi yang serba cepat.

(Muksin)

Ternate Malutline.com-Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., meninjau langsung pelaksanaan tes kesamaptaan jasmani penerimaan Bintara Polri T.A 2025 yang berlangsung di Lapangan Perikanan, Kota Ternate, Selasa (10/6/2025) kemarin.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., Karo SDM Polda Malut Kombes Pol. Ali Wardana, S.H., S.I.K., M.M. dan Dir Samapta Polda Malut Kombes Pol. Sukron, S.I.K.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., menekankan pentingnya penerapan asas BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam seluruh tahapan seleksi.

“Kami berkomitmen untuk menjaga integritas dalam setiap tahapan seleksi penerimaan anggota Polri, tidak ada ruang bagi kecurangan, percaloan atau intervensi dalam proses seleksi,” tegas Kapolda.

Kapolda menyatakan tes kesamaptaan jasmani merupakan bagian dari rangkaian seleksi calon Bintara Polri, di mana tes ini menjadi salah satu indikator penilaian utama untuk mengukur kesiapan fisik dan daya tahan.

Sementara itu, Wakapolda Maluku Utara Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., menyatakan bahwa kehadiran pimpinan dalam peninjauan ini bertujuan memberikan motivasi kepada peserta sekaligus memastikan proses seleksi bebas dari praktik kecurangan.

“Tes kesamaptaan adalah salah satu tahap krusial. Kami ingin memastikan semua calon memenuhi standar fisik yang ditetapkan,” ujarnya.

Tes kesamaptaan jasmani yang dilaksanakan meliputi lari 12 menit, push-up, sit-up, pull-up, shuttle run, renang dan pemeriksaan antropometri.

Peninjauan ini diharapkan memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus berjuang dengan kemampuan diri sendiri.

(Muksin)

Ternate Malutline.com-Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polda Maluku Utara melalui Bid Dokkes Polda Malut menggelar kegiatan pelayanan kesehatan gratis bagi para pengemudi ojek dan pekerja informal di sejumlah lokasi di Kota Ternate, Rabu (11/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bakti Kesehatan Polri sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya kelompok pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek.

Dalam pemeriksaan kesehatan tersebut, para pengemudi ojek mendapatkan layanan yang diberikan antara lain pemeriksaan tekanan darah serta konsultasi kesehatan umum.

Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol. Bambang Suharyono S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu para mitra pengemudi dalam menjaga kondisi kesehatannya, mengingat profesi mereka yang menuntut mobilitas tinggi dan rentan terhadap gangguan kesehatan.

“Ada sejumlah lokasi yang kita sambangi, diantaranya Pangkalan ojek samping Telkom Kelurahan Kalumpang dan Taman Fitness Sunyie Parada Kelurahan Santiong,” ujar Kabid.

Selain pemeriksaan kesehatan, Polda Malut juga memberikan vitamin dan suplemen gratis kepada peserta sebagai upaya menjaga daya tahan tubuh para pengemudi.

Dengan mengusung semangat Polri untuk Masyarakat Polda Malut berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam menjaga keamanan, ketertiban, maupun kesehatan masyarakat, sebagai bagian dari pengabdian menuju Polri yang semakin Presisi dan dicintai rakyat.

(Muksin)

Ternate, Malutline— Barisan Muda Salawaku (BMS) Maluku Utara menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (11/06), menyoroti dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan talut pantai di Desa Gumira dan Desa Posi-Posi, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan.

Aksi ini dilatarbelakangi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara yang mencatat adanya potensi kerugian negara sebesar Rp1,2 miliar dalam pengelolaan proyek yang dikerjakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan.

Ketua BMS Maluku Utara, Sarwin Hi Hakim, SH, menegaskan bahwa proyek tersebut diduga kuat mengandung unsur tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam pernyataan sikapnya, BMS menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, mendesak Kapolres dan Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala BPBD dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halsel. Kedua, menuntut agar pihak penegak hukum segera menggelar perkara dan menetapkan CV MHK serta pemiliknya, Farid Abae, sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Aksi ini adalah bentuk keprihatinan kami terhadap pengelolaan anggaran bencana yang justru menimbulkan kerugian negara. Kami akan terus mengawal proses ini hingga ada kejelasan hukum,” ujar Koordinator Aksi, Sardi Alham, dalam orasinya.

BMS juga menyatakan bahwa aksi ini adalah langkah awal dan akan berlanjut dengan pengawalan ketat terhadap penanganan kasus oleh aparat penegak hukum di Maluku Utara. (Red)

Ternate Malutline.com – Dalam pencegahan atau penanggulangan Terorisme/ Radikalisme dan Intoleransi tidak dapat dilakukan dengan maksimal jika hanya berharap kepada instansi/kelompok tertentu saja.

Hal tersebut disampaikan Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Selasa (10/6/3025), menurutnya perlu adanya koordinasi dan kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut.

Polda Maluku Utara sendiri telah melakukan banyak upaya, baik melalui Operasi dan Kegiatan Rutin yang dilaksanakan oleh Direktorat Binmas, kegiatan sambang oleh Bhabinkamtibmas, serta Bidhumas Polda Maluku Utara juga telah melaksanakan Temu Netizen di sekolah-sekolah, komunitas-komunitas untuk memberikan sosialisasi terkait Bahaya Radikalisme, Bijak Menggunakan media sosial, hingga ajakan untuk bersama-sama menjaga Keamanan dan Ketertiban masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Lanjut Kabidhumas menjelaskan bahwa upaya tersebut tidak akan maksimal apabila tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk ikut serta dan berperan aktif dalam pencegahan atau penanggulangan Terorisme/ Radikalisme dan Intoleransi di Maluku Utara.

“Jika mendapati/ mengetahui adanya paham/ ajaran yang menyimpang agar segera melaporkan kepada pihak berwajib untuk dapat ditindaklanjuti”. Ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan, bersama-sama dalam mencegah dan menangkal Radikalisme di Maluku Utara. “Mari Torang bersama-sama berbuat untuk mencegah paham radikal di Maluku Utara”.

(Muksin)