BUTON, Malutline–Personel Koramil 1413-02/Pasarwajo bersama jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) melaksanakan aksi pembagian masker kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Leter Buton dan depan BRI Unit Pasarwajo, Kelurahan Pasarwajo, tersebut merupakan upaya kepedulian aparat teritorial terhadap kesehatan masyarakat di tengah ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pembagian masker ini menjadi bagian dari kegiatan serentak jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, melalui Korem 143/Halu Oleo dan Kodim 1413/Buton, yang dilaksanakan di wilayah teritorial masing-masing, termasuk Koramil 1413-02/Pasarwajo.

Dalam kegiatan tersebut, personel TNI menyasar warga, pemilik warung kelontong, pengunjung BRI, serta masyarakat yang melintas di jalan raya, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Aksi sosial ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi diri dari paparan polusi udara dan kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan.

Selain membagikan masker, aparat teritorial juga mengimbau masyarakat agar menggunakannya saat beraktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara terganggu oleh asap.

Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran dan memperburuk pencemaran udara.

Upaya pencegahan tersebut dinilai penting untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan yang dapat berdampak terhadap lingkungan.

Kegiatan pembagian masker tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menyambut baik kepedulian personel TNI yang turun langsung memberikan bantuan sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (Red)

Buton, Malutline–Minggu tanggal 18 Oktober 2026 Bertempat di Leter Buton dan Depan BRI Unit Pasarwajo Kelurahan Pasarwajo Kec. Pasarwajo Kab. Buton Prov. Sulawesi Tenggara., Personil Koramil 1413-02/Pasarwajo dibawah Pimpinan Danramil beserta anggota jajaran Babinsa melaksanakan kegiatan Pembagian Masker dampak dari kabut asap hampir seluruh wilayah penyebab kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan Pembagian masker dilaksanakan seluruh jajaran wilayah Kodam XIV/Hasanuddin dibawahnya Korem 143/HaluOleo dan Kodim 1413/Buton serta Jajaran dibawahnya termasuk Koramil 1413-02/Pasarwajo ambil andil dalam menjaga situasi wilayah teritorialnya kepada masyarakat terus terjaga dan terhindar dari dampak kabut asap penyebab Karhutla hampir seluruh diwilayah Indonesia

Sasaran pembagian masker kepada masyarakat warga pemilik warung warung klontong dan pengunjung BRI serta masyarakat pelintas jalan raya baik roda dua maupun roda empat.

Harapan masyarakat dapat mencegah akibat polusi udara kabut asap dampak Karhutla yang dapat mengganggu dan berpotensi terhadap gangguan kesehatan pernapasan dan kesehatan lainnya untuk selalu peduli terhadap kesehatan diri.

Himbauan Aparat Teritorial kepada masyarakat apabila melakukan kegiatan aktifitas gunakan masker serta tidak membakar lahan sembarangan disaat situasi saat ini sedang kemarau panjang yang berpotensi terhadap kabut asap berdampak pencemaran lingkungan polusi udara.

Kegiatan disambut dan direspon baik oleh masyarakat

Kegiatan berjalan dengan aman tertib dan lancar. Red

BUTON, Malutline–Dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jajaran Koramil 1413-02/Pasarwajo membagikan sebanyak 300 masker kepada masyarakat di Pasar Kaloko, Kelurahan Takimpo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Sabtu (17/10/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 07.34 WITA tersebut dipimpin oleh Danramil 02/Pasarwajo yang diwakili Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam (Bati Tuud), Serma Safiudin, bersama sejumlah personel Bintara Pembina Desa (Babinsa).

Pembagian masker menyasar para pengunjung pasar, pedagang, serta pengendara kendaraan roda dua dan roda empat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan pernapasan, terutama di tengah ancaman kabut asap akibat karhutla yang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk wilayah teritorial Kodim 1413/Buton.

Melalui pembagian masker tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih memperhatikan kesehatan diri dan mengurangi paparan langsung terhadap partikel debu maupun asap yang berpotensi mengganggu saluran pernapasan.

Selain membagikan masker, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat, khususnya warga yang setiap hari beraktivitas di ruang terbuka, seperti pasar dan jalan raya.

Sebanyak 300 masker dibagikan dalam kegiatan tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (Red)

Labuha,Malutline — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Halmahera Selatan sejak pukul 20.00 WIT, Sabtu (21/6), menyebabkan banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Bacan. Banjir terjadi sekitar pukul 01.00 WIT dini hari, merendam permukiman warga di Desa Labuha, Amasing Kota Barat, Amasing Kota Utara, dan sekitarnya.

Banjir disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan yang berlangsung selama berjam-jam. Air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga hingga ketinggian mencapai pinggang orang dewasa di beberapa titik.

Komandan Kodim 1509/Labuha, Letkol Inf Syamsul Rizal, langsung turun ke lokasi banjir dan memimpin operasi peninjauan serta evakuasi. Ia mengerahkan seluruh personel jajarannya untuk membantu masyarakat terdampak. Personel Kodim 1509/Labuha bergabung dalam tim gabungan bersama Polres Halsel, Brimob, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan instansi lainnya.

Desa yang terdampak parah meliputi Labuha, Amasing Kota Barat, Amasing Kota Utara, serta beberapa kawasan padat penduduk di sekitarnya.

Banjir mulai menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 01.00 WIT, Minggu dini hari (22/6/2025), setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak malam sebelumnya.

Banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi yang berlangsung lama dan sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air, ditambah meluapnya aliran sungai di sekitar permukiman.

Letkol Inf Syamsul menyatakan bahwa pihaknya telah meninjau langsung lokasi banjir dan titik-titik pengungsian. “Kami telah berkoordinasi lintas instansi untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar korban banjir terpenuhi. Kami juga kerahkan perahu karet dan personel untuk mengevakuasi warga, terutama lansia, balita, ibu hamil, dan pasien sakit,” ujarnya.

Tenda-tenda pengungsian sementara telah disiapkan di halaman Kantor Satpol PP Halsel. Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung, dan personel gabungan tetap disiagakan untuk merespons segala kemungkinan darurat.

Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, bersama Kapolres Halsel AKBP Hendra Gunawan juga terlihat meninjau lokasi terdampak dan titik-titik evakuasi warga.

Bupati Halsel Hasan Ali Basam Kasuba

Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. (Red)