LABUHA, Malutlineโ Tingginya keluhan masyarakat terkait lonjakan tagihan air kembali menjadi perhatian publik di Kabupaten Halmahera Selatan. Menanggapi hal tersebut, Perumda Air Minum Tirta Dharma Halmahera Selatan melalui Direktur Soleman Bobote mengimbau pelanggan agar lebih teliti memeriksa instalasi air di rumah masing-masing.
Hal itu disampaikan menyusul beredarnya informasi edukasi mengenai empat faktor utama penyebab tingginya tagihan air pelanggan, mulai dari pemakaian yang meningkat hingga kebocoran instalasi rumah.
Menurut Soleman Bobote, sebagian besar lonjakan tagihan air bukan semata-mata disebabkan kesalahan pencatatan meter, tetapi sering kali dipicu kondisi teknis di rumah pelanggan yang tidak disadari.
โBanyak pelanggan mengira tagihan naik karena kesalahan petugas, padahal setelah dicek ternyata ada kebocoran instalasi, kran yang tidak tertutup sempurna, atau penggunaan air yang memang meningkat,โ ujarnya.
Ia menjelaskan, faktor pertama yang paling umum adalah tingginya pemakaian air akibat bertambahnya jumlah penghuni rumah, adanya acara keluarga, maupun renovasi bangunan yang membutuhkan konsumsi air lebih besar dari biasanya.
Selain itu, kebocoran instalasi rumah juga menjadi penyebab dominan meningkatnya tagihan air. Soleman mengingatkan masyarakat untuk rutin mengecek kondisi pipa dan memastikan seluruh kran tertutup rapat saat tidak digunakan.
โCara sederhana untuk mengetahui ada kebocoran yaitu dengan melihat meteran air. Jika semua kran sudah ditutup tetapi meter masih berputar, berarti ada kebocoran di instalasi rumah,โ jelasnya.
Ia juga menyoroti kebiasaan pelanggan yang lupa menutup kran air atau tidak memeriksa pelampung tangki penampungan (floating valve). Kondisi tersebut dapat membuat air terus mengalir tanpa disadari sehingga berdampak pada membengkaknya tagihan bulanan.
Tak hanya itu, Soleman turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penggabungan jaringan pipa PDAM dengan pompa sumur secara sembarangan. Menurutnya, praktik tersebut dapat memengaruhi tekanan air dan membuat meteran berputar lebih cepat.
โIni penting dipahami pelanggan agar tidak muncul salah paham setiap kali tagihan meningkat. Kami terus melakukan edukasi supaya masyarakat mengetahui penyebabnya secara teknis,โ katanya.
Ia menambahkan, Perumda Tirta Dharma tetap membuka ruang pengaduan bagi pelanggan yang merasa ada kejanggalan pada tagihan air mereka. Petugas, kata dia, siap turun langsung melakukan pemeriksaan di lapangan untuk memastikan kondisi meter maupun instalasi pelanggan.
Dengan adanya sosialisasi tersebut, Soleman berharap masyarakat dapat lebih bijak menggunakan air sekaligus rutin memeriksa jaringan instalasi di rumah agar tagihan tetap normal dan pelayanan air bersih berjalan maksimal. (Red)






