JAKARTA, Malutline — Upaya penanganan banjir di Amasing Kali, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali mendapat perhatian serius. Senin lalu (01/12), Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bertemu Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Dwi Purwantoro, untuk membahas sejumlah usulan strategis, salah satunya pengendalian banjir di kawasan Amasing.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sherly menegaskan bahwa banjir di Amasing Kali telah berlangsung bertahun-tahun dan berdampak langsung pada permukiman warga, fasilitas umum, serta aktivitas masyarakat Bacan. Karena itu, ia meminta agar program pengendalian banjir di wilayah tersebut dimasukkan dalam prioritas penanganan terpadu oleh Ditjen SDA dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara.
“Pengendalian banjir di Amasing sangat mendesak. Masyarakat sudah terlalu lama menunggu solusi yang permanen,” ujar Gubernur Sherly dalam pertemuan tersebut.
Dirjen SDA Dwi Purwantoro menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan bahwa aspirasi Gubernur Maluku Utara akan segera dikoordinasikan dengan BWS Maluku Utara untuk ditindaklanjuti dalam program tahun berjalan maupun perencanaan tahun 2025–2026.
Selain Amasing Kali, pertemuan itu juga membahas pembangunan talud di Jambula serta penyediaan air baku di Rioribati sebagai bagian dari upaya penguatan infrastruktur sumber daya air di Maluku Utara.
Saat ini Ditjen SDA tengah mengerjakan beberapa kegiatan di provinsi tersebut, seperti pengendali sedimen, drainase, dan pembangunan breakwater. Penambahan program baru di Halsel diharapkan dapat mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi keluhan utama warga Amasing.
Masyarakat Kecamatan Bacan kini menaruh harapan besar agar pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat, mengingat Amasing Kali adalah salah satu titik rawan banjir yang selama ini belum mendapatkan penanganan menyeluruh.
Dengan adanya dorongan langsung dari Gubernur Sherly Tjoanda, penanganan banjir Amasing Kali diharapkan tak lagi sekadar wacana, tetapi segera terealisasi demi keselamatan dan kenyamanan warga Halmahera Selatan. (Red)





