MANADO, Malutline— Semangat kebersamaan dan pemberdayaan terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Manado. Salah satunya melalui kegiatan Home Party Center yang rutin digelar oleh 313 Erllyn Family Manado Center, sebuah komunitas yang aktif membangun ruang belajar, berbagi pengalaman, dan saling menguatkan dalam semangat positif bersama Atomy.

Kegiatan Home Party Atomy ini dilaksanakan setiap hari Senin, dimulai pukul 18.00 WITA hingga selesai, bertempat di Center Atomy 313 Erllyn Family, Ruko 7 Tikala Baru, Manado. Acara ini terbuka untuk umum dan mengundang seluruh lapisan masyarakat—baik bapak, ibu, saudara, maupun sahabat—untuk hadir dan merasakan atmosfer kebersamaan yang inspiratif.

Home Party bukan sekadar ajang pertemuan biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah belajar bersama, saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta motivasi tentang gaya hidup sehat, peluang pengembangan diri, dan nilai-nilai positif yang ditawarkan Atomy.

“Di sini kita belajar bersama, bertumbuh bersama, dan saling menguatkan. Tidak ada sekat, semua datang sebagai keluarga,” ungkap salah satu penggerak 313 Erllyn Family Manado Center.

Menariknya, peserta tidak hanya diajak untuk hadir, tetapi juga mengajak teman, kerabat, dan relasi sebanyak mungkin. Semangat berbagi ini diyakini mampu membuka peluang baru bagi banyak orang, baik dalam hal pengetahuan, relasi, maupun inspirasi untuk menjalani hidup yang lebih baik.

Suasana Home Party dikemas secara santai namun penuh makna. Peserta dapat berdiskusi, bertanya, dan berbagi cerita dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Tidak sedikit peserta yang mengaku mendapatkan motivasi baru, sudut pandang berbeda, bahkan kepercayaan diri untuk melangkah ke arah yang lebih positif setelah mengikuti kegiatan ini.

“Kadang yang kita butuhkan bukan hanya produk atau informasi, tapi lingkungan yang mendukung dan orang-orang yang saling menyemangati,” ujar salah satu peserta.

Melalui kegiatan rutin ini, 313 Erllyn Family Manado Center berharap dapat menjadi ruang tumbuh bagi masyarakat, tempat lahirnya semangat kolaborasi, pembelajaran, dan perubahan ke arah yang lebih baik. Komunitas ini percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari pertemuan kecil yang penuh niat baik.

Bagi masyarakat Manado dan sekitarnya, Home Party Atomy ini menjadi kesempatan emas untuk belajar, membangun relasi, dan menemukan inspirasi baru. Tidak ada kewajiban, tidak ada paksaan—yang ada hanyalah semangat kebersamaan dan keinginan untuk maju bersama.

Dengan moto belajar bersama, bertumbuh bersama, dan berbagi bersama, 313 Erllyn Family Manado Center terus membuka pintu bagi siapa saja yang ingin berkembang, memperluas wawasan, dan menjadi bagian dari komunitas yang positif dan saling mendukung.

Satu pertemuan kecil bisa mengubah cara pandang, satu komunitas positif bisa mengubah masa depan. Datang, belajar, dan bertumbuhlah bersama kami.” (red)

HALSEL, Malutline— Kabar menggembirakan datang dari dunia musik lokal Halmahera Selatan. Penyanyi daerah Anwar Batulak, yang sempat menderita stroke, kini menunjukkan perkembangan kesehatan yang sangat signifikan. Berkat doa, dukungan, serta motivasi dari keluarga, sahabat, dan para kerabat, proses pemulihan Anwar berjalan dengan baik dan telah mencapai sekitar 80 hingga 90 persen.

Rasa syukur mendalam pun diungkapkan Anwar Batulak atas nikmat kesembuhan yang terus diberikan oleh Allah SWT. Ia mengaku, kekuatan doa serta semangat dari orang-orang terdekat menjadi energi besar dalam melewati masa-masa sulit selama menjalani pengobatan dan pemulihan.

Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus bukti pemulihan yang terus membaik, Anwar Batulak kembali tampil di atas panggung pada acara lepas sambut Tahun 2025–2026 yang digelar di UMKM Bacan, dengan tajuk “Peduli Sumatera, Aceh”.

Penampilannya tersebut disambut hangat oleh masyarakat dan pengunjung yang hadir, yang tampak terharu sekaligus bangga melihat Anwar kembali bernyanyi dengan penuh semangat.

Meski masih dalam tahap pemulihan, Anwar mampu menunjukkan performa yang meyakinkan. Kehadirannya di atas panggung menjadi simbol semangat juang dan harapan, bahwa keterbatasan akibat sakit bukanlah akhir dari segalanya.

“Alhamdulillah, proses penyembuhan berjalan lancar. Terima kasih atas doa dan motivasi dari semua sahabat dan kerabat. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan hingga 100 persen,” ujar Anwar dengan penuh haru.

Kembalinya Anwar Batulak ke dunia tarik suara tidak hanya menjadi kabar bahagia bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya para penyintas stroke, bahwa dengan usaha, doa, dan dukungan, harapan untuk pulih dan berkarya kembali selalu ada. (Red)

AMBON, Malutline — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Ardiansyah Buamonabot, seorang calon Bintara TNI Angkatan Darat, yang dijadwalkan akan dilantik pada 7 Januari 2026.

Momen bahagia yang telah lama dinantikan itu berubah menjadi kabar pilu setelah Ardiansyah mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Tingkat (RST) Ambon, akibat sakit, sebelum sempat mengikuti prosesi pelantikan.

Ardiansyah dikenal sebagai sosok muda penuh semangat dan menjadi kebanggaan keluarga. Keberhasilannya menembus pendidikan dan tahapan seleksi hingga dinyatakan lulus sebagai calon Bintara TNI AD merupakan pencapaian besar yang disambut haru oleh keluarga dan kerabat.

Demi menghadiri pelantikan tersebut, kakek serta kedua adiknya lebih dulu berangkat dari Sanana menuju Kota Ambon. Perjalanan laut itu dilakukan dengan penuh harap dan doa, membayangkan momen kebahagiaan saat menyaksikan Ardiansyah resmi dilantik sebagai prajurit TNI AD.

Namun setibanya di Ambon, suasana haru dan bangga seketika berubah menjadi kesedihan yang mendalam. Kakek dan kedua adiknya langsung menuju RST Ambon, tetapi yang mereka temui bukanlah senyum bahagia Ardiansyah, melainkan jasad almarhum yang telah terbujur kaku. Tangis pun pecah, menandai hilangnya sosok yang menjadi tumpuan harapan keluarga.

Kepergian Ardiansyah meninggalkan luka mendalam, tidak hanya bagi keluarga inti, tetapi juga bagi kerabat dan rekan-rekannya. Banyak pihak menilai almarhum sebagai pribadi yang berbakti kepada keluarga dan memiliki tekad kuat untuk mengabdi kepada negara melalui TNI Angkatan Darat.

Kepergian Ardiansyah menjelang hari pelantikan menjadi pengingat bahwa takdir adalah kuasa Allah SWT. Di saat manusia telah merancang kebahagiaan, Allah memiliki rencana terbaik bagi hamba-Nya.
Keluarga besar almarhum berharap, segala amal ibadah Ardiansyah diterima di sisi Allah SWT, dosa-dosanya diampuni, dan almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan, Ardiansyah Buamonabot. (Red)

TERNATE, Malutline— Suasana dini hari di Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, mendadak berubah mencekam. Samsudin Sidik (50), seorang warga Desa Orimakurunga kecamatan kayoa selatan yang berdomisili di nde kecamatan Ternate Selatan kota Ternate, nyaris kehilangan tangan kirinya setelah dibacok secara brutal oleh pria mabuk, Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 03.00 WIT.

Insiden berdarah itu bermula ketika korban menegur sekelompok pria yang tengah berpesta minuman keras tepat di depan rumahnya, Teguran tersebut dilakukan lantaran korban merasa terganggu, terlebih anaknya sedang dalam kondisi sakit dan membutuhkan ketenangan.
Alih-alih mengindahkan teguran, kelompok tersebut justru kembali mendatangi lokasi beberapa saat kemudian. Adu mulut pun tak terhindarkan antara korban dan salah satu pelaku berinisial AM alias Adam (35), yang saat itu berada dalam pengaruh alkohol.

Dalam kondisi emosi memuncak, korban sempat menampar pelaku dan kembali meminta agar mereka segera pergi. Namun pelaku yang tersulut amarah justru bertindak nekat. Ia mengambil sebuah gergaji yang berada tidak jauh dari lokasi dan secara membabi buta menebas korban.

Korban mengalami luka parah pada tangan kiri saat berusaha melindungi bagian kepala. Akibat serangan tersebut, dua tulang telapak tangan (metacarpal) serta tulang ulna korban dilaporkan putus.
“Korban saat ini masih dirawat intensif di IGD RSUD dr. Chasan Boesoerie Ternate,” ungkap Baim (38), keluarga korban.
Pihak keluarga mendesak aparat penegak hukum agar memproses pelaku secara tegas dan transparan. “Kami berharap kasus ini diusut sampai tuntas agar menjadi efek jera,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Ternate Selatan, Ipda Fatmawati Sukur, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pelaku utama telah diamankan tak lama setelah laporan diterima.

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini menjalani proses hukum,” tegasnya.
Diketahui, korban Dino Sidik merupakan adik kandung almarhum mantan Bupati Halmahera Selatan, Hi. Usman Sidik. Sementara pelaku diketahui bernama Adam Melmanbessy, kelahiran Ternate 14 Februari 1990, berusia 35 tahun, berprofesi sebagai wiraswasta dengan alamat Desa amasing kota Utara kecamatan Bacan kabupaten Halmahera Selatan.

Kasus ini juga diduga melibatkan sejumlah orang lain yang berada di lokasi kejadian. Namun hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan dan pendalaman, sementara pelaku lain belum berhasil diamankan.

Peristiwa ini kembali menegaskan betapa konsumsi minuman keras kerap menjadi pemicu utama tindak kekerasan yang meresahkan masyarakat serta mengancam keamanan dan ketertiban umum. (Red)

TERNATE, Malutline — Tangis haru dan rasa syukur menyelimuti sebuah keluarga sederhana di Desa Orimakurunga, Kecamatan Kayoa Selatan kabupaten Halmahera Selatan, saat Yusri Saleh pada Sabtu (20/12/2025) akhirnya resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) usai menuntaskan pendidikan Strata Satu (S1) Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Khairun (Unkhair) Ternate.

Keberhasilan ini bukan sekadar capaian akademik, melainkan potret nyata perjuangan panjang, doa yang tak pernah terputus, serta pengorbanan orang tua yang hidup dalam keterbatasan ekonomi namun kaya akan keteguhan iman.

Ayah Yusri, Saleh Hi. Ali, dikenal luas oleh masyarakat Orimakurunga sebagai imam desa. Di samping mengabdikan diri dalam urusan keagamaan, ia juga berprofesi sebagai petani untuk menghidupi keluarganya. Dari ladang kebun hingga sajadah masjid, hidupnya diabdikan untuk bekerja dan berdoa demi masa depan anak-anaknya.

Di sela-sela aktivitas bertani dan memimpin ibadah, Saleh Hi. Ali dengan penuh kesabaran dan keikhlasan berjuang menyekolahkan Yusri hingga ke bangku perguruan tinggi. Dengan penghasilan yang tidak menentu, membiayai pendidikan bukan perkara mudah.

Namun keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan membuatnya tak pernah menyerah. Setiap tetes keringat di kebun, setiap doa yang dipanjatkan di mihrab masjid, menjadi saksi bisu perjalanan panjang menuju hari bahagia tersebut.

Peran sang ibu, Dahlia Hi. Nasa, juga tak kalah penting, Dengan keteguhan hati dan doa seorang ibu, ia terus memberi semangat, kekuatan, serta pengorbanan tanpa pamrih demi masa depan anaknya.
“Sebagai orang tua, kami hanya bisa berdoa dan berusaha semampu kami. Alhamdulillah, Allah menjawab doa kami,” ungkap Saleh Hi. Ali dengan mata berkaca-kaca.

Bagi masyarakat Orimakurunga, keberhasilan Yusri Saleh merupakan kebanggaan bersama. Ia menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi, selama disertai kerja keras, doa, dan tekad yang kuat.

Gelar S.Pd yang diraih Yusri diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan kemampuan Bahasa Inggris bagi generasi muda di daerah.

Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi anak-anak desa, bahwa mimpi setinggi apa pun dapat diraih, meski terlahir dari keluarga sederhana. Dari seorang imam desa dan petani di Orimakurunga, lahirlah seorang sarjana yang diharapkan mampu membawa perubahan dan harapan baru.

Di balik toga dan gelar sarjana, tersimpan kisah tentang doa, keringat, kesabaran, dan cinta orang tua—kisah yang akan selalu dikenang sebagai bagian penting dari perjalanan hidup Yusri Saleh, S.Pd. (red)