TERNATE, Malutline — Suasana penuh semangat mewarnai hari kedua pelaksanaan Gebyar Ekonomi Nusantara Kreatif (GENK 25) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun, Jumat (24/10/2025). Setelah pembukaan yang megah sehari sebelumnya, kegiatan yang digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB bersama tiga program studi — Manajemen, Ekonomi Pembangunan, dan Akuntansi — ini kembali menarik perhatian civitas akademika dengan berbagai agenda seru, edukatif, dan kreatif.
Salah satu momen paling ditunggu adalah lomba domino, yang berhasil menciptakan suasana hangat sekaligus kompetitif di lingkungan kampus. Meskipun sederhana, permainan ini justru menjadi ajang kebersamaan yang menyatukan mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas dalam satu meja kompetisi.
Pertandingan berlangsung sengit. Setiap putaran dipenuhi sorakan dan tawa penonton yang membuat suasana semakin hidup. Strategi, konsentrasi, dan kecepatan berpikir para peserta benar-benar diuji di hadapan rekan-rekan mereka.
Dalam hasil akhir, pasangan Bapak Nonce dan Bapak Ir sukses merebut Juara I, sementara tim Dekan FEB bersama Ketua Senat FEB harus puas di posisi Juara II. Tak hanya menunjukkan sportivitas, keikutsertaan para dosen dan pimpinan fakultas juga menjadi bukti nyata dukungan terhadap kegiatan mahasiswa.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya hiburan, tapi menjadi wadah mempererat hubungan antara mahasiswa dan dosen. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dijaga,” ujar salah satu panitia, Ristandi Latawan, yang juga Ketua Panitia GENK 25.
Selain lomba domino, GENK 25 juga diisi dengan berbagai kegiatan lain seperti workshop, lomba debat bahasa Inggris, dan pameran kreativitas mahasiswa, yang semuanya bertujuan untuk mengasah daya cipta, kolaborasi, serta kompetensi mahasiswa di bidang ekonomi kreatif.
Dekan FEB Universitas Khairun, Dr. Muhsin N. Bailusy, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas antusiasme mahasiswa dalam menyukseskan acara ini.
“GENK 25 menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa FEB memiliki potensi luar biasa. Kreativitas dan kolaborasi seperti inilah yang akan membawa fakultas ini semakin maju,” ungkapnya.
Kemeriahan hari kedua GENK 25 menjadi bukti bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi akademik antara dosen dan mahasiswa. Suasana akrab yang terjalin di tengah tawa dan kompetisi menjadi simbol semangat kebersamaan keluarga besar FEB Universitas Khairun.
Rangkaian kegiatan GENK 25 masih akan berlanjut hingga hari penutupan. Dengan semangat kolaborasi yang tinggi, acara ini diharapkan terus menjadi ruang inspiratif bagi mahasiswa untuk berinovasi, berkarya, dan menebar semangat ekonomi kreatif di Maluku Utara. (GENK25)





