LABUHA, Malutline – Semangat kebersamaan dan optimisme menjelang akhir tahun begitu terasa dalam kegiatan Year-End Media Gathering yang digelar Harita Nickel bersama para jurnalis di Kabupaten Halmahera Selatan (Hal-Sel). Acara yang berlangsung di Starlight Cafe, Labuha, pada Selasa (02/12/2025), menghadirkan suasana penuh keakraban antara tim Media Relations Harita Nickel dan para insan pers dari berbagai media lokal hingga nasional.

Disajikan dalam format santai dan interaktif, pertemuan ini menjadi ruang terbuka bagi kedua pihak untuk saling mengenal lebih dekat, berbagi pandangan, serta memperkuat kolaborasi dalam penyampaian informasi terkait perkembangan perusahaan. Sejak para jurnalis mulai berdatangan, suasana hangat langsung tercipta melalui percakapan ringan seputar dinamika pemberitaan dan isu aktual di Halmahera Selatan.

Vice President Media Relations Harita Nickel, Irsyad Prakasa, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremoni akhir tahun. Media, ujarnya, merupakan mitra strategis perusahaan dalam memastikan informasi yang sampai ke masyarakat bersifat akurat, transparan, dan berimbang.

“Pertemuan seperti ini adalah ruang silaturahmi untuk memperkuat relasi dan memastikan komunikasi antara Harita Nickel dan rekan-rekan media berjalan dengan transparan. Kami percaya kerja kolaboratif bersama media merupakan kunci terciptanya ekosistem informasi yang sehat,” ungkap Irsyad di hadapan para jurnalis.

Sementara itu, Assistant Vice President Media Relations Harita Nickel, Bayu Gialucca Vialli, menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi jembatan komunikasi dua arah yang terus diperkuat dari tahun ke tahun. Ia menekankan pentingnya ruang dialog terbuka dalam menjaga kualitas pemberitaan mengenai aktivitas perusahaan, baik terkait operasional, program sosial, maupun komitmen keberlanjutan.

“Silaturahmi ini bukan sekadar temu akhir tahun, tetapi bentuk ajakan bagi seluruh media untuk terus berkolaborasi dalam publikasi informasi yang bermanfaat. Harita Nickel selalu membuka pintu dialog, berbagi data, serta memberikan akses bagi media demi terciptanya pemberitaan yang objektif dan konstruktif,” tutur Bayu.

Acara berlangsung semakin dinamis dengan diskusi santai dan sesi tanya jawab. Para jurnalis antusias memberikan masukan terkait pola komunikasi perusahaan, kecepatan respons informasi, hingga mekanisme klarifikasi yang selama ini dinilai cukup baik. Harita Nickel menerima setiap masukan tersebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan hubungan dengan media.

Suasana keakraban memuncak saat kegiatan diakhiri dengan makan malam bersama. Para peserta tampak berbaur tanpa sekat, membicarakan peluang kolaborasi dan agenda peliputan di tahun mendatang. Para jurnalis mengapresiasi konsistensi Harita Nickel dalam menjaga komunikasi terbuka dan responsif terhadap isu-isu yang membutuhkan klarifikasi perusahaan.

Year-End Media Gathering ini diharapkan menjadi momentum penguatan kemitraan yang lebih solid antara Harita Nickel dan insan pers di Halmahera Selatan. Dengan semangat keterbukaan dan komitmen transparansi, kedua pihak optimis dapat terus berjalan bersama menuju keberlanjutan perusahaan dan kemajuan daerah khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan.(Red)

LABUHA, Malutline — Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti kediaman pribadi mantan Bupati Halmahera Selatan dua periode, DR. H. Muhammad Kasuba, di Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, pada Selasa (2/12/2025). Ribuan doa dan ungkapan syukur dipanjatkan dalam prosesi cukur rambut putra Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, yang menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar Kasuba.

Acara religi yang sarat makna itu menjadi ajang silaturahmi para tokoh penting Halmahera Selatan. Hadir langsung DR. H. Muhammad Kasuba, sang kakek yang dikenal sebagai salah satu figur sentral perkembangan Halsel. Kehadiran beliau bukan hanya sebagai orang tua, tetapi juga simbol perjalanan panjang kepemimpinan dan pengabdian keluarga Kasuba bagi daerah.

Selain itu, Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muksin, turut hadir memberikan penghormatan dan doa terbaik. Ia datang bersama sejumlah pejabat teras lingkup Pemerintah Daerah Halsel, memperlihatkan kekompakan dan solidaritas jajaran pemerintahan terhadap pemimpin daerah yang tengah berbahagia.

Prosesi cukur rambut, yang dalam tradisi Islam disebut Aqiqah, diawali dengan pembacaan doa-doa keselamatan dan keberkahan. Para tokoh dan keluarga secara bergantian melakukan pemotongan rambut sebagai simbol pengharapan agar sang anak tumbuh dalam lindungan Allah SWT, menjadi pribadi yang saleh, berakhlak mulia, serta membawa manfaat bagi masyarakat.

Suasana kekeluargaan terasa sangat kuat. Tawa renyah anak-anak, canda para keluarga, hingga ucapan selamat dari para tamu undangan menjadikan acara ini bukan hanya bernilai spiritual, tetapi juga penuh kedekatan emosional. Para tamu juga disuguhkan hidangan khas Halmahera Selatan sebagai bentuk penghormatan bagi setiap yang datang.

Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menyampaikan terima kasih atas kehadiran para tokoh dan pejabat yang meluangkan waktu di tengah kesibukan mereka. Ia berharap dukungan moral dan doa yang diberikan menjadi awal baik bagi masa depan putranya.

“Ini bukan hanya acara keluarga, tetapi momentum penuh syukur. Kami sangat berterima kasih atas doa, dukungan, dan kehadiran semua pihak,” ujar Bassam.

Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu menjadi gambaran kuatnya nilai kekeluargaan dan tradisi di Halmahera Selatan. Prosesi tersebut sekaligus menegaskan bahwa keharmonisan dan persatuan dalam masyarakat merupakan bagian penting dari perjalanan sebuah daerah.

Dengan doa-doa terbaik yang dipanjatkan, keluarga besar Kasuba berharap putra Bupati dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang membawa cahaya kebaikan bagi Halmahera Selatan di masa mendatang.

Sebuah momen haru menyelimuti keluarga Kasuba ketika doa khusus dipanjatkan untuk putra mereka, Muhammad Sa’ad Abdurahman Kasuba. Dalam suasana penuh kekhidmatan, keluarga memohon limpahan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT agar putra tercinta tumbuh menjadi pribadi saleh dan membawa kebaikan bagi sesama.

Dalam doa yang dipanjatkan, keluarga berharap agar Sa’ad diberikan umur panjang dalam ketaatan, hati yang lembut, akhlak yang kuat, serta menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya. Mereka juga memohon agar setiap langkah hidupnya dipenuhi petunjuk Ilahi dan dijauhkan dari segala bentuk keburukan.

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keberkahan-Mu kepada putra kami. Jadikanlah setiap detik hidupnya dipenuhi kebaikan dan cahaya petunjuk-Mu,” demikian salah satu penggalan doa yang dipanjatkan.

Keluarga juga berharap Muhammad Sa’ad dapat tumbuh menjadi penyejuk mata keluarga, pembawa ketenangan, serta penerus kebaikan. Tidak hanya itu, mereka memohon agar ia dikaruniai ilmu yang bermanfaat, rezeki halal nan luas, serta hati yang senantiasa terpaut dengan iman dan Al-Qur’an.

Doa penuh harap itu menjadi simbol kecintaan dan tanggung jawab moral keluarga dalam membimbing generasi penerus agar tetap berada di jalan yang diridai Allah SWT.
(Red)

LABUHA, Malutline – Persatuan Bulutangkis (PB) Anaseni resmi bertolak ke Kota Ternate untuk mengikuti ajang Piala Gubernur Maluku Utara 2025, yang akan digelar pada 3–7 Desember 2025 di Duafa Center. Keikutsertaan PB Anaseni menjadi kebanggaan tersendiri karena klub ini akan mewakili Kabupaten Halmahera Selatan dalam turnamen bergengsi yang mempertemukan klub-klub terbaik se-Indonesia Timur.

Turnamen ini menjadi kesempatan emas bagi PB Anaseni untuk mengukur kemampuan para atlet muda, meningkatkan pengalaman bertanding, serta membuktikan kualitas pemain Halsel di level kompetisi yang lebih luas.

PB Anaseni menurunkan atlet pada kategori:

🔹 Tunggal Pemula
🔹 Tunggal Remaja
🔹 Tunggal Taruna
🔹 Ganda Remaja

 

Atlet yang diberangkatkan, Kevin Emanuel Siwi (SMA Negeri 1 Halsel) Al Fadhil La Samsudin (SMA Negeri 7 Halsel) Muhammad Nizzar Rahman Yeubun (SMP IT Insan Kamil)

Raffa Aditya Ashari (SMA Negeri 1 Halsel) Para atlet akan bertanding dibawah arahan pelatih Atha Bachans, yang turut mendampingi selama kompetisi berlangsung.

Manager PB Anaseni, Sa’adiah Iskandar Alam, menyampaikan rasa optimis terhadap penampilan para atlet muda binaannya.

“Kami berangkat dengan penuh semangat dan keyakinan. Anak-anak sudah berlatih maksimal, dan event ini menjadi kesempatan besar bagi mereka untuk tampil percaya diri dan bersaing dengan atlet-atlet terbaik se-Indonesia Timur. Kami berharap mereka bisa membawa pulang hasil terbaik dan mengharumkan nama Halmahera Selatan,” ujarnya.

Dengan persiapan yang matang serta dukungan penuh masyarakat Halsel, PB Anaseni diharapkan mampu menorehkan prestasi membanggakan dan mengangkat nama Bumi Saruma di kancah bulutangkis regional. (Red)

LABUHA, Malutline – Pemerintah Desa Kampung Makian menerima kunjungan resmi dari pihak Kejaksaan Tinggi Kabupaten Halmahera Selatan dalam rangka pelaksanaan sosialisasi pengelolaan Dana Desa (DD) yang transparan dan akuntabel untuk tahun anggaran 2025. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi pemerintah desa dalam memperkuat tertib administrasi serta pencegahan potensi penyalahgunaan anggaran desa.

Kepala Desa Kampung Makian, Gurdam Abusama, menyampaikan apresiasi atas kehadiran kejaksaan sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam memastikan pemanfaatan Dana Desa tepat sasaran dan sesuai regulasi.

“Kami menyambut baik bimbingan dan arahan dari pihak Kejaksaan. Sosialisasi ini sangat bermanfaat agar aparatur desa semakin memahami aturan pengelolaan keuangan, sehingga seluruh program pembangunan dapat dipertanggungjawabkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pihak kejaksaan memberikan pemahaman mengenai tata kelola Dana Desa mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, pengawasan, hingga pertanggungjawaban administrasi dan keuangan. Penekanan utama sosialisasi yaitu mengedepankan transparansi, mencegah praktik penyimpangan, serta memastikan setiap rupiah anggaran desa dikelola untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Perwakilan kejaksaan juga mengingatkan pentingnya pelaporan terbuka kepada publik sebagai bentuk pengawasan sosial, sehingga masyarakat dapat ikut mengawal jalannya pembangunan desa.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, Pemerintah Desa Kampung Makian menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa. Harapannya, penggunaan Dana Desa tahun 2025 membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta menjadi contoh pelaksanaan anggaran yang bersih, profesional, dan bertanggung jawab. (Red)

HALSEL, Malutline — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas melalui pelaksanaan Sosialisasi Antikorupsi dengan tema “Bangun Halmahera Selatan Tanpa Korupsi, Demi Senyum dan Berkah untuk Semua.” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam mengawal keberhasilan visi dan misi Bupati Halmahera Selatan di seluruh perangkat daerah.

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber profesional, yakni Koordinator Pengawasan Kelompok JFA Bidang Investigasi BPKP Perwakilan Provinsi Maluku Utara, yang telah memiliki rekam jejak panjang dalam penanganan audit investigatif, pengawasan intern, serta pencegahan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan negara. Kehadiran pemateri dari BPKP ini memberikan nilai tambah signifikan dalam memperluas wawasan para peserta sosialisasi terkait risiko dan modus korupsi yang kerap terjadi di sektor publik.

Inspektur Kabupaten Halmahera Selatan Ilham Abubakar SH. dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema sosialisasi ini mengandung pesan mendalam tentang komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan birokrasi yang sehat, jujur, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Pencegahan korupsi bukan hanya tanggung jawab lembaga penegak hukum, tetapi menjadi kewajiban seluruh aparatur pemerintah.

Dengan meningkatkan kesadaran dan memupuk integritas, kita ingin menghadirkan Halmahera Selatan yang bersih, memberikan senyum bagi masyarakat, dan membawa berkah bagi pembangunan daerah,” ujarnya. Dalam pemaparan materi, narasumber dari BPKP Maluku Utara menjelaskan berbagai bentuk penyimpangan yang sering muncul dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk gratifikasi, nepotisme, benturan kepentingan, penyalahgunaan kewenangan, dan kelemahan dalam sistem pengendalian intern pemerintah.

Peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai cara mendeteksi, mencegah, dan melaporkan potensi tindak korupsi, serta pentingnya kepatuhan terhadap regulasi nasional dalam pengelolaan keuangan daerah, Beliau juga menekankan pentingnya komitmen moral dan etika dalam menjalankan tugas publik. Dengan pengalaman profesional di bidang investigasi dan pengawasan, pemateri memaparkan contoh kasus yang relevan—tanpa menyebutkan identitas atau lokasi spesifik—untuk memperjelas bagaimana pelanggaran dapat terjadi serta dampaknya terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pendekatan edukatif ini membawa pemahaman baru bagi para ASN mengenai pentingnya integritas sebagai landasan utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Sosialisasi ini dinilai sangat penting mengingat Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan tengah mengakselerasi berbagai program pembangunan daerah.

Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan visi dan misi Bupati tidak akan tercapai jika masih terdapat praktik-praktik koruptif, kecurangan, serta penyalahgunaan kewenangan di lingkungan internal pemerintahan. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh ASN dalam menciptakan pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, sosialisasi antikorupsi ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil pemetaan risiko integritas yang terungkap melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) yang dilaksanakan oleh KPK. Pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi dan catatan evaluasi tersebut dengan memperbaiki sistem pengawasan, meningkatkan transparansi layanan publik, serta menumbuhkan budaya kerja yang bebas dari konflik kepentingan. Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Pemkab Halmahera Selatan berharap seluruh perangkat daerah mampu menjadi role model dalam penerapan nilai-nilai integritas, sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan sesuai prinsip keadilan dan profesionalisme.

Pemerintah menegaskan bahwa perjalanan menuju Halmahera Selatan yang bersih dan berintegritas memerlukan kolaborasi kuat antara pimpinan, aparatur pelaksana, serta masyarakat. Sosialisasi antikorupsi bertema “Bangun Halmahera Selatan Tanpa Korupsi, Demi Senyum dan Berkah untuk Semua” ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat fondasi pemerintahan yang bersih. Dengan pemahaman yang diperoleh, seluruh ASN diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjauhi segala bentuk penyimpangan.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang transparan, berkualitas, serta membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat (Red)