TERNATE, Malutline— Suasana dini hari di Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, mendadak berubah mencekam. Samsudin Sidik (50), seorang warga Desa Orimakurunga kecamatan kayoa selatan yang berdomisili di nde kecamatan Ternate Selatan kota Ternate, nyaris kehilangan tangan kirinya setelah dibacok secara brutal oleh pria mabuk, Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 03.00 WIT.
Insiden berdarah itu bermula ketika korban menegur sekelompok pria yang tengah berpesta minuman keras tepat di depan rumahnya, Teguran tersebut dilakukan lantaran korban merasa terganggu, terlebih anaknya sedang dalam kondisi sakit dan membutuhkan ketenangan.
Alih-alih mengindahkan teguran, kelompok tersebut justru kembali mendatangi lokasi beberapa saat kemudian. Adu mulut pun tak terhindarkan antara korban dan salah satu pelaku berinisial AM alias Adam (35), yang saat itu berada dalam pengaruh alkohol.
Dalam kondisi emosi memuncak, korban sempat menampar pelaku dan kembali meminta agar mereka segera pergi. Namun pelaku yang tersulut amarah justru bertindak nekat. Ia mengambil sebuah gergaji yang berada tidak jauh dari lokasi dan secara membabi buta menebas korban.
Korban mengalami luka parah pada tangan kiri saat berusaha melindungi bagian kepala. Akibat serangan tersebut, dua tulang telapak tangan (metacarpal) serta tulang ulna korban dilaporkan putus.
“Korban saat ini masih dirawat intensif di IGD RSUD dr. Chasan Boesoerie Ternate,” ungkap Baim (38), keluarga korban.
Pihak keluarga mendesak aparat penegak hukum agar memproses pelaku secara tegas dan transparan. “Kami berharap kasus ini diusut sampai tuntas agar menjadi efek jera,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Ternate Selatan, Ipda Fatmawati Sukur, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pelaku utama telah diamankan tak lama setelah laporan diterima.
“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini menjalani proses hukum,” tegasnya.
Diketahui, korban Dino Sidik merupakan adik kandung almarhum mantan Bupati Halmahera Selatan, Hi. Usman Sidik. Sementara pelaku diketahui bernama Adam Melmanbessy, kelahiran Ternate 14 Februari 1990, berusia 35 tahun, berprofesi sebagai wiraswasta dengan alamat Desa amasing kota Utara kecamatan Bacan kabupaten Halmahera Selatan.
Kasus ini juga diduga melibatkan sejumlah orang lain yang berada di lokasi kejadian. Namun hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan dan pendalaman, sementara pelaku lain belum berhasil diamankan.
Peristiwa ini kembali menegaskan betapa konsumsi minuman keras kerap menjadi pemicu utama tindak kekerasan yang meresahkan masyarakat serta mengancam keamanan dan ketertiban umum. (Red)





