TERNATE, Malutline – Forum Berantas Korupsi (FBK) Maluku Utara mendesak Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, untuk mengevaluasi kembali penunjukan Kadri La Ece sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara.

Desakan tersebut disampaikan Ketua FBK Maluku Utara, Haeril Abubakar, menyusul munculnya kembali sorotan publik terhadap nama Kadri La Ece yang sebelumnya pernah disebut dalam fakta persidangan perkara tindak pidana korupsi mantan Gubernur Maluku Utara, almarhum Abdul Gani Kasuba (AGK).

Menurut Haeril, dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kadri La Ece pernah mengakui adanya penyerahan uang sebesar Rp200 juta kepada AGK melalui orang kepercayaan mantan gubernur tersebut. Fakta persidangan itu, kata dia, menjadi alasan kuat bagi Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk melakukan evaluasi terhadap penunjukan pejabat yang menduduki jabatan strategis.

“Kami meminta Ibu Gubernur Sherly Tjoanda Laos untuk mengevaluasi kembali penunjukan Kadri La Ece sebagai Plt Kepala DKP. Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi,” ujar Haeril Abubakar.

Haeril menilai, meskipun Kadri La Ece hingga saat ini tidak berstatus tersangka maupun terdakwa dalam perkara yang menjerat AGK, fakta-fakta yang muncul dalam persidangan tetap perlu menjadi bahan pertimbangan dalam proses penempatan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Menurutnya, publik membutuhkan penjelasan yang transparan mengenai dasar pertimbangan pengangkatan pejabat, terutama pada jabatan yang berkaitan langsung dengan pengelolaan sumber daya dan pelayanan publik.

“Ini bukan soal menghakimi seseorang. Kami menghormati asas praduga tak bersalah. Namun pejabat publik harus mampu menghadirkan kepercayaan dan keyakinan masyarakat bahwa birokrasi dijalankan oleh figur-figur yang bebas dari kontroversi dan keraguan publik,” tegasnya.

FBK juga mendorong aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk terus menelusuri seluruh fakta yang terungkap dalam persidangan kasus AGK guna memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah kalangan menilai bahwa setiap aparatur sipil negara memiliki hak yang sama untuk menduduki jabatan pemerintahan sepanjang tidak terbukti melakukan tindak pidana berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Meski demikian, polemik yang berkembang menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap upaya reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi di Maluku Utara. Karena itu, transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan pengangkatan pejabat dinilai menjadi kebutuhan penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara belum memberikan keterangan resmi terkait desakan evaluasi terhadap penunjukan Kadri La Ece sebagai Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kadri La Ece belum membuahkan hasil. Nomor telepon seluler yang biasa digunakan oleh yang bersangkutan diketahui tidak lagi aktif sehingga keterangan resmi darinya belum dapat diperoleh.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Kadri La Ece maupun Pemerintah Provinsi Maluku Utara sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (Red)

HALSEL, Malutline – Dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan Puskesmas Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali mendapat sorotan. Proyek bernilai miliaran rupiah tersebut diduga tidak dikerjakan sesuai petunjuk teknis (juknis) dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Ketua Forum Berantas Korupsi (FBK) Maluku Utara, Haeril Abubakar, mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk menjadikan kasus pembangunan Puskesmas Laluin sebagai perhatian serius dalam upaya pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan anggaran negara.

Menurut Haeril, berbagai informasi yang diterima FBK Maluku Utara mengindikasikan adanya dugaan permasalahan sejak tahap perencanaan, proses tender hingga pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan.

“Kami meminta Kejaksaan Agung mengambil alih dan menjadikan kasus pembangunan Puskesmas Laluin sebagai atensi khusus. Dugaan persoalan dalam proyek ini bukan hanya pada pekerjaan fisik, tetapi juga diduga terjadi sejak proses perencanaan dan tender,” ujar Haeril Abubakar kepada Malutline, Senin (2/6/2026).

Haeril mengaku menerima laporan dan informasi dari berbagai sumber yang menyebut adanya dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam proyek tersebut. Bahkan, menurutnya, terdapat dugaan aliran dana proyek yang mengarah kepada oknum pejabat tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan oleh aparat penegak hukum yang berwenang.

“Kami tidak ingin mendahului proses hukum. Karena itu kami meminta Kejaksaan Agung, Kejati Maluku Utara, serta lembaga terkait untuk melakukan audit dan investigasi menyeluruh terhadap proyek ini, termasuk menelusuri aliran anggaran dan pihak-pihak yang diduga terlibat,” tegasnya.

Menurut Haeril, apabila benar ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis dan berpotensi menimbulkan kerugian negara, maka seluruh pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan aparat penegak hukum untuk memeriksa seluruh dokumen proyek, mulai dari perencanaan, penganggaran, proses lelang, kontrak kerja, pelaksanaan fisik hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

“Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas. Jangan sampai anggaran miliaran rupiah yang bersumber dari uang rakyat justru menghasilkan bangunan yang tidak sesuai standar dan merugikan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Haeril menilai kasus ini perlu diusut secara transparan dan profesional mengingat adanya dugaan keterlibatan berbagai pihak, baik dari unsur internal maupun eksternal. Ia berharap aparat penegak hukum tidak tebang pilih dalam menangani perkara yang berkaitan dengan kepentingan publik.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Jika ditemukan adanya unsur tindak pidana korupsi, gratifikasi, penyalahgunaan wewenang maupun persekongkolan dalam proses pengadaan, maka seluruh pihak yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban hukum,” tegas Haeril.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana, Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), maupun pihak lain yang terkait dengan proyek tersebut belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh informasi yang berimbang.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut atau merasa dirugikan dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (Red)

HALSEL, Malutline – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai acara Pengumuman Kelulusan dan Pelepasan Murid Kelas VI SD Negeri 250 Halmahera Selatan Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di aula sekolah, Senin (2/6/2026).

Acara yang dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, orang tua murid, komite sekolah, serta pemerintah desa tersebut menjadi momentum bersejarah bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar selama enam tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Marabose menyampaikan sambutan yang sarat makna dan pesan moral bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Mengawali sambutannya, Kades Marabose mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga seluruh rangkaian kegiatan pelepasan siswa dapat terlaksana dengan baik.

“Hari ini kita berkumpul dalam rangka perpisahan siswa-siswi kelas VI SD Negeri 250 Halmahera Selatan Tahun Ajaran 2025/2026. Ini merupakan momen yang membahagiakan sekaligus mengharukan karena anak-anak kita telah berhasil menyelesaikan pendidikan dasar dan siap melangkah ke jenjang berikutnya,” ujar Kades.

Dalam sambutannya, Kades Marabose menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung proses pendidikan di SD Negeri 250 Halsel.

Ucapan terima kasih pertama disampaikan kepada seluruh panitia dan pihak sekolah yang telah mempersiapkan kegiatan sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar. Selanjutnya, ia juga memberikan penghargaan kepada para orang tua dan wali murid yang selama enam tahun penuh mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada pihak sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali murid yang telah mempercayakan anak-anaknya kepada para guru di SD Negeri 250 Halsel. Dukungan orang tua merupakan faktor penting dalam keberhasilan pendidikan anak-anak kita,” katanya.

Tak hanya itu, Kades juga memberikan penghormatan khusus kepada para guru yang dinilainya telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, kesabaran, dan keikhlasan dalam mendidik para siswa.

Menurutnya, keberhasilan siswa hingga mampu menyelesaikan pendidikan dasar tidak terlepas dari kerja keras para guru yang setiap hari membimbing, mengajar, dan membentuk karakter anak-anak.

“Guru bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, disiplin, dan akhlak yang baik kepada generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, jasa guru sangat besar dalam membentuk masa depan anak-anak kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kades Marabose mengingatkan para siswa bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari perjalanan yang lebih panjang dalam menuntut ilmu.

Ia mengajak seluruh siswa untuk terus belajar, menjaga semangat, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Kepada anak-anakku sekalian, saya ucapkan selamat atas pencapaian yang telah diraih hari ini. Jangan pernah berhenti belajar dan menuntut ilmu hingga akhir hayat. Teruslah mengejar cita-cita dan jadilah generasi yang mampu membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa,” pesannya.

Kades juga menekankan pentingnya sikap hormat dan patuh kepada orang tua serta guru. Menurutnya, kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh akhlak, etika, dan penghormatan terhadap orang-orang yang telah berjasa dalam kehidupannya.

“Ingatlah selalu jasa kedua orang tua dan para guru. Patuhilah nasihat mereka karena dari sanalah lahir kesuksesan dan keberkahan hidup. Anak yang menghormati orang tua dan guru akan mendapatkan kemudahan dalam meraih masa depannya,” tegasnya.

Selain memberikan motivasi kepada para siswa, Kades Marabose juga menitipkan pesan kepada seluruh orang tua dan tenaga pendidik agar terus bersinergi dalam mengawal tumbuh kembang anak-anak.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.

“Kesuksesan anak-anak adalah hasil kerja bersama. Orang tua, guru, dan lingkungan harus terus memberikan perhatian, pengawasan, serta motivasi agar mereka tetap istiqamah dalam menempuh pendidikan formal maupun nonformal sebagai bekal menuju masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.

Di penghujung sambutannya, Kades Marabose menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama dirinya dan jajaran komite sekolah mendukung proses pendidikan di SD Negeri 250 Halmahera Selatan.

Ia berharap seluruh pihak tetap menjaga silaturahmi dan terus mendukung kemajuan dunia pendidikan di Desa Marabose.

Menutup sambutannya, Kades mengutip sebuah pesan inspiratif tentang pentingnya pendidikan sebagai kunci perubahan dan kemajuan suatu bangsa.

“Pendidikan adalah tiket menuju masa depan. Hari esok adalah milik mereka yang mempersiapkannya hari ini.”

Kalimat tersebut disambut tepuk tangan para hadirin yang memenuhi ruangan acara.

Suasana haru semakin terasa ketika para siswa, orang tua, dan guru saling memberikan ucapan selamat serta doa terbaik. Banyak orang tua tampak terharu melihat putra-putri mereka berhasil menyelesaikan pendidikan dasar setelah enam tahun menempuh proses belajar.

Acara pelepasan siswa SD Negeri 250 Halmahera Selatan tersebut menjadi momentum penuh makna yang tidak hanya menandai berakhirnya masa belajar di sekolah dasar, tetapi juga menjadi awal langkah baru bagi para siswa untuk meraih cita-cita dan masa depan yang gemilang. (Red)

TERNATE, Malutline – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti kegiatan Pengumuman dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI SD Negeri 25 Kota Ternate Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung di lingkungan sekolah, Selasa (02/06/2026).

Kegiatan yang dihadiri para siswa, orang tua, guru, serta tenaga kependidikan tersebut menjadi momen bersejarah bagi para siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan dasar selama enam tahun. Dengan dekorasi panggung yang meriah dihiasi balon warna-warni serta nuansa kebersamaan yang hangat, acara berlangsung penuh khidmat dan emosional.

Mengusung tema “Teruslah Perjuanganmu Menghadapi Impianmu Dengan Doa Orang Tua dan Guru”, pelepasan ini tidak hanya menjadi ajang pengumuman kelulusan, tetapi juga menjadi momentum untuk memberikan motivasi kepada para siswa agar terus berjuang meraih cita-cita dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala SDN 25 Kota Ternate, Rinto Rauf, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para siswa kelas VI yang berhasil menyelesaikan pendidikan dasar dengan baik. Ia mengungkapkan bahwa pada Tahun Pelajaran 2025/2026, sebanyak 65 siswa mengikuti proses pendidikan hingga akhir dan seluruhnya dinyatakan lulus atau mencapai tingkat kelulusan 100 persen.

“Alhamdulillah, tahun ini sebanyak 65 siswa kelas VI dinyatakan lulus seratus persen. Ini merupakan hasil kerja keras siswa, dedikasi para guru, serta dukungan penuh dari orang tua dan seluruh keluarga besar SDN 25 Kota Ternate,” ujar Rinto.

Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari perjuangan baru untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Karena itu, ia berpesan agar para lulusan tetap menjaga semangat belajar, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan selama berada di bangku sekolah dasar.

“Kami bangga melihat perkembangan anak-anak selama enam tahun menempuh pendidikan di SDN 25 Kota Ternate. Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik. Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah berhenti mengejar impian,” pesannya.

Suasana haru semakin terasa ketika sejumlah siswa dan orang tua tampak meneteskan air mata saat mengenang perjalanan pendidikan yang telah dilalui bersama. Banyak orang tua mengaku bangga melihat putra-putri mereka berhasil menuntaskan pendidikan dasar dan siap melanjutkan ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selain pengumuman kelulusan, kegiatan juga diisi dengan berbagai penampilan siswa, penyampaian pesan dan kesan, serta sesi foto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan atas kebersamaan yang telah terjalin selama enam tahun terakhir.

Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka mengenakan pakaian terbaik dan mengabadikan momen bersama teman-teman, guru, serta keluarga. Gelak tawa bercampur haru mewarnai setiap sudut ruangan, menciptakan kenangan yang akan selalu dikenang dalam perjalanan pendidikan mereka.

Rinto Rauf juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan yang telah bekerja keras membimbing para siswa hingga mencapai kelulusan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi yang baik antara sekolah dan orang tua dalam mendidik serta membentuk karakter anak.

Dengan berakhirnya Tahun Pelajaran 2025/2026, SDN 25 Kota Ternate kembali melepas generasi penerus bangsa yang diharapkan mampu melanjutkan pendidikan dengan semangat belajar yang tinggi, berprestasi, berakhlak mulia, serta mampu membawa nama baik sekolah di masa mendatang.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kelulusan para siswa sekaligus harapan agar seluruh lulusan SDN 25 Kota Ternate senantiasa diberikan kemudahan, kesuksesan, kesehatan, dan keberkahan dalam menggapai cita-cita mereka.

Kelulusan 100 persen yang diraih oleh 65 siswa kelas VI tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SDN 25 Kota Ternate sekaligus menjadi bukti komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Laken)

TERNATE, Malutline – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 untuk jenjang SMA dan SMK di seluruh wilayah Maluku Utara. Program ini menjadi pintu masuk bagi calon peserta didik untuk melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027 dengan mekanisme yang lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.

Melalui sistem berbasis digital yang dapat diakses melalui laman resmi spmb.malutprov.go.id, pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan yang adil bagi seluruh calon murid tanpa diskriminasi serta mengedepankan prinsip keterbukaan dalam setiap tahapan seleksi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini dilakukan secara terintegrasi dengan memanfaatkan teknologi informasi guna meminimalisir praktik kecurangan serta memastikan setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama sesuai jalur yang dipilih.

“SPMB bukan hanya sekadar proses penerimaan siswa baru, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat Maluku Utara,” ujarnya.

Pendaftaran Dibuka Mulai 4 Juni

Berdasarkan jadwal resmi yang diumumkan Disdikbud Maluku Utara, proses pendaftaran untuk SMA dan SMK baik secara daring maupun luring dimulai pada 4 Juni hingga 15 Juni 2026.

Untuk jalur SMA dan SMK daring, calon murid diwajibkan melakukan registrasi dan penginputan data selama periode tersebut. Setelah itu, tahapan seleksi dilanjutkan dengan verifikasi berkas sesuai jalur yang dipilih.

Sementara untuk sekolah yang menerapkan sistem luring, proses pendaftaran dan verifikasi dilakukan langsung di sekolah tujuan dengan tetap mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan.

Tahapan Seleksi Berjalan Bertahap

Disdikbud Maluku Utara menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi dibagi dalam beberapa jalur, yakni jalur prestasi, afirmasi, domisili, mutasi, serta jalur umum untuk SMK.

Pada tanggal 17 hingga 20 Juni 2026, dilakukan proses pendaftaran dan verifikasi untuk jalur prestasi dan afirmasi. Hasil seleksi jalur tersebut akan diumumkan pada 22 Juni 2026.

Selanjutnya, proses pendaftaran jalur domisili dan mutasi untuk SMA serta jalur umum dan mutasi untuk SMK berlangsung pada 23 hingga 27 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi tahap kedua dijadwalkan pada 30 Juni 2026.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi, diwajibkan melakukan daftar ulang pada 1 hingga 3 Juli 2026 sebagai syarat resmi menjadi peserta didik baru di sekolah tujuan.

MPLS Digelar Awal Juli

Setelah seluruh tahapan penerimaan selesai, sekolah akan melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 6 hingga 8 Juli 2026.

Kegiatan MPLS bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, serta berbagai program pendidikan kepada peserta didik baru sehingga mereka dapat beradaptasi dengan baik saat memasuki dunia sekolah menengah.

Disdikbud Tegaskan Tolak Pungli

Dalam publikasi resmi SPMB 2026, Disdikbud Maluku Utara juga menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) selama proses penerimaan siswa baru.

Masyarakat diminta untuk tidak memberikan sejumlah uang kepada pihak mana pun dengan alasan dapat meloloskan peserta dalam seleksi. Jika menemukan indikasi pungli, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui layanan pengaduan yang telah disediakan.

Pada poster resmi SPMB 2026 juga terpampang pesan tegas “Stop Pungli, Lihat-Lawan-Laporkan” sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga integritas pelaksanaan penerimaan murid baru.

Masyarakat Diminta Aktif Mengakses Informasi Resmi

Disdikbud Maluku Utara mengimbau seluruh orang tua dan calon murid agar selalu mengikuti informasi resmi melalui portal SPMB Maluku Utara serta petunjuk teknis yang tersedia. Langkah ini penting untuk menghindari informasi yang tidak benar atau menyesatkan yang beredar di media sosial.

Selain melalui website resmi, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan bantuan yang telah disediakan panitia SPMB Maluku Utara untuk memperoleh informasi terkait persyaratan, jadwal, dan mekanisme pendaftaran.

Dengan dibukanya SPMB Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap seluruh anak usia sekolah dapat memperoleh akses pendidikan yang merata dan berkualitas sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Mari daftarkan diri sesuai jadwal yang telah ditentukan dan jadikan SPMB 2026 sebagai langkah awal menuju pendidikan yang lebih baik.” (Red)