LABUHA, Malutline– Warga yang tinggal di sekitar Wisma Al Madina, Desa Tomori, mengeluhkan suara musik keras yang hampir setiap malam terdengar hingga larut malam, Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu waktu istirahat warga, terutama anak-anak, lansia, dan masyarakat yang harus beraktivitas sejak pagi hari.
Menurut keterangan sejumlah warga, musik dengan volume tinggi sering kali masih diputar hingga lewat tengah malam, bahkan melewati pukul 12 malam Padahal, jam tersebut seharusnya menjadi waktu tenang dan istirahat bagi masyarakat sekitar.
“Setiap malam hampir sama. Musik masih bunyi keras sampai lewat jam 12 malam. Kami sudah sangat terganggu, susah tidur,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga menyampaikan bahwa keluhan ini bukan terjadi satu atau dua kali, melainkan sudah berlangsung cukup lama. Beberapa warga bahkan mengaku mengalami kelelahan karena kurang tidur, sementara anak-anak kesulitan berkonsentrasi saat sekolah keesokan harinya.
“Kami tidak melarang orang bersenang-senang, tapi tolong perhatikan juga hak warga lain untuk beristirahat,” ujar warga lainnya.
Atas kondisi tersebut, masyarakat sekitar memohon perhatian dan tindakan tegas dari pihak Kepolisian dan Satpol PP agar dapat melakukan penertiban sesuai aturan yang berlaku. Warga berharap adanya pengawasan dan penegasan jam batas pemutaran musik, khususnya pada malam hari.
Warga menegaskan bahwa permintaan ini disampaikan demi menjaga ketertiban umum, kenyamanan lingkungan, serta keharmonisan antarwarga. Mereka berharap pihak berwenang dapat segera turun tangan agar situasi kembali kondusif dan masyarakat dapat beristirahat dengan tenang.
“Kami hanya ingin suasana yang aman, nyaman, dan tenang di lingkungan kami,” tutup perwakilan warga.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu respons dan tindak lanjut dari pihak terkait demi terciptanya ketertiban dan kenyamanan bersama di wilayah Tomori. (Red





