HALSEL, Malutline— Wahana permainan anak di kawasan UMKM Milenial dikeluhkan para orang tua akibat kondisi penerangan yang padam total sejak Rabu malam, 14 Januari 2026. Berdasarkan keterangan warga, lampu di area permainan tersebut tidak menyala sejak pukul 19.30 WIT.
Padamnya lampu pada jam-jam ramai pengunjung membuat area permainan anak berada dalam kondisi gelap, Hal ini menimbulkan kekhawatiran serius dari para orang tua yang membawa anak mereka untuk bermain di lokasi tersebut.
“Sejak jam setengah delapan malam lampunya padam total. Anak-anak masih ingin bermain, tapi kami takut mereka jatuh karena gelap,” ujar salah satu orang tua pengunjung.
UMKM Milenial yang selama ini menjadi salah satu ruang publik dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat dinilai belum mendapat perhatian maksimal dalam hal perawatan fasilitas. Penerangan di area permainan anak merupakan sarana vital yang berkaitan langsung dengan keselamatan pengunjung, khususnya anak-anak.
Menurut warga, bermain di area gelap sangat berisiko, terutama pada wahana yang memiliki ketinggian atau permukaan licin. Karena kondisi tersebut, sebagian orang tua memilih membawa pulang anak mereka lebih awal.
Para orang tua berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan pengecekan dan perbaikan penerangan di kawasan UMKM Milenial. Selain lampu, fasilitas pendukung lainnya juga diminta untuk diperhatikan agar kejadian serupa tidak terulang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola UMKM Milenial maupun instansi terkait mengenai penyebab padamnya lampu tersebut.
Masyarakat berharap, keluhan ini segera ditindaklanjuti agar UMKM Milenial kembali menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak. (Red)



Peristiwa ini kemudian disampaikan kepada masyarakat luas dengan harapan ada warga yang mengenali kedua anak tersebut atau mengetahui identitas keluarganya. Warga juga mengimbau kepada siapa pun yang merasa kehilangan anak atau mengenali ciri-ciri keduanya agar segera menghubungi pihak desa atau datang langsung ke kediaman Kepala Desa Imbu-Imbu.

Beragam varian menu ayam telah disiapkan untuk memenuhi selera pelanggan. Mulai dari cita rasa gurih yang menggoda, hingga sensasi pedas yang menggugah selera, seluruh menu diracik menggunakan bumbu pilihan dan proses pengolahan yang tepat, sehingga menghasilkan rasa yang lezat dan konsisten di setiap sajian.
Tidak hanya mengandalkan rasa, Doyan Ayam Bacan juga sangat memperhatikan kebersihan dan higienitas dalam setiap proses pengolahan makanan. Seluruh menu disiapkan dengan standar kebersihan yang baik, mulai dari pemilihan bahan baku hingga penyajian, demi menjaga kualitas serta kepuasan pelanggan.