HALSEL, Malutline— Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Selatan, Safiun Rajulan, dinilai memiliki rekam jejak kepemimpinan yang baik dan bersih selama menjalankan tugasnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Penilaian tersebut disampaikan oleh Ketua Divisi Investigasi LSM Front Delik Anti Korupsi (FDAK) Kabupaten Halmahera Selatan, Rusadi Saiman, kepada wartawan usai pelantikan delapan pejabat pimpinan tinggi pratama di Aula Kantor Bupati Halsel, Selasa (13/01/2026).
Menurut Rusadi, Safiun Rajulan merupakan sosok birokrat yang telah mengabdi di bawah kepemimpinan dua bupati, yakni Bupati mendiang Usman Sidik dan Bupati Halmahera Selatan saat ini, Hasan Ali Bassam Kasuba. Selama masa pengabdiannya tersebut, Safiun dinilai mampu menjaga integritas dan profesionalisme sebagai aparatur sipil negara.
“Selama menjabat di masa dua bupati, Pak Safiun Rajulan tidak pernah terseret atau terlibat dalam berbagai kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Kabupaten Halmahera Selatan. Ini menunjukkan rekam jejak kepemimpinan yang sangat baik dan patut diapresiasi,” ujar Rusadi.
Ia menambahkan, menjelang masa pensiun, Safiun Rajulan masih mendapatkan kepercayaan dari Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, untuk menduduki jabatan sebagai Staf Ahli Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan bukti bahwa Safiun masih dibutuhkan dalam memberikan masukan, pemikiran, dan pengalaman birokrasi bagi jalannya pemerintahan daerah.
“Kepercayaan yang diberikan Bupati Bassam Kasuba kepada Pak Safiun untuk menjadi staf ahli menunjukkan bahwa beliau masih dianggap memiliki kapasitas, pengalaman, dan integritas dalam mendukung pemerintahan,” jelasnya.
Rusadi juga mengungkapkan bahwa sebelumnya, pada masa pemerintahan Bupati mendiang Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, Safiun Rajulan pernah dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan. Pada posisi tersebut, Safiun dinilai mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, khususnya dalam mengelola sektor pendidikan daerah.
Menurut Rusadi, pengalaman panjang Safiun Rajulan di birokrasi pemerintahan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas dan kesinambungan kebijakan daerah. Ia menilai, figur birokrat dengan rekam jejak bersih dan berpengalaman sangat dibutuhkan, terutama dalam masa transisi dan penguatan tata kelola pemerintahan.
“LSM Front Delik Anti Korupsi kabupaten Halmahera Selatan memandang bahwa figur-figur birokrat seperti Pak Safiun Rajulan perlu diapresiasi. Di tengah banyaknya sorotan terhadap kasus-kasus KKN, masih ada pejabat yang mampu menjaga integritas hingga menjelang masa pensiun,” tegas Rusadi.
Ia berharap, kepercayaan yang masih diberikan kepada Safiun Rajulan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan kontribusi positif bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, khususnya dalam memberikan saran dan pertimbangan strategis kepada Bupati dan Wakil Bupati.
Pelantikan delapan pejabat pimpinan tinggi pratama yang dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, menjadi momentum penting dalam penataan birokrasi daerah. Dalam konteks tersebut, keberadaan figur-figur birokrat berpengalaman dan berintegritas dinilai sangat penting untuk mendukung jalannya pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Haji)





