oleh

BPK Perwakilan Maluku Utara Diminta Turun Audit Proyek Jalan Pulau Waidoba di Kayoa Selatan

-Daerah-105 views

HALSEL, Malutline com-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Maluku Utara diminta melakukan pemeriksaan langsung terhadap pekerjaan proyek jalan aspal di Pulau Waidoba, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Permintaan tersebut mencuat menyusul adanya sorotan terhadap kondisi jalan yang dinilai mengalami kerusakan dalam waktu relatif cepat setelah pekerjaan pengaspalan dilakukan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait kualitas material serta pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

BPK sebagai lembaga negara yang memiliki kewenangan konstitusional dalam pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dinilai memiliki peran penting untuk memastikan apakah pelaksanaan proyek tersebut telah sesuai dengan ketentuan, spesifikasi teknis, serta penggunaan anggaran yang telah ditetapkan.

Pemeriksaan secara langsung ke lokasi dinilai penting agar kondisi fisik jalan dapat dibandingkan dengan dokumen perencanaan, kontrak pekerjaan, volume pekerjaan, spesifikasi material, serta nilai anggaran proyek.

Sorotan utama masyarakat berkaitan dengan dugaan penggunaan material pengaspalan yang kualitasnya dipertanyakan. Jika kondisi tersebut benar, maka perlu diketahui apakah material yang digunakan telah memenuhi spesifikasi teknis sebagaimana tercantum dalam kontrak pekerjaan.

Selain kualitas material, pemeriksaan juga dapat mencakup ketebalan lapisan aspal, komposisi material, metode pelaksanaan pekerjaan, volume pekerjaan, mutu konstruksi, hingga proses pengawasan oleh pihak terkait.

Namun demikian, dugaan mengenai rendahnya kualitas pekerjaan maupun kemungkinan adanya kerugian keuangan negara perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan pengujian yang berwenang. Kerusakan jalan secara cepat tidak dengan sendirinya membuktikan telah terjadi kerugian negara.

Karena itu, BPK Perwakilan Maluku Utara diharapkan dapat melakukan pemeriksaan secara profesional dan independen apabila proyek tersebut masuk dalam objek pemeriksaan, termasuk melakukan pemeriksaan fisik atau uji teknis yang diperlukan.

Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kualitas pekerjaan, kesesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan kontrak, serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.

Masyarakat Pulau Waidoba juga berharap pembangunan infrastruktur jalan yang menggunakan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Jalan yang dibangun dengan anggaran publik diharapkan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memenuhi standar mutu dan memiliki daya tahan sesuai ketentuan teknis.

Dengan adanya pemeriksaan secara menyeluruh, berbagai dugaan dan pertanyaan mengenai proyek jalan tersebut dapat memperoleh kejelasan berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti teknis, bukan semata-mata berdasarkan informasi atau penilaian di lapangan. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed