LABUHA, Malutline — Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, didampingi Wakil Bupati Helmi Umar Muksin, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI tingkat Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, yang dipusatkan di Desa Larombati, Kecamatan Kayoa Utara.
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan meriah, diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh qari internasional Muhammad Mashud Saad yang dikenal telah meraih berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Suasana religius terasa kuat saat para tamu undangan dan masyarakat yang hadir menyimak bacaan Al-Qur’an yang menggema di lokasi kegiatan.
Dalam laporan panitia, Ketua Panitia Bustamin Soleman menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 80. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkembangkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat, sekaligus sebagai ajang seleksi kafilah terbaik yang akan mewakili Kabupaten Halmahera Selatan ke tingkat Provinsi Maluku Utara.
“MTQ ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam, khususnya dalam cabang tilawah, serta upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan, Saiful Jafar Arfa, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk terus membudayakan membaca dan memahami Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus diwujudkan dalam kehidupan nyata, seperti sikap kasih sayang, rasa syukur, serta akhlak mulia.
“Kami sangat mengapresiasi para peserta yang telah berpartisipasi dalam MTQ ini. Terima kasih juga kepada para guru ngaji di desa-desa yang, meskipun dengan keterbatasan fasilitas, tetap semangat mendidik generasi muda agar mencintai Al-Qur’an,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-XXXI ini. Ia menilai, pelaksanaan MTQ tahun ini memiliki nuansa berbeda karena dikemas secara lebih megah dan terpusat di kawasan yang menjadi bagian dari program pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan zonasi wilayah Makian-Kayoa.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para pemuda Desa Larombati yang telah mengorbankan sebagian lapangan sepak bola untuk dijadikan lokasi panggung utama kegiatan. Menurutnya, hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat nilai-nilai kekeluargaan yang dikenal dalam budaya lokal sebagai “rasai”.
“MTQ ini adalah sarana untuk menanamkan dan memelihara nilai-nilai Al-Qur’an, sekaligus menjadi benteng bagi generasi muda dari pengaruh budaya asing yang tidak sejalan dengan ajaran Islam. Kita ingin Al-Qur’an benar-benar menjadi pedoman hidup dan fondasi masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Pelaksanaan MTQ ke-XXXI tingkat Kabupaten Halmahera Selatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 28 April hingga 3 Mei 2026, dengan berbagai cabang lomba yang diikuti oleh kafilah dari seluruh kecamatan di wilayah Halmahera Selatan. Diharapkan, melalui kegiatan ini akan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam membaca, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. (Red












Komentar