LABUHA, Malutline– Kecelakaan laut kembali terjadi di wilayah perairan Kabupaten Halmahera Selatan. Kapal penumpang KM Intim Teratai yang melayani rute Bacan–Ternate dilaporkan menabrak karang di perairan Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat, Selasa (17/02/2026) dini hari.
Berdasarkan laporan yang diterima aparat sekitar pukul 06.30 WIT, insiden tersebut terjadi lebih awal, yakni sekitar pukul 04.00 WIT. Kapal diduga mengalami kerusakan pada bagian mesin saat berlayar, sehingga tidak dapat dikendalikan dan akhirnya menghantam karang yang berada sekitar 50 meter dari daratan.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan penumpang atas nama Saifulah alias Ipul, situasi mulai tidak terkendali sekitar pukul 03.30 WIT ketika cuaca ekstrem melanda perairan tersebut. Angin kencang dan gelombang tinggi terjadi bersamaan dengan terdengarnya teriakan dari arah ruang mesin kapal.
“Tiba-tiba ada teriakan dari ruang mesin. Penumpang langsung panik. Tidak lama kemudian sekitar pukul 04.00 WIT kapal menabrak sesuatu dan miring,” ujarnya.
Benturan keras tersebut menyebabkan kapal mengalami kemiringan. Ombak besar yang menghantam pesisir Desa Sebelei membuat kapal terayun ke kiri dan ke kanan dalam kondisi yang cukup membahayakan.
Diduga kuat, terjadi korsleting atau gangguan serius pada mesin kapal sehingga nahkoda kehilangan kendali.
Penumpang Lompat ke Laut, Warga Lakukan Evakuasi Saat kapal menabrak karang, beberapa penumpang memilih melompat ke laut dan berenang menuju daratan untuk mencari pertolongan.
Sekitar pukul 05.15 WIT, seorang penumpang bernama Ical (mantan mantri di Desa Sebelei) tiba di desa dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga.
Saksi warga, Jahmur Umammit alias Amul, menjelaskan bahwa para pemuda desa langsung mengumumkan insiden tersebut melalui pengeras suara Masjid Darussalam Desa Sebelei.
“Setelah diumumkan, masyarakat langsung menuju pantai untuk membantu evakuasi,” ungkapnya.
Tanpa menunggu lama, warga secara gotong royong membantu mengevakuasi penumpang dari kapal ke daratan. Aparat kepolisian turut turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta pendataan korban.
Data Korban Dalam kecelakaan ini tidak terdapat korban jiwa. Namun terdapat korban luka berat dan luka ringan akibat benturan dan kepanikan saat kejadian, Korban Luka Berat (3 Orang) Andi Kurnia (41), Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan – Patah tulang Ny. Nabila Mahmud (33), Kelurahan Kastela, Kota Ternate – Patah tulang belakang Ny. Rita Kasim (33), Desa Sawadai, Kecamatan Bacan Selatan – Patah tulang Korban Luka Ringan (4 Orang): Ny. Sawia Ode Pajali (23), Kelurahan Jati, Ternate Selatan Nurqamaria Kaimuda (29), Desa Tembal, Pulau Bacan Ny. Siti Jawia Tan (31), Ternate Ng. Asrizal Igrisa (25), Kelurahan Santiong, Ternate Para korban telah mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Situasi Terkini Hingga saat ini situasi di Desa Sebelei dilaporkan aman dan terkendali. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi. Aparat masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk pemeriksaan teknis terhadap kondisi mesin kapal.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi keselamatan pelayaran di wilayah Maluku Utara, khususnya pada jalur Obi- Bacan–Ternate yang menjadi salah satu rute transportasi penting bagi masyarakat.
Pihak berwenang mengimbau seluruh operator kapal untuk memastikan kelayakan teknis armada sebelum berlayar, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (Haji)








Komentar