LABUHA, Malutline – Suasana sederhana namun penuh keakraban menyelimuti Kedai Katu di Desa Tomori, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Jumat (23/01/2026) belum lama ini Di tempat yang selama ini dikenal sebagai ruang berkumpul warga dan komunitas, Wali Kota Ternate, Dr. Hi.
M. Tauhid Soleman, M.Si, tampak duduk santai berbincang bersama pemilik Kedai Katu, Bapak Yusli Noho dan Ibu Nasmi Laria.
Kunjungan ini menjadi momen silaturahmi yang hangat antara kepala daerah Kota Ternate dengan pelaku usaha lokal di Halsel, Tidak dalam suasana formal, pertemuan berlangsung akrab di tengah aktivitas kedai yang menjadi denyut interaksi masyarakat Tomori dan masyarakat umum sekitarnya.
Kedai Katu sendiri bukan sekadar tempat menjual makanan dan minuman. Bagi warga, kedai ini telah lama menjadi titik temu, ruang diskusi, serta tempat berbagi cerita para aktifis wartawan pengacara TNI POLRI dan warga masyarakat umumnya dari berbagai latar belakang, Kehadiran Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman di lokasi tersebut pun memberi kesan tersendiri bagi pemilik kedai dan komunitas yang hadir.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Wali Kota Tauhid Soleman terlihat menikmati obrolan santai sambil mendengar langsung kisah usaha kecil yang bertahan dan tumbuh di tengah dinamika ekonomi daerah. Pertemuan ini mencerminkan kedekatan seorang pemimpin dengan masyarakat, tanpa sekat protokoler yang kaku.
Bapak Yusli Noho mengaku bangga kedainya dikunjungi langsung oleh orang nomor satu di Kota Ternate. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi pelaku usaha kecil untuk terus berusaha dan menjaga kebersamaan dengan komunitas.
โBagi kami, ini bukan sekadar kunjungan, tapi bentuk perhatian dan silaturahmi yang sangat berarti,โ ungkapnya.
Ibu Nasmi Laria juga menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut. Ia berharap kebersamaan seperti ini dapat terus terjalin dan memberi semangat bagi pelaku UMKM di desa.
Silaturahmi di Kedai Katu Tomori ini sekaligus menjadi simbol eratnya hubungan sosial antara masyarakat Ternate dan Halmahera Selatan. Di tempat yang sederhana, lahir percakapan hangat, tawa, serta harapan agar ruang-ruang usaha kecil tetap menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat.
Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam, bahwa di tengah kesibukan sebagai kepala daerah, masih ada waktu untuk duduk bersama warga, berbagi cerita, dan merawat nilai kebersamaan yang menjadi kekuatan masyarakat Maluku Utara. (Haji)












Komentar