HALSEL, Malutline— Sosok Kepala Desa Dolik, Iswadi Ishak, kian dikenal luas bukan hanya karena keberhasilannya membangun desa dari sisi infrastruktur, tetapi juga karena jiwa sosial dan kesederhanaannya di tengah masyarakat.
Bagi warga Desa Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara, Iswadi bukan sekadar kepala desa — ia adalah “pemimpin yang selalu hadir di saat suka dan duka.”
Dalam sebuah unggahan di media sosial, Wahyudi Mansyur, warga Gane Barat Utara, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap kepemimpinan Kades Iswadi.
> “Kades Dolik Iswadi Ishak selalu hadir bersama kami di masa-masa sulit. Memberikan harapan dan kekuatan, bukan karena tugas atau jabatan, tapi karena ketulusan hati,” tulis Wahyudi.
Ia bahkan menyebut sang kepala desa sebagai “pemimpin masa depan”, sebutan yang menyiratkan harapan besar masyarakat agar Iswadi terus membawa nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian dalam perjalanan pengabdiannya — entah nanti di level pemerintahan lebih tinggi atau tetap di tengah masyarakat desa.
Dikenal akrab dengan sapaan Dhodi Ahil, Iswadi selalu tampil sederhana. Saat warganya tertimpa musibah, ia hadir tanpa protokol, ikut duduk bersama, berbagi empati, bahkan turut membantu mencari solusi.
“Sebagai manusia, kita harus bermanfaat bagi manusia lainnya,” ucapnya singkat, ketika ditemui usai membantu salah satu keluarga warga yang sakit.
Bagi masyarakat Dolik, kehadiran Dhodi Ahil bukan hanya simbol kepemimpinan, tapi wujud nyata dari keteladanan seorang pemimpin desa yang berjiwa besar — pemimpin masa depan yang tumbuh dari desa, untuk desa, dan bersama rakyatnya. (Red)











Komentar