LABUHA, MALUTLINE โ€“ Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) genap berusia 23 tahun pada 9 Juni 2026. Memperingati momentum bersejarah tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menggelar rangkaian kegiatan spektakuler yang berlangsung sejak 9 hingga 16 Juni 2026 di kawasan UMKM Milenial Tembal, Kecamatan Bacan Selatan.

Perayaan HUT ke-23 Halsel tahun ini mengusung tema โ€œSinergi Membangun Negeri, Lestarikan Budaya Tingkatkan Pelayananโ€, sebagai refleksi semangat pembangunan daerah yang terus tumbuh dengan mengedepankan nilai budaya dan pelayanan publik yang lebih baik.

Direktur PDAM Halmahera Selatan, Soleman Bobote, bersama seluruh jajaran pegawai PDAM Halsel turut mengajak masyarakat untuk hadir dan memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.

Menurutnya, peringatan hari jadi Kabupaten Halmahera Selatan bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

โ€œUsia ke-23 tahun merupakan perjalanan panjang yang penuh tantangan dan pencapaian. Ini adalah milik seluruh masyarakat Halmahera Selatan. Karena itu mari kita rayakan bersama dengan semangat persatuan dan kebanggaan sebagai warga Halsel,โ€ ujarnya.

Penuh Nuansa Budaya dan Kebersamaan

Rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Halmahera Selatan tahun ini dirancang lebih meriah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, pemuda, pelaku UMKM, tokoh adat, hingga masyarakat umum.

Agenda pembukaan diawali dengan Kirab Budaya dan Pagelaran Budaya yang menampilkan kekayaan tradisi serta keberagaman budaya dari berbagai wilayah di Halmahera Selatan.

Selain itu, panitia juga menggelar Lomba Puisi, Lomba Videografer, dan Lomba Bakiak yang bertujuan menggali kreativitas generasi muda sekaligus mempererat kebersamaan antar peserta.

Tidak hanya itu, kegiatan spiritual juga menjadi bagian penting dalam perayaan tahun ini melalui agenda Doa Bersama di 249 Desa yang dilaksanakan secara serentak sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Halmahera Selatan selama lebih dari dua dekade.

Hadirkan Berbagai Perlombaan dan Pameran

Semarak HUT Halsel ke-23 juga akan diramaikan dengan sejumlah perlombaan tradisional dan kegiatan kompetitif yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Di antaranya Lomba Tarik Tambang, Lomba Hadang, serta Lomba Kebersihan Desa yang diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Sementara bagi pelaku usaha lokal, pemerintah menyediakan Pameran UMKM Lokal yang menjadi wadah promosi berbagai produk unggulan daerah. Pameran ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperluas pasar produk-produk lokal Halmahera Selatan.

Dorong Pelayanan Publik dan Kesempatan Kerja

Tidak hanya berfokus pada hiburan dan budaya, peringatan HUT Halsel juga menghadirkan sejumlah kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Melalui Saruma Job Fair, masyarakat khususnya generasi muda akan mendapatkan kesempatan memperoleh informasi lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan dan instansi.

Selain itu tersedia pula Mall Pelayanan Publik yang memberikan kemudahan akses berbagai layanan administrasi kepada masyarakat.

Sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan warga, panitia juga menyediakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Simposium Nasional hingga Konser Jamrud

Menariknya, perayaan HUT Halsel tahun ini juga menghadirkan Talk Show dan Simposium Nasional ISEI yang menghadirkan berbagai narasumber untuk membahas isu pembangunan ekonomi dan penguatan daerah.

Pengunjung juga dapat menikmati Galeri Pencapaian yang menampilkan berbagai keberhasilan pembangunan Kabupaten Halmahera Selatan selama 23 tahun terakhir.

Sementara bagi kalangan muda dan pecinta hiburan, panitia telah menyiapkan Panggung Kreatif sebagai ruang ekspresi seni dan kreativitas.

Puncak kemeriahan dipastikan akan terjadi saat grup band legendaris Indonesia, Jamrud, tampil menghibur masyarakat dalam konser spesial yang menjadi salah satu agenda paling ditunggu dalam perayaan HUT Halsel ke-23.

Selain itu, rangkaian kegiatan juga akan ditutup dengan Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah, yang menjadi simbol harmonisasi antara pembangunan daerah dan nilai-nilai keagamaan.

Momentum Bersama Membangun Halmahera Selatan

Memasuki usia ke-23 tahun, Kabupaten Halmahera Selatan terus menunjukkan perkembangan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan hingga pelayanan publik.

Momentum hari jadi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga memperkuat rasa memiliki, mempererat persaudaraan, serta membangkitkan optimisme masyarakat dalam mendukung kemajuan Halmahera Selatan ke depan.

Dengan beragam kegiatan yang telah disiapkan, masyarakat diimbau untuk ikut berpartisipasi dan menjaga keamanan serta ketertiban selama pelaksanaan acara berlangsung.

Mari bersama-sama meriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Halmahera Selatan ke-23 dan menjadikan momentum ini sebagai semangat baru menuju Halsel yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.(Red)

TIDORE, Malutline. ย Turnamen sepak bola paling bergengsi di Maluku Utara, Gurabati Open Tournament (GOT) ke-28, resmi dibuka di Lapangan Gurabati, Kota Tidore Kepulauan, Minggu (7/6/2026). Ajang tahunan yang selalu dinantikan masyarakat pecinta sepak bola ini dibuka langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen.

Pembukaan GOT ke-28 berlangsung meriah dan dihadiri berbagai tokoh penting daerah. Salah satu yang turut hadir adalah Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar. Kehadiran Nasri tidak hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai sponsor utama turnamen melalui Yayasan Nasab.

Sebagai bentuk komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola di Maluku Utara, Nasri Abubakar memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan turnamen yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat Gurabati tersebut.


Menurut Nasri, sepak bola bukan sekadar pertandingan untuk mencari kemenangan, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan persaudaraan, memperkuat persatuan, serta membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

โ€œGurabati Open Tournament merupakan ajang yang sangat positif karena mampu mempertemukan pemain, ofisial, dan masyarakat dari berbagai daerah. Melalui olahraga, kita bisa memperkuat tali silaturahmi dan menjaga persatuan,โ€ ujarnya.

Tidak hanya memberikan dukungan finansial sebagai sponsor utama, Nasri juga mengikutsertakan tim yang dikelolanya, Bombastic FC, untuk berlaga dalam kompetisi tersebut. Kehadiran Bombastic FC dipastikan menambah sengit persaingan di GOT ke-28 yang diikuti tim-tim terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara.

Pada laga pembuka, tim AS Rumania berhadapan dengan Garuda Tomagoba dalam pertandingan yang disaksikan ratusan penonton yang memadati area lapangan.

Tahun ini, GOT ke-28 diikuti sebanyak 22 tim yang berasal dari berbagai daerah. Sebanyak 12 tim berasal dari Kota Tidore Kepulauan, 4 tim dari Kota Ternate, 3 tim dari Kabupaten Halmahera Selatan, 2 tim dari Kabupaten Halmahera Utara, dan 1 tim dari Kabupaten Halmahera Timur.

Sementara itu, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga keamanan selama turnamen berlangsung.

Menurutnya, GOT bukan hanya soal kompetisi di atas lapangan, tetapi juga menjadi wadah pemersatu masyarakat dari berbagai latar belakang, kampung, dan daerah yang berbeda.

โ€œInti dari Gurabati Open ini, kita hadir dari latar belakang yang berbeda, dari kampung yang berbeda, dan dari daerah yang berbeda. Namun tujuan kita satu, yakni bagaimana kita bisa bersatu dalam sportivitas,โ€ tegas Muhammad Sinen.

Ia berharap seluruh pemain, ofisial, panitia, maupun suporter dapat menjaga ketertiban dan keamanan selama turnamen berlangsung, sehingga GOT ke-28 dapat berjalan lancar dan sukses hingga partai final.

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor utama Yayasan Nasab, Gurabati Open Tournament ke-28 diharapkan kembali melahirkan talenta-talenta sepak bola terbaik Maluku Utara sekaligus menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan persatuan masyarakat melalui olahraga.(Red)

Ternate, Malutline. Kegiatan pembukaan tenis lapangan dalam rangka Farewell Kasdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, S.E., M.M., berlangsung di Lapangan Tenis PELTI Kota Ternate, Kelurahan Santiong, Kecamatan Ternate Tengah, Sabtu 6/6/2026.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan unsur pemerintah daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, S.E., M.M., Gubernur Malut diwakili Sekda Prov.Malut, Drs. Samsuddin Abdul Kadir, M.Si, Danrem 152/Baabullah, Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., Kapolda Malut diwakili PLT Karolog, Kombespol Edy Sugiharto.,SE,MH.MSi., Kasrem 152/Babullah Kolonel Arh Hendra Roza, S.I.P M.Han., Kajati Prov. Malut diwakili Wakajati Bapak Dr Zakaria Toufan S. H., M.A., Kabinda Prov.Malut diwakili Wakabinda Yudistira, Walikota Ternate, Dr.M.Tauhid Soleman.,M.Si, Ketua Pengadilan Agama Ternate Kelas IA, Amran Abbas, S.Ag., S.H., M.H, Para Kasi Korem 152/Baabullah,
Dandim 1501/Ternate, Kolonel INF Jani Setiadi, Para Dansat Kabalak Korem 152/Baabullah, serta sejumlah pejabat TNI, Polri dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Provinsi Maluku Utara menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus selama bertugas di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Menurutnya, sinergi yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan telah memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas keamanan dan pembangunan daerah.

โ€œKeamanan dan ketertiban yang terjaga merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, sinergitas yang telah terbangun harus terus dipertahankan,โ€ ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, S.E., M.M., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah Daerah, aparat keamanan, dan masyarakat atas dukungan yang diberikan selama kurang lebih dua tahun pengabdiannya sebagai Kasdam XV/Pattimura.

Ia mengungkapkan bahwa selama bertugas dirinya telah mengunjungi hampir seluruh wilayah Maluku dan Maluku Utara, termasuk daerah-daerah terpencil yang memiliki tantangan keamanan dan geografis tersendiri. Pengalaman tersebut, menurutnya, memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kasdam juga menyampaikan harapannya agar Maluku Utara di masa mendatang dapat memiliki Komando Daerah Militer (Kodam) sendiri. Menurutnya, berbagai upaya dan persiapan telah dilakukan untuk mendukung terwujudnya rencana tersebut.

โ€œKami berharap cita-cita pembentukan Kodam Maluku Utara dapat terwujud. Dukungan dan doa dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan guna meningkatkan efektivitas pembinaan teritorial dan pertahanan wilayah,โ€ katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, kesehatan, dan produktivitas melalui kegiatan olahraga yang dapat mempererat hubungan antarinstansi maupun dengan masyarakat.
Kegiatan pembukaan tenis lapangan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat hubungan dan komunikasi antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta Forkopimda di Maluku Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 152/Baabullah, Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, S.E., M.M., atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kasdam XV/Pattimura. Menurutnya, kepemimpinan Mayjen TNI Nefra Firdaus telah memberikan kontribusi besar dalam memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat di Maluku dan Maluku Utara.

โ€œKami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan keteladanan beliau selama bertugas. Semoga di tempat penugasan yang baru senantiasa diberikan kesuksesan dan keberkahan. Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan soliditas antarinstansi dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan di Maluku Utara,โ€ ujar Danrem.

Acara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Salah satu perhatian peserta dalam kegiatan tersebut adalah penyampaian harapan terkait pembentukan Kodam Maluku Utara yang dinilai dapat mendukung peningkatan efektivitas pembinaan teritorial dan sistem pertahanan di kawasan timur Indonesia.
( Penrem152 )

LABUHA, MALUTLINE โ€“ Suasana haru, bahagia, dan penuh kebanggaan menyelimuti acara Pelepasan dan Perpisahan Siswa Kelas IX MTs Negeri 1 Halmahera Selatan yang berlangsung meriah. Acara tersebut menjadi momentum bersejarah bagi para siswa-siswi yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di bangku madrasah dan kini bersiap melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Dengan balutan pakaian adat dan busana terbaik, para siswa tampil penuh percaya diri. Mereka menerima penghargaan dan kenang-kenangan sebagai simbol keberhasilan atas perjuangan yang telah ditempuh selama menuntut ilmu di MTs Negeri 1 Halmahera Selatan. Momen ini tidak hanya menjadi perayaan kelulusan, tetapi juga menjadi ajang untuk mengenang perjalanan panjang, suka dan duka, serta berbagai pengalaman berharga yang telah dilalui bersama para guru dan teman-teman.

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, staf tata usaha, orang tua siswa, serta sejumlah tamu undangan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan dan apresiasi atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat menengah pertama dengan baik.

Kepala MTs Negeri 1 Halmahera Yusup Majid, S. Pd. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa-siswi kelas IX yang telah berhasil menuntaskan pendidikan mereka.

“Selamat dan sukses kepada seluruh siswa-siswi kelas IX atas keberhasilan menyelesaikan jenjang pendidikan di MTs Negeri 1 Halmahera Selatan. Hari ini adalah hari yang penuh makna, hari di mana kalian resmi menyelesaikan satu babak perjalanan belajar dan bersiap melangkah ke babak baru yang lebih tinggi. Semoga kesuksesan selalu menyertai langkah kalian di masa depan,” ujar Yusuf.

Ia juga berpesan agar para lulusan terus menjaga semangat belajar, disiplin, serta nilai-nilai akhlak yang telah ditanamkan selama berada di lingkungan madrasah.

Menurutnya, pendidikan bukan sekadar tentang memperoleh nilai akademik, tetapi juga membentuk karakter, integritas, dan kepribadian yang baik sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan di masa mendatang.

“Jangan pernah berhenti belajar dan bermimpi. Jadilah generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. Ke mana pun kalian melangkah nanti, jagalah nama baik almamater MTs Negeri 1 Halmahera Selatan,” tambahnya.

Suasana haru semakin terasa ketika sejumlah siswa menyampaikan pesan dan kesan selama menempuh pendidikan di madrasah tersebut. Dengan mata berkaca-kaca, mereka mengungkapkan rasa terima kasih kepada para guru yang telah dengan sabar membimbing, mendidik, dan memberikan ilmu serta motivasi selama tiga tahun terakhir.

Para orang tua yang hadir pun tampak bangga menyaksikan putra-putri mereka berdiri sebagai lulusan yang siap melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Banyak di antara mereka mengabadikan momen berharga tersebut melalui foto bersama sebagai kenangan yang akan selalu dikenang.

Pelepasan siswa kelas IX tahun ini menjadi simbol berakhirnya satu perjalanan sekaligus awal dari perjalanan baru yang penuh harapan. Dengan bekal ilmu pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai keislaman yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di MTs Negeri 1 Halmahera Selatan, para lulusan diharapkan mampu meraih cita-cita dan menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi serta berakhlak mulia.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara siswa, guru, dan orang tua yang berlangsung penuh keakraban. Senyum kebahagiaan dan rasa bangga terpancar dari wajah seluruh peserta yang hadir, menandai berakhirnya masa pendidikan di MTs Negeri 1 Halmahera Selatan sekaligus membuka lembaran baru menuju masa depan yang lebih cerah.

“Selamat menempuh perjalanan baru, para lulusan MTs Negeri 1 Halmahera Selatan. Teruslah melangkah, berkarya, dan menggapai cita-cita setinggi langit.” (Darti/red)

HALSEL, Malutline โ€“ Sebuah persoalan terkait proses pengajuan kredit dan penarikan sepeda motor kembali mencuat di Kabupaten Halmahera Selatan. Keluarga seorang warga mengaku merasa dirugikan setelah sepeda motor yang baru beberapa hari dikeluarkan dari dealer ditarik kembali oleh pihak perusahaan pembiayaan, sementara uang muka yang telah disetorkan disebut tidak dapat dikembalikan.

Menurut keterangan keluarga, unit sepeda motor tersebut diajukan atas nama Milkam Surda, warga Kampung Baru, Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan. Dalam proses survei yang dilakukan sebelum persetujuan kredit, rumah milik kerabatnya disebut digunakan sebagai alamat tempat tinggal pemohon.

Pihak keluarga menjelaskan bahwa saat survei berlangsung, mereka tidak mengetahui secara rinci konsekuensi hukum maupun administratif yang dapat timbul dari penggunaan alamat tersebut dalam proses pengajuan kredit kendaraan.

“Karena yang bersangkutan masih memiliki hubungan keluarga dengan kami, maka saat survei dilakukan, rumah kami digunakan sebagai lokasi yang ditunjukkan kepada petugas. Namun belakangan muncul persoalan hingga kendaraan tersebut ditarik kembali,” ungkap salah satu anggota keluarga.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sepeda motor tersebut dikeluarkan pada 20 Mei 2026 dan kemudian ditarik kembali pada 2 Juni 2026. Keluarga mengaku heran karena kendaraan tersebut disebut belum digunakan secara aktif dan hanya sesekali dipanaskan.

Mereka juga mempertanyakan kebijakan terkait uang muka yang telah dibayarkan. Menurut keluarga, saat meminta penjelasan kepada pihak dealer, mereka mendapatkan informasi bahwa persoalan alamat dan hasil survei menjadi salah satu alasan yang berujung pada penarikan kendaraan serta hangusnya uang muka yang telah disetorkan.

“Kami merasa dirugikan karena uang muka sudah dibayarkan. Di sisi lain, motor juga ditarik kembali. Kami berharap ada penjelasan yang transparan terkait dasar kebijakan tersebut,” ujar pihak keluarga.

Selain itu, keluarga mengaku mendapat penjelasan dari pihak dealer bahwa tanggung jawab atas persoalan tersebut tidak sepenuhnya berada pada perusahaan. Pernyataan itu dinilai menimbulkan pertanyaan baru mengenai pihak mana yang sebenarnya bertanggung jawab atas proses verifikasi data calon konsumen sebelum kendaraan diserahkan.

Persoalan ini kemudian memicu desakan agar aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan terhadap seluruh proses administrasi dan pembiayaan yang berkaitan dengan kasus tersebut. Keluarga meminta agar pihak berwenang dapat memastikan apakah seluruh prosedur telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami meminta aparat yang berwenang untuk menelusuri persoalan ini secara objektif. Jika memang ada kesalahan dari pihak konsumen, tentu harus dijelaskan secara terbuka. Namun jika terdapat kelalaian dalam proses verifikasi maupun administrasi, maka hal tersebut juga perlu dievaluasi,” kata keluarga.

Mereka juga berharap pihak kepolisian dan instansi terkait dapat melakukan klarifikasi terhadap berbagai informasi yang berkembang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Dalam dunia pembiayaan kendaraan bermotor, proses survei lapangan merupakan tahapan penting yang bertujuan memastikan kebenaran data calon konsumen, termasuk identitas, alamat, pekerjaan, dan kemampuan pembayaran. Karena itu, setiap pihak yang terlibat dalam proses tersebut diharapkan menjalankan tugas dan kewajibannya secara profesional serta sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, pihak dealer yang disebut dalam pengaduan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun dasar kebijakan yang menjadi alasan penarikan kendaraan dan status uang muka yang dipersoalkan oleh keluarga konsumen.

Masyarakat berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara transparan dan berkeadilan, sehingga hak serta kewajiban masing-masing pihak dapat dipastikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Aparat penegak hukum juga diharapkan dapat memberikan kepastian hukum apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran prosedur maupun tindakan yang berpotensi merugikan salah satu pihak. (Jais/red)