TERNATE, Malutline โ€“ Kabar pelantikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Ir. H. Said Iqbal, M.E., sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pekerja, Buruh, dan Ketenagakerjaan disambut positif oleh kalangan pekerja dan serikat buruh di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Maluku Utara.

Ucapan selamat dan apresiasi disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Maluku Utara, Yusri Muksin, S.E., M.Si. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Said Iqbal merupakan bentuk pengakuan negara terhadap perjuangan panjang kaum buruh dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di Indonesia.

Yusri Muksin menilai bahwa sosok Said Iqbal selama ini dikenal luas sebagai figur yang konsisten memperjuangkan kepentingan pekerja, mulai dari isu kesejahteraan buruh, perlindungan tenaga kerja, jaminan sosial, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor ketenagakerjaan.

โ€œPelantikan Bapak Ir. H. Said Iqbal, M.E. sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pekerja, Buruh, dan Ketenagakerjaan merupakan momentum penting bagi dunia ketenagakerjaan nasional. Ini menjadi harapan baru bagi jutaan pekerja Indonesia agar suara buruh dapat semakin didengar dan diperjuangkan di tingkat pengambilan kebijakan,โ€ ujar Yusri Muksin.

Menurutnya, keberadaan perwakilan dari kalangan buruh di lingkaran strategis pemerintahan akan menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dengan pekerja. Dengan demikian, berbagai persoalan yang selama ini dihadapi buruh dapat disampaikan secara langsung dan dicarikan solusi yang tepat demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

Yusri menjelaskan bahwa pekerja merupakan salah satu pilar utama pembangunan bangsa. Oleh karena itu, kebijakan yang berpihak kepada peningkatan kesejahteraan pekerja akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

Ia berharap, melalui peran barunya sebagai Penasihat Khusus Presiden, Said Iqbal dapat terus mendorong lahirnya kebijakan yang berorientasi pada perlindungan hak-hak pekerja, peningkatan kesempatan kerja, penguatan kompetensi tenaga kerja, serta menciptakan iklim investasi yang tetap memperhatikan kepentingan buruh.

โ€œKaum pekerja membutuhkan kepastian hukum, perlindungan yang adil, serta ruang yang lebih besar untuk berkembang. Kami percaya pengalaman panjang dan dedikasi yang dimiliki Bapak Said Iqbal akan menjadi modal penting dalam memberikan masukan kepada Presiden terkait berbagai persoalan ketenagakerjaan di Indonesia,โ€ tambahnya.

Di tingkat daerah, FSPMI Maluku Utara juga berharap agar berbagai aspirasi pekerja di wilayah timur Indonesia dapat memperoleh perhatian yang lebih besar. Pasalnya, tantangan ketenagakerjaan di daerah kepulauan seperti Maluku Utara memiliki karakteristik tersendiri yang membutuhkan pendekatan kebijakan yang tepat dan berkeadilan.

Selain itu, Yusri Muksin menegaskan bahwa FSPMI Maluku Utara akan terus mendukung berbagai langkah konstruktif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pekerja serta memperkuat hubungan industrial yang sehat antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Pelantikan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden dinilai menjadi simbol bahwa aspirasi kaum pekerja memiliki posisi penting dalam pembangunan nasional. Kehadiran tokoh buruh di lingkaran pemerintahan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara negara dan pekerja dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Di akhir pernyataannya, Yusri Muksin menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa agar Said Iqbal dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

โ€œSelamat dan sukses kepada Bapak Ir. H. Said Iqbal, M.E. atas pelantikan sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pekerja, Buruh, dan Ketenagakerjaan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik demi kemajuan dunia ketenagakerjaan Indonesia dan kesejahteraan seluruh pekerja di tanah air,โ€ tutup Yusri.

Pelantikan tersebut menjadi harapan baru bagi jutaan pekerja Indonesia, sekaligus menandai babak baru dalam upaya memperkuat perlindungan dan kesejahteraan buruh sebagai bagian penting dari pembangunan nasional. (Red)

HALSEL, Malutline โ€“ Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan yang jatuh pada 9 Juni 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kemajuan yang berkelanjutan.

Dalam momentum bersejarah tersebut, Ketua Partai Demokrat Kabupaten Halmahera Selatan, Hud H. Ibrahim, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Halmahera Selatan yang selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Menurut Hud Ibrahim, usia ke-23 tahun merupakan fase yang semakin mematangkan Kabupaten Halmahera Selatan sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar di Provinsi Maluku Utara. Berbagai capaian pembangunan yang telah diraih selama ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh pemangku kepentingan yang terus bersinergi untuk kemajuan daerah.

“Atas nama pribadi, keluarga besar Partai Demokrat Kabupaten Halmahera Selatan, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan. Semoga daerah yang kita cintai ini semakin maju, sejahtera, berdaya saing, dan mampu memberikan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,” ujar Hud Ibrahim.

Dalam ucapan yang disampaikannya, Hud Ibrahim mengangkat tema “Sinergi Membangun Negeri, Lestarikan Budaya, Tingkatkan Pelayanan” sebagai semangat yang harus terus dijaga oleh seluruh masyarakat Halmahera Selatan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur semata, tetapi juga harus diiringi dengan upaya menjaga nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Halmahera Selatan. Keberagaman budaya yang dimiliki daerah ini merupakan kekayaan yang harus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi faktor penting dalam menciptakan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Menurutnya, pelayanan yang baik merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Di usia yang ke-23 tahun ini, mari kita terus bersinergi membangun negeri, menjaga warisan budaya, serta meningkatkan kualitas pelayanan demi terwujudnya Halmahera Selatan yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan berkeadilan untuk semua,” tambahnya.

Hud Ibrahim juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT Kabupaten Halmahera Selatan sebagai sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan. Perbedaan pandangan maupun latar belakang tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun daerah, melainkan harus menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan bersama.

Sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam dan potensi kelautan, pariwisata, pertanian, serta perikanan, Halmahera Selatan dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu daerah unggulan di Maluku Utara. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dan komitmen semua pihak agar potensi tersebut dapat dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.

Di akhir pesannya, Hud Ibrahim berharap peringatan HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat tekad dalam membangun daerah yang lebih baik di masa depan.

“Dirgahayu Kabupaten Halmahera Selatan ke-23. Mari terus bersatu, berkarya, dan berprestasi demi masa depan Halmahera Selatan yang lebih maju dan bermartabat. Dengan semangat kebersamaan, kita yakin daerah ini akan terus tumbuh menjadi kebanggaan masyarakat Maluku Utara dan Indonesia,” tutupnya.

Dirgahayu Kabupaten Halmahera Selatan ke-23 Tahun. Bersama Kita Bangun, Bersatu, Berkarya, dan Berprestasi. (Red)

Ternate, Malutline. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate melalui Tim Resmob Macan Gamalama berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian handphone yang terjadi di wilayah hukum Polres Ternate, Minggu (7/6/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial RLU alias Kolo (36).

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto S.I.K.,M.H.,melalui Kasi Humas Polres Ternate IPDA Sudirjo S.Ip., menjelaskan bahwa kasus tersebut berawal dari laporan korban atas nama Silvia Balasasa, yang melaporkan kehilangan satu unit handphone merek Oppo Reno 13F warna hitam.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIT, bertempat di depan Toko Giga Com, Kelurahan Makassar Timur, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa sebelum kejadian korban sempat mampir untuk membeli pakaian. Saat itu, korban menyimpan handphone miliknya di dalam laci sepeda motor Namun Beberapa saat kemudian korban teringat dan memeriksa kembali handphone tersebut, namun perangkat tersebut sudah tidak berada di tempat semula.

Menindaklanjuti laporan korban, Tim Resmob Macan Gamalama Polres Ternate segera melakukan serangkaian penyelidikan dan pengembangan.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian yang diketahui adalah RLU alias Kolo.

Setelah melakukan aksinya, pelaku diketahui melarikan diri ke wilayah Kabupaten Halmahera Selatan, Tim Resmob Macan Gamalama kemudian berkoordinasi dengan Tim Resmob Polres Halmahera Selatan untuk melakukan pencarian terhadap pelaku.

Pada Sabtu, 6 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIT, pelaku berhasil diamankan oleh Tim Resmob Polres Halmahera Selatan di Desa Tomori, Kabupaten Halmahera Selatan. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Kota Ternate guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone merek Oppo Reno 13F warna hitam yang diduga merupakan milik korban.

IPDA Sudirjo S.Ip., juga menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Ternate dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras personel di lapangan serta dukungan masyarakat dalam memberikan informasi, Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam sejumlah kasus pencurian handphone lainnya yang terjadi di wilayah Kota Ternate,” ujar Kasi Humas.

Saat ini penyidik Satreskrim Polres Ternate masih melakukan pendalaman dan pengembangan lebih lanjut terhadap sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) lainnya yang diduga berkaitan dengan aksi pelaku.

Polres Ternate mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang berharga miliknya serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana guna memudahkan proses penanganan dan pengungkapan kasus.(Muksin)

HALBAR, Malutlineโ€“ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat mengeluarkan imbauan peringatan dini terkait gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi di wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026). Imbauan tersebut diterbitkan menyusul informasi resmi dari BMKG mengenai potensi tsunami yang dapat berdampak pada sejumlah wilayah di Provinsi Maluku Utara, khususnya Kabupaten Halmahera Barat.

Dalam surat imbauan yang berlaku sejak pukul 08.37 WIT, dijelaskan bahwa gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi dengan episenter pada koordinat 5,80ยฐ Lintang Utara dan 125,14ยฐ Bujur Timur. Lokasi gempa berada sekitar 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman mencapai 47 kilometer.

Berdasarkan hasil pemodelan dan pemutakhiran peringatan dini tsunami yang dikeluarkan BMKG, Kabupaten Halmahera Barat ditetapkan dalam status โ€œWaspadaโ€ terhadap potensi tsunami. Estimasi waktu tiba gelombang diperkirakan pada pukul 09.20 WIT dengan ketinggian gelombang sekitar 0,09 meter.

Meski ketinggian gelombang yang diprediksi relatif kecil, BPBD Halmahera Barat mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan informasi resmi dari pemerintah maupun BMKG. Potensi perubahan kondisi di lapangan dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga masyarakat diminta terus memantau perkembangan informasi yang disampaikan oleh instansi berwenang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Barat, Wawan Gunawan M.T. Ali, S.STP, dalam surat imbauannya menegaskan bahwa masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir pantai diminta untuk berhati-hati dan segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih tinggi apabila situasi mengharuskan.

โ€œSeluruh masyarakat Kabupaten Halmahera Barat, khususnya yang berada di sekitar kawasan pesisir, diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Jika terdapat perkembangan terbaru, informasi akan segera disampaikan melalui BPBD, pemerintah kecamatan, maupun pemerintah desa,โ€ demikian isi imbauan tersebut.

BPBD juga meminta aparat pemerintah desa, kecamatan, serta seluruh unsur terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan langkah-langkah antisipasi guna mengurangi risiko apabila terjadi dampak lanjutan dari gempa tersebut.

Sejumlah warga di kawasan pesisir Halmahera Barat dilaporkan mulai meningkatkan kewaspadaan setelah menerima informasi peringatan dini. Pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan BMKG serta instansi terkait lainnya guna memastikan keselamatan masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi serta menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan. Seluruh informasi resmi terkait perkembangan gempa bumi dan potensi tsunami diharapkan hanya mengacu pada sumber terpercaya seperti BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah.

Dengan dikeluarkannya peringatan dini ini, BPBD Halmahera Barat berharap seluruh masyarakat dapat tetap tenang namun waspada, serta siap mengikuti langkah-langkah mitigasi yang telah ditetapkan demi menjaga keselamatan bersama. Pemerintah daerah akan terus memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan situasi di lapangan. (Red)

HALSEL, Malutline โ€“ Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan yang jatuh pada 9 Juni 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta memeriahkan berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Daerah.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PUPR Halmahera Selatan, Ir. Muhamad Idham Pora, ST, yang mengundang seluruh pegawai, masyarakat, pelaku UMKM, pemuda, hingga komunitas budaya untuk bersama-sama menyukseskan peringatan hari jadi Kabupaten Halmahera Selatan yang ke-23 tahun.

Peringatan HUT Kabupaten Halmahera Selatan tahun ini mengusung semangat kebersamaan dan pembangunan dengan tema โ€œSinergi Membangun Negeri, Lestarikan Budaya Tingkatkan Pelayanan.โ€ Tema tersebut menjadi refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Halmahera Selatan sejak resmi berdiri pada 9 Juni 2003 hingga memasuki usia ke-23 tahun pada 2026.

Berbagai kegiatan akan dipusatkan di kawasan UMKM Milenial Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, mulai tanggal 9 Juni hingga 16 Juni 2026. Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai ajang hiburan masyarakat, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat persatuan, melestarikan budaya lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.

Kepala Dinas PUPR Halsel, Ir. Muhamad Idham Pora, ST, mengatakan bahwa momentum HUT Kabupaten Halmahera Selatan harus menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat kolektif dalam mendukung kemajuan daerah.

โ€œPerayaan HUT Kabupaten Halmahera Selatan bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para pendiri daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun Halsel yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,โ€ ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama suksesnya pelaksanaan rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan pemerintah daerah.

Berbagai agenda menarik telah disusun dalam rangkaian perayaan HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan. Di antaranya Kirab Budaya yang akan menampilkan keberagaman seni dan budaya daerah, Pagelaran Budaya, Lomba Puisi, Lomba Video Grafer, serta Lomba Bakiak yang dipastikan akan menyuguhkan suasana meriah dan penuh kebersamaan.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai perlombaan olahraga dan permainan tradisional seperti Lomba Tarik Tambang dan Lomba Hadang yang diharapkan mampu mempererat hubungan antar masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.

Sementara itu, sektor ekonomi kerakyatan juga mendapat perhatian khusus melalui kegiatan Pameran UMKM Lokal yang memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk mempromosikan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas. Kehadiran UMKM menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja baru.

Selain pameran UMKM, pemerintah daerah juga menghadirkan Saruma Job Fair sebagai wadah mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan dan instansi yang membutuhkan tenaga kerja. Program ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran serta membuka peluang kerja bagi generasi muda Halmahera Selatan.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, masyarakat juga dapat mengakses berbagai layanan melalui Mall Pelayanan Publik yang akan hadir selama pelaksanaan kegiatan. Selain itu, akan digelar pula cek kesehatan gratis sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat.

Rangkaian kegiatan lainnya meliputi Lomba Kebersihan Desa, Galeri Pencapaian Pembangunan Daerah, Talk Show dan Simposium Nasional ISEI, hingga Panggung Kreatif yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka.

Sebagai puncak hiburan, masyarakat akan disuguhkan penampilan spesial melalui Konser Band Jamrud, yang diperkirakan akan menjadi magnet utama dan menarik ribuan pengunjung dari berbagai wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan.

Tidak hanya bernuansa hiburan, peringatan HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan juga akan diisi dengan kegiatan religius berupa Doa Bersama di 249 Desa serta Peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah, sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan daerah dan harapan agar Halmahera Selatan terus berkembang menuju masa depan yang lebih baik.

Selama 23 tahun perjalanan Kabupaten Halmahera Selatan, berbagai capaian pembangunan terus dilakukan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelayanan publik. Momentum peringatan HUT ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai tanpa dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan dapat berjalan sukses, aman, dan lancar. Masyarakat pun diimbau untuk turut hadir dan memeriahkan setiap agenda yang telah dijadwalkan sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah yang dikenal dengan julukan Saruma tersebut.

Dengan semangat kebersamaan, persatuan, dan gotong royong, HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat identitas daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong percepatan pembangunan menuju Halmahera Selatan yang maju, mandiri, dan sejahtera. (Red)