TERNATE, Malutline– Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti prosesi pernikahan pasangan Mariyani Azis Pora dan Sofyan Amir yang telah berlangsung dengan penuh khidmat pada Sabtu, 28 Maret 2026. Acara sakral tersebut menjadi momentum bersejarah yang menyatukan dua keluarga besar dalam ikatan suci pernikahan.
Sejak pagi hari, prosesi akad nikah dilangsungkan dengan lancar di kediaman mempelai wanita yang berlokasi di Kelurahan Tobololo, tepatnya di Jalan Baru, belakang Kantor BMKG. Dengan disaksikan keluarga, kerabat, serta para undangan, ijab kabul berlangsung dengan penuh kekhusyukan, menandai sahnya kedua mempelai sebagai suami istri.
Tangis haru tak dapat terbendung dari keluarga kedua belah pihak, terutama saat doa-doa dipanjatkan untuk keberkahan rumah tangga yang baru dibangun. Kehangatan dan rasa syukur begitu terasa, mencerminkan kebahagiaan yang mendalam atas bersatunya dua insan dalam ikatan yang diridhai.
Usai prosesi akad nikah, acara dilanjutkan dengan jamuan makan siang yang dihadiri oleh para tamu undangan. Suasana keakraban tampak jelas, di mana para tamu saling berbincang, memberikan doa restu, serta ucapan selamat kepada kedua mempelai. Kehadiran keluarga besar dari kedua pihak semakin menambah semarak suasana kebersamaan.
Pada malam harinya, resepsi pernikahan digelar dengan meriah. Dekorasi yang elegan serta nuansa yang hangat menambah keindahan acara. Kedua mempelai tampil anggun dan gagah, menyambut para tamu yang datang memberikan ucapan selamat. Resepsi tersebut menjadi puncak perayaan yang penuh suka cita, sekaligus ajang silaturahmi bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat sekitar.
Keluarga besar mempelai wanita, almarhum Bapak Azis Pora dan almarhumah Ibu Habibah Salim, serta keluarga mempelai pria, Bapak Amir Muha dan Ibu Diko Hi. Ambong, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan doa restu.
“Semoga pernikahan ini menjadi awal yang baik bagi kedua mempelai dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” ujar salah satu perwakilan keluarga.
Pernikahan ini tidak hanya menjadi momen sakral bagi kedua mempelai, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebahagiaan yang dirasakan bersama oleh keluarga dan para undangan.
Harapan besar pun disematkan agar Mariyani dan Sofyan senantiasa diberikan kebahagiaan, keberkahan, serta kekuatan dalam menjalani kehidupan berumah tangga ke depan.
Dengan telah berlangsungnya seluruh rangkaian acara, pernikahan ini meninggalkan kesan mendalam dan menjadi kenangan indah yang akan terus dikenang sepanjang masa. (Red)







