Sofifi, Malutline Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menggelar Pelatihan Pengembangan Fungsi Kehumasan bagi jajarannya, dengan tema “Optimalisasi Komunikasi Publik yang Efektif, Terintegrasi, dan Adaptif dalam Rangka Mendukung Kebijakan Kapolri pada Program Astacita Presiden RI melalui Peran Strategis Jajaran Humas Polri”. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (10/6/2026) kemarin, bertempat di Ruang Kie Raha 5, Muara Mall Ternate.
Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Kabid Humas Polda Malut Kombes. Pol. Wahyu Istanto Bram Widarso, S.H., S.I.K., M.I.K., dan dihadiri oleh Para Perwira Bidhumas Polda Malut, Kepala Seksi Humas (Kasi Humas) jajaran, Operator Humas Polres jajaran, serta seluruh personel Bidhumas Polda Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Malut menegaskan bahwa fungsi kehumasan Polri merupakan etalase utama distribusi informasi. Mengacu pada Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Manajemen dan Standar Keberhasilan Operasi Kepolisian, Bidang Humas adalah unsur utama pelaksana dan pembantu pimpinan yang bertugas membina serta menyelenggarakan fungsi hubungan masyarakat di lingkungan Polri.
“Sejalan dengan program Bapak Kapolri, fungsi kehumasan dituntut untuk semakin adaptif, responsif, transparan, dan humanis. Di era digital saat ini, arus informasi bergerak sangat cepat. Personel humas harus mampu menjadi sumber informasi yang akurat, kredibel, dan dapat dipercaya,” ujar Kabid.
Kabid juga menekankan bahwa tema yang diusung merupakan wujud komitmen nyata Polri dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui penguatan komunikasi publik yang efektif. Humas memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat, menangkal berita bohong (hoaks), membangun narasi positif, serta menyampaikan program dan capaian Polri secara terbuka dan bertanggung jawab.
Kabid Humas berharap melalui pelatihan ini, seluruh peserta dapat meningkatkan kompetensi di bidang manajemen media, pengelolaan media sosial, fotografi, videografi, penulisan berita, hingga strategi komunikasi krisis.
“Manfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. Saya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai sarana berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan memperkuat sinergi demi kualitas pelayanan informasi publik yang lebih baik dan profesional,” tutupnya.(Muksin)



Setelah apel pagi, tim Bidpropam Polda Maluku Utara segera melaksanakan pemeriksaan Gaktiblin yang diawali dengan pengecekan sikap dan penampilan personel. Pemeriksaan tersebut meliputi kerapian rambut, jenggot, penggunaan seragam dinas, kelengkapan atribut kepolisian, serta perlengkapan perorangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri.




Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengatakan bahwa hibah bangunan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang keamanan.
Tauhid menjelaskan bahwa kehadiran Polsek Ternate Tengah nantinya diharapkan mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan pengawasan keamanan wilayah, serta memperkuat koordinasi dalam penanganan berbagai persoalan yang berkaitan dengan ketertiban umum.