HALSEL, Malutline – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Halmahera Selatan, apt. Karima Nasaruddin, S.Si., M.Kes, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai sarana memperkuat keimanan, akhlak, serta ketahanan keluarga.
Menurut Karima Nasaruddin, peristiwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan spiritual agung Rasulullah SAW yang sarat dengan nilai-nilai keteladanan dan menjadi fondasi penting dalam kehidupan umat Islam, khususnya melalui perintah shalat lima waktu sebagai tiang agama.
“Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita bahwa shalat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi juga sarana pembentukan karakter, pengendalian diri, serta penguat hubungan antara manusia dengan Allah SWT dan sesama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Isra Mi’raj sangat relevan dengan tugas dan fungsi DP3AKB, terutama dalam membangun keluarga yang harmonis, melindungi perempuan dan anak, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman, sehat, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan.
Menurutnya, keluarga merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia. Ketika nilai ibadah dan ketakwaan ditanamkan sejak dini dalam keluarga, maka akan lahir generasi yang kuat secara mental, spiritual, dan sosial.
“Keluarga yang dilandasi iman dan ketaatan akan mampu melahirkan anak-anak yang berkarakter, saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai kasih sayang dan tanggung jawab,” kata Karima.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperbaiki kualitas diri, memperkuat peran orang tua dalam pengasuhan anak, serta meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.
Karima Nasaruddin menambahkan bahwa dalam konteks pembangunan daerah, penguatan nilai-nilai spiritual dan ketahanan keluarga memiliki peran strategis dalam menciptakan masyarakat Halmahera Selatan yang sejahtera, berdaya, dan bermartabat.
“Pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas manusia dan keluarganya. Isra Mi’raj mengingatkan kita akan pentingnya keseimbangan antara pembangunan lahiriah dan batiniah,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Halmahera Selatan untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai ajang mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.
Menutup pernyataannya, Karima Nasaruddin berharap agar nilai-nilai luhur Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada publik.
“Semoga melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kita semua senantiasa diberikan kekuatan iman, keikhlasan dalam beramal, serta keberkahan dalam membangun keluarga dan daerah yang lebih baik,” pungkasnya. (Haji)





