Ternate, Malutline. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate melalui Tim Resmob Macan Gamalama berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian handphone yang terjadi di wilayah hukum Polres Ternate, Minggu (7/6/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial RLU alias Kolo (36).

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto S.I.K.,M.H.,melalui Kasi Humas Polres Ternate IPDA Sudirjo S.Ip., menjelaskan bahwa kasus tersebut berawal dari laporan korban atas nama Silvia Balasasa, yang melaporkan kehilangan satu unit handphone merek Oppo Reno 13F warna hitam.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIT, bertempat di depan Toko Giga Com, Kelurahan Makassar Timur, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa sebelum kejadian korban sempat mampir untuk membeli pakaian. Saat itu, korban menyimpan handphone miliknya di dalam laci sepeda motor Namun Beberapa saat kemudian korban teringat dan memeriksa kembali handphone tersebut, namun perangkat tersebut sudah tidak berada di tempat semula.

Menindaklanjuti laporan korban, Tim Resmob Macan Gamalama Polres Ternate segera melakukan serangkaian penyelidikan dan pengembangan.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian yang diketahui adalah RLU alias Kolo.

Setelah melakukan aksinya, pelaku diketahui melarikan diri ke wilayah Kabupaten Halmahera Selatan, Tim Resmob Macan Gamalama kemudian berkoordinasi dengan Tim Resmob Polres Halmahera Selatan untuk melakukan pencarian terhadap pelaku.

Pada Sabtu, 6 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIT, pelaku berhasil diamankan oleh Tim Resmob Polres Halmahera Selatan di Desa Tomori, Kabupaten Halmahera Selatan. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Kota Ternate guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone merek Oppo Reno 13F warna hitam yang diduga merupakan milik korban.

IPDA Sudirjo S.Ip., juga menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Ternate dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras personel di lapangan serta dukungan masyarakat dalam memberikan informasi, Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam sejumlah kasus pencurian handphone lainnya yang terjadi di wilayah Kota Ternate,” ujar Kasi Humas.

Saat ini penyidik Satreskrim Polres Ternate masih melakukan pendalaman dan pengembangan lebih lanjut terhadap sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) lainnya yang diduga berkaitan dengan aksi pelaku.

Polres Ternate mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang berharga miliknya serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana guna memudahkan proses penanganan dan pengungkapan kasus.(Muksin)

HALBAR, Malutline– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat mengeluarkan imbauan peringatan dini terkait gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi di wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026). Imbauan tersebut diterbitkan menyusul informasi resmi dari BMKG mengenai potensi tsunami yang dapat berdampak pada sejumlah wilayah di Provinsi Maluku Utara, khususnya Kabupaten Halmahera Barat.

Dalam surat imbauan yang berlaku sejak pukul 08.37 WIT, dijelaskan bahwa gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi dengan episenter pada koordinat 5,80° Lintang Utara dan 125,14° Bujur Timur. Lokasi gempa berada sekitar 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman mencapai 47 kilometer.

Berdasarkan hasil pemodelan dan pemutakhiran peringatan dini tsunami yang dikeluarkan BMKG, Kabupaten Halmahera Barat ditetapkan dalam status “Waspada” terhadap potensi tsunami. Estimasi waktu tiba gelombang diperkirakan pada pukul 09.20 WIT dengan ketinggian gelombang sekitar 0,09 meter.

Meski ketinggian gelombang yang diprediksi relatif kecil, BPBD Halmahera Barat mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan informasi resmi dari pemerintah maupun BMKG. Potensi perubahan kondisi di lapangan dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga masyarakat diminta terus memantau perkembangan informasi yang disampaikan oleh instansi berwenang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Barat, Wawan Gunawan M.T. Ali, S.STP, dalam surat imbauannya menegaskan bahwa masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir pantai diminta untuk berhati-hati dan segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih tinggi apabila situasi mengharuskan.

“Seluruh masyarakat Kabupaten Halmahera Barat, khususnya yang berada di sekitar kawasan pesisir, diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Jika terdapat perkembangan terbaru, informasi akan segera disampaikan melalui BPBD, pemerintah kecamatan, maupun pemerintah desa,” demikian isi imbauan tersebut.

BPBD juga meminta aparat pemerintah desa, kecamatan, serta seluruh unsur terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan langkah-langkah antisipasi guna mengurangi risiko apabila terjadi dampak lanjutan dari gempa tersebut.

Sejumlah warga di kawasan pesisir Halmahera Barat dilaporkan mulai meningkatkan kewaspadaan setelah menerima informasi peringatan dini. Pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan BMKG serta instansi terkait lainnya guna memastikan keselamatan masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi serta menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan. Seluruh informasi resmi terkait perkembangan gempa bumi dan potensi tsunami diharapkan hanya mengacu pada sumber terpercaya seperti BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah.

Dengan dikeluarkannya peringatan dini ini, BPBD Halmahera Barat berharap seluruh masyarakat dapat tetap tenang namun waspada, serta siap mengikuti langkah-langkah mitigasi yang telah ditetapkan demi menjaga keselamatan bersama. Pemerintah daerah akan terus memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan situasi di lapangan. (Red)

HALSEL, Malutline – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan yang jatuh pada 9 Juni 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta memeriahkan berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Daerah.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PUPR Halmahera Selatan, Ir. Muhamad Idham Pora, ST, yang mengundang seluruh pegawai, masyarakat, pelaku UMKM, pemuda, hingga komunitas budaya untuk bersama-sama menyukseskan peringatan hari jadi Kabupaten Halmahera Selatan yang ke-23 tahun.

Peringatan HUT Kabupaten Halmahera Selatan tahun ini mengusung semangat kebersamaan dan pembangunan dengan tema “Sinergi Membangun Negeri, Lestarikan Budaya Tingkatkan Pelayanan.” Tema tersebut menjadi refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Halmahera Selatan sejak resmi berdiri pada 9 Juni 2003 hingga memasuki usia ke-23 tahun pada 2026.

Berbagai kegiatan akan dipusatkan di kawasan UMKM Milenial Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, mulai tanggal 9 Juni hingga 16 Juni 2026. Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai ajang hiburan masyarakat, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat persatuan, melestarikan budaya lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.

Kepala Dinas PUPR Halsel, Ir. Muhamad Idham Pora, ST, mengatakan bahwa momentum HUT Kabupaten Halmahera Selatan harus menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat kolektif dalam mendukung kemajuan daerah.

“Perayaan HUT Kabupaten Halmahera Selatan bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para pendiri daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun Halsel yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama suksesnya pelaksanaan rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan pemerintah daerah.

Berbagai agenda menarik telah disusun dalam rangkaian perayaan HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan. Di antaranya Kirab Budaya yang akan menampilkan keberagaman seni dan budaya daerah, Pagelaran Budaya, Lomba Puisi, Lomba Video Grafer, serta Lomba Bakiak yang dipastikan akan menyuguhkan suasana meriah dan penuh kebersamaan.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai perlombaan olahraga dan permainan tradisional seperti Lomba Tarik Tambang dan Lomba Hadang yang diharapkan mampu mempererat hubungan antar masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.

Sementara itu, sektor ekonomi kerakyatan juga mendapat perhatian khusus melalui kegiatan Pameran UMKM Lokal yang memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk mempromosikan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas. Kehadiran UMKM menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja baru.

Selain pameran UMKM, pemerintah daerah juga menghadirkan Saruma Job Fair sebagai wadah mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan dan instansi yang membutuhkan tenaga kerja. Program ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran serta membuka peluang kerja bagi generasi muda Halmahera Selatan.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, masyarakat juga dapat mengakses berbagai layanan melalui Mall Pelayanan Publik yang akan hadir selama pelaksanaan kegiatan. Selain itu, akan digelar pula cek kesehatan gratis sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat.

Rangkaian kegiatan lainnya meliputi Lomba Kebersihan Desa, Galeri Pencapaian Pembangunan Daerah, Talk Show dan Simposium Nasional ISEI, hingga Panggung Kreatif yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka.

Sebagai puncak hiburan, masyarakat akan disuguhkan penampilan spesial melalui Konser Band Jamrud, yang diperkirakan akan menjadi magnet utama dan menarik ribuan pengunjung dari berbagai wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan.

Tidak hanya bernuansa hiburan, peringatan HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan juga akan diisi dengan kegiatan religius berupa Doa Bersama di 249 Desa serta Peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah, sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan daerah dan harapan agar Halmahera Selatan terus berkembang menuju masa depan yang lebih baik.

Selama 23 tahun perjalanan Kabupaten Halmahera Selatan, berbagai capaian pembangunan terus dilakukan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelayanan publik. Momentum peringatan HUT ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai tanpa dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan dapat berjalan sukses, aman, dan lancar. Masyarakat pun diimbau untuk turut hadir dan memeriahkan setiap agenda yang telah dijadwalkan sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah yang dikenal dengan julukan Saruma tersebut.

Dengan semangat kebersamaan, persatuan, dan gotong royong, HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat identitas daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong percepatan pembangunan menuju Halmahera Selatan yang maju, mandiri, dan sejahtera. (Red)

LABUHA, MALUTLINE – Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) genap berusia 23 tahun pada 9 Juni 2026. Memperingati momentum bersejarah tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menggelar rangkaian kegiatan spektakuler yang berlangsung sejak 9 hingga 16 Juni 2026 di kawasan UMKM Milenial Tembal, Kecamatan Bacan Selatan.

Perayaan HUT ke-23 Halsel tahun ini mengusung tema “Sinergi Membangun Negeri, Lestarikan Budaya Tingkatkan Pelayanan”, sebagai refleksi semangat pembangunan daerah yang terus tumbuh dengan mengedepankan nilai budaya dan pelayanan publik yang lebih baik.

Direktur PDAM Halmahera Selatan, Soleman Bobote, bersama seluruh jajaran pegawai PDAM Halsel turut mengajak masyarakat untuk hadir dan memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.

Menurutnya, peringatan hari jadi Kabupaten Halmahera Selatan bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Usia ke-23 tahun merupakan perjalanan panjang yang penuh tantangan dan pencapaian. Ini adalah milik seluruh masyarakat Halmahera Selatan. Karena itu mari kita rayakan bersama dengan semangat persatuan dan kebanggaan sebagai warga Halsel,” ujarnya.

Penuh Nuansa Budaya dan Kebersamaan

Rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Halmahera Selatan tahun ini dirancang lebih meriah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, pemuda, pelaku UMKM, tokoh adat, hingga masyarakat umum.

Agenda pembukaan diawali dengan Kirab Budaya dan Pagelaran Budaya yang menampilkan kekayaan tradisi serta keberagaman budaya dari berbagai wilayah di Halmahera Selatan.

Selain itu, panitia juga menggelar Lomba Puisi, Lomba Videografer, dan Lomba Bakiak yang bertujuan menggali kreativitas generasi muda sekaligus mempererat kebersamaan antar peserta.

Tidak hanya itu, kegiatan spiritual juga menjadi bagian penting dalam perayaan tahun ini melalui agenda Doa Bersama di 249 Desa yang dilaksanakan secara serentak sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Halmahera Selatan selama lebih dari dua dekade.

Hadirkan Berbagai Perlombaan dan Pameran

Semarak HUT Halsel ke-23 juga akan diramaikan dengan sejumlah perlombaan tradisional dan kegiatan kompetitif yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Di antaranya Lomba Tarik Tambang, Lomba Hadang, serta Lomba Kebersihan Desa yang diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Sementara bagi pelaku usaha lokal, pemerintah menyediakan Pameran UMKM Lokal yang menjadi wadah promosi berbagai produk unggulan daerah. Pameran ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperluas pasar produk-produk lokal Halmahera Selatan.

Dorong Pelayanan Publik dan Kesempatan Kerja

Tidak hanya berfokus pada hiburan dan budaya, peringatan HUT Halsel juga menghadirkan sejumlah kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Melalui Saruma Job Fair, masyarakat khususnya generasi muda akan mendapatkan kesempatan memperoleh informasi lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan dan instansi.

Selain itu tersedia pula Mall Pelayanan Publik yang memberikan kemudahan akses berbagai layanan administrasi kepada masyarakat.

Sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan warga, panitia juga menyediakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Simposium Nasional hingga Konser Jamrud

Menariknya, perayaan HUT Halsel tahun ini juga menghadirkan Talk Show dan Simposium Nasional ISEI yang menghadirkan berbagai narasumber untuk membahas isu pembangunan ekonomi dan penguatan daerah.

Pengunjung juga dapat menikmati Galeri Pencapaian yang menampilkan berbagai keberhasilan pembangunan Kabupaten Halmahera Selatan selama 23 tahun terakhir.

Sementara bagi kalangan muda dan pecinta hiburan, panitia telah menyiapkan Panggung Kreatif sebagai ruang ekspresi seni dan kreativitas.

Puncak kemeriahan dipastikan akan terjadi saat grup band legendaris Indonesia, Jamrud, tampil menghibur masyarakat dalam konser spesial yang menjadi salah satu agenda paling ditunggu dalam perayaan HUT Halsel ke-23.

Selain itu, rangkaian kegiatan juga akan ditutup dengan Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah, yang menjadi simbol harmonisasi antara pembangunan daerah dan nilai-nilai keagamaan.

Momentum Bersama Membangun Halmahera Selatan

Memasuki usia ke-23 tahun, Kabupaten Halmahera Selatan terus menunjukkan perkembangan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan hingga pelayanan publik.

Momentum hari jadi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga memperkuat rasa memiliki, mempererat persaudaraan, serta membangkitkan optimisme masyarakat dalam mendukung kemajuan Halmahera Selatan ke depan.

Dengan beragam kegiatan yang telah disiapkan, masyarakat diimbau untuk ikut berpartisipasi dan menjaga keamanan serta ketertiban selama pelaksanaan acara berlangsung.

Mari bersama-sama meriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Halmahera Selatan ke-23 dan menjadikan momentum ini sebagai semangat baru menuju Halsel yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.(Red)

TIDORE, Malutline.  Turnamen sepak bola paling bergengsi di Maluku Utara, Gurabati Open Tournament (GOT) ke-28, resmi dibuka di Lapangan Gurabati, Kota Tidore Kepulauan, Minggu (7/6/2026). Ajang tahunan yang selalu dinantikan masyarakat pecinta sepak bola ini dibuka langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen.

Pembukaan GOT ke-28 berlangsung meriah dan dihadiri berbagai tokoh penting daerah. Salah satu yang turut hadir adalah Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar. Kehadiran Nasri tidak hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai sponsor utama turnamen melalui Yayasan Nasab.

Sebagai bentuk komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola di Maluku Utara, Nasri Abubakar memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan turnamen yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat Gurabati tersebut.


Menurut Nasri, sepak bola bukan sekadar pertandingan untuk mencari kemenangan, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan persaudaraan, memperkuat persatuan, serta membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Gurabati Open Tournament merupakan ajang yang sangat positif karena mampu mempertemukan pemain, ofisial, dan masyarakat dari berbagai daerah. Melalui olahraga, kita bisa memperkuat tali silaturahmi dan menjaga persatuan,” ujarnya.

Tidak hanya memberikan dukungan finansial sebagai sponsor utama, Nasri juga mengikutsertakan tim yang dikelolanya, Bombastic FC, untuk berlaga dalam kompetisi tersebut. Kehadiran Bombastic FC dipastikan menambah sengit persaingan di GOT ke-28 yang diikuti tim-tim terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara.

Pada laga pembuka, tim AS Rumania berhadapan dengan Garuda Tomagoba dalam pertandingan yang disaksikan ratusan penonton yang memadati area lapangan.

Tahun ini, GOT ke-28 diikuti sebanyak 22 tim yang berasal dari berbagai daerah. Sebanyak 12 tim berasal dari Kota Tidore Kepulauan, 4 tim dari Kota Ternate, 3 tim dari Kabupaten Halmahera Selatan, 2 tim dari Kabupaten Halmahera Utara, dan 1 tim dari Kabupaten Halmahera Timur.

Sementara itu, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga keamanan selama turnamen berlangsung.

Menurutnya, GOT bukan hanya soal kompetisi di atas lapangan, tetapi juga menjadi wadah pemersatu masyarakat dari berbagai latar belakang, kampung, dan daerah yang berbeda.

“Inti dari Gurabati Open ini, kita hadir dari latar belakang yang berbeda, dari kampung yang berbeda, dan dari daerah yang berbeda. Namun tujuan kita satu, yakni bagaimana kita bisa bersatu dalam sportivitas,” tegas Muhammad Sinen.

Ia berharap seluruh pemain, ofisial, panitia, maupun suporter dapat menjaga ketertiban dan keamanan selama turnamen berlangsung, sehingga GOT ke-28 dapat berjalan lancar dan sukses hingga partai final.

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor utama Yayasan Nasab, Gurabati Open Tournament ke-28 diharapkan kembali melahirkan talenta-talenta sepak bola terbaik Maluku Utara sekaligus menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan persatuan masyarakat melalui olahraga.(Red)