LABUHA, Malutline- Kepala Desa (Kades) kou Bala-bala, Kecamatan kasiruta timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Baihaki Sabela kembali menjadi sorotan warga, Desa setempat terkait dugaan pemotongan terhadap Bantuan Langsung Tunai (BLT) sejak tahun 2021 hingga 2025.
Hal ini berdasarkan Informasi yang diperoleh dari sejumlah warga penerima manfaat BLT Desa kou bala-bala yang merasa hak mereka tidak dibayarkan secara penuh, yang enggan di publish namanya kepada wartawan Selasa (19/08/2025) mengaku sejak tahun 2021 Penerima BLT yang Berjumlah 15 orang itu tidak di berikan penuh oleh kades Kou bala-bala Baihaki Sabela.
Dikatakannya untuk BLT tahun 2022 hingga tahun 2025 dari 25 penerima BLT juga hanya menerima BLT dari kepala Desa kou bala-bala pertriwulan hanya sebesar Rp. 1.200.000 dan terjadi pemotongan BLT Sebesar Rp.400.000. dengan alasan pemotongan anggaran BLT tersebut di pinjamkan untuk anggaran penerangan lampu jalan Desa kou bala-bala setelah itu baru uang para penerima BLT tersebut akan di kembalikan namun dana BLT yang di sunat tersebut hingga kini belum di kembalikan.
Dugaan pemotongan Dana Bantuan langsung tunai (BLT) ini menambah panjang daftar persoalan yang menyeret nama Kepala Desa Kou Bala-bala, yang sebelumnya juga dikeluhkan terkait penyalahgunaan dana insentif para staf Desa yang juga selalu di tunda untuk di bayarkan setelah pencairan alokasi dana desa (ADD) setiap tahun bahkan anggaran pencairan alokasi Dana Desa kou bala-bala kecamatan kasiruta timur tahun 2025 insentif para kaur desa belum juga di bayarkan oleh kades Bala-bala Baihaki Sabela.
Warga mendesak agar pihak Inspektorat Daerah dan aparat penegak hukum segera melakukan audit khusus terhadap penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) Tutuhu tahun 2021 hingga tahun 2025, Mereka berharap kasus ini segera ditangani demi mencegah kerugian negara yang lebih besar dan menciptakan efek jera bagi pelaku korupsi di tingkat desa dan Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba agar segera memberhentikan kades kou bala-bala Baihaki Sabela dari jabatannya sebagai kepala Desa.Pintahnya.
Sementara itu kepala Desa kou Bala-bala kecamatan kasiruta timur Baihaki Sabela saat so konfirmasih wartawan dimintai tanggapan atas dugaan tersebut pemotongan Dan BLT tersebut, Selasa (19/08/2025) melalui saluran teleponnya membantah tudingan warga penerima BLT Desa kou bala-bala Itu tdk benar, kalau saya bayar lampu jalan di tahun 2023 itu betul sya pernah pinjam 200 ribu per penerima bantuan BLT itu benar krerna wktu itu sya kedatangan tamu untuk penilaian perlombaan desa PKK masih almarhum Bupati Hi. usman sidik dan pinjaman uang BLT 200 ribu itu saya sudah ganti.
Di tempat terpisah camat Kasiruta timur kabupaten Halmahera Selatan, Ardan Ade SH, Saat di konfirmasih Wartawan selasa (19/02025) mengaku tidak tau terkait pemotongan Dana bagi penerima BLT Desa kou bala-bala dan sejauh ini belum ada warga yang melaporkan terkait dengan pemotongan anggaran BLT Desa kou bala-bala karena pada penyaluran BLT dirinya tidak di libatkan oleh kepala desa bala-bala Baihaki Sabela jadi dirinya tidak tau. Cetusnya. (Red)








