HALSEL, Malutline — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas melalui pelaksanaan Sosialisasi Antikorupsi dengan tema “Bangun Halmahera Selatan Tanpa Korupsi, Demi Senyum dan Berkah untuk Semua.” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam mengawal keberhasilan visi dan misi Bupati Halmahera Selatan di seluruh perangkat daerah.
Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber profesional, yakni Koordinator Pengawasan Kelompok JFA Bidang Investigasi BPKP Perwakilan Provinsi Maluku Utara, yang telah memiliki rekam jejak panjang dalam penanganan audit investigatif, pengawasan intern, serta pencegahan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan negara. Kehadiran pemateri dari BPKP ini memberikan nilai tambah signifikan dalam memperluas wawasan para peserta sosialisasi terkait risiko dan modus korupsi yang kerap terjadi di sektor publik.
Inspektur Kabupaten Halmahera Selatan Ilham Abubakar SH. dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema sosialisasi ini mengandung pesan mendalam tentang komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan birokrasi yang sehat, jujur, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Pencegahan korupsi bukan hanya tanggung jawab lembaga penegak hukum, tetapi menjadi kewajiban seluruh aparatur pemerintah.
Dengan meningkatkan kesadaran dan memupuk integritas, kita ingin menghadirkan Halmahera Selatan yang bersih, memberikan senyum bagi masyarakat, dan membawa berkah bagi pembangunan daerah,” ujarnya. Dalam pemaparan materi, narasumber dari BPKP Maluku Utara menjelaskan berbagai bentuk penyimpangan yang sering muncul dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk gratifikasi, nepotisme, benturan kepentingan, penyalahgunaan kewenangan, dan kelemahan dalam sistem pengendalian intern pemerintah.
Peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai cara mendeteksi, mencegah, dan melaporkan potensi tindak korupsi, serta pentingnya kepatuhan terhadap regulasi nasional dalam pengelolaan keuangan daerah, Beliau juga menekankan pentingnya komitmen moral dan etika dalam menjalankan tugas publik. Dengan pengalaman profesional di bidang investigasi dan pengawasan, pemateri memaparkan contoh kasus yang relevan—tanpa menyebutkan identitas atau lokasi spesifik—untuk memperjelas bagaimana pelanggaran dapat terjadi serta dampaknya terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Pendekatan edukatif ini membawa pemahaman baru bagi para ASN mengenai pentingnya integritas sebagai landasan utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Sosialisasi ini dinilai sangat penting mengingat Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan tengah mengakselerasi berbagai program pembangunan daerah.
Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan visi dan misi Bupati tidak akan tercapai jika masih terdapat praktik-praktik koruptif, kecurangan, serta penyalahgunaan kewenangan di lingkungan internal pemerintahan. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh ASN dalam menciptakan pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, sosialisasi antikorupsi ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil pemetaan risiko integritas yang terungkap melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) yang dilaksanakan oleh KPK. Pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi dan catatan evaluasi tersebut dengan memperbaiki sistem pengawasan, meningkatkan transparansi layanan publik, serta menumbuhkan budaya kerja yang bebas dari konflik kepentingan. Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Pemkab Halmahera Selatan berharap seluruh perangkat daerah mampu menjadi role model dalam penerapan nilai-nilai integritas, sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan sesuai prinsip keadilan dan profesionalisme.
Pemerintah menegaskan bahwa perjalanan menuju Halmahera Selatan yang bersih dan berintegritas memerlukan kolaborasi kuat antara pimpinan, aparatur pelaksana, serta masyarakat. Sosialisasi antikorupsi bertema “Bangun Halmahera Selatan Tanpa Korupsi, Demi Senyum dan Berkah untuk Semua” ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat fondasi pemerintahan yang bersih. Dengan pemahaman yang diperoleh, seluruh ASN diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjauhi segala bentuk penyimpangan.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang transparan, berkualitas, serta membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat (Red)






