TERNATE, Malutline – Kondisi fasilitas Pasar Kota Ternate kembali menuai keluhan keras dari para pedagang. Mereka mengaku kecewa terhadap minimnya perhatian pemerintah terhadap kondisi pasar yang dinilai tidak layak dan sering dipenuhi genangan air saat hujan turun.
Para pedagang sayur yang menempati area dalam Pasar Terminal Ternate mengeluhkan buruknya fasilitas bangunan yang hingga kini belum memiliki pelindung memadai dari hujan. Akibatnya, lokasi jualan mereka kerap dipenuhi air hingga mengganggu aktivitas perdagangan.
Salah satu pedagang sayur saat ditemui wartawan pada Rabu dini hari (20/5/2026) mengaku kecewa karena sebelumnya para pedagang dipindahkan masuk ke dalam pasar oleh petugas, namun kondisi tempat yang dijanjikan justru jauh dari layak.

“Kami awalnya jualan di luar, lalu petugas pasar suruh pindah masuk ke dalam. Tapi di dalam ternyata tidak ada pelindung hujan. Kalau hujan turun lokasi langsung banjir dan penuh air, jadi kami sangat tidak nyaman saat berjualan,” ungkap pedagang tersebut.
Ia juga menyoroti janji pemerintah melalui pihak terkait yang sebelumnya telah turun meninjau lokasi dan berencana membangun fasilitas tambahan bagi pedagang, namun hingga kini belum juga direalisasikan.
“Petugas dari Basnas Kota sudah datang periksa tempat jualan kami dan pernah janji mau bangun fasilitas, tapi sampai sekarang belum ada realisasi sama sekali,” katanya kesal.

Menurut para pedagang, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya perhatian pemerintah terhadap nasib masyarakat kecil yang setiap hari menggantungkan hidup dari aktivitas pasar.
Mereka meminta Pemerintah Kota Ternate segera turun tangan memperbaiki fasilitas pasar, terutama pembangunan pelindung hujan dan saluran drainase agar area jualan tidak lagi tergenang air.
“Kami ini tiap hari bayar retribusi pasar. Jadi pemerintah juga harus serius memperhatikan kondisi kami. Jangan cuma tagih retribusi tapi fasilitas dibiarkan rusak begini,” tegasnya.
Keluhan para pedagang ini diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Ternate, mengingat pasar merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang seharusnya mendapat fasilitas layak dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.











