HALSEL – Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), nomor urut 4 Jasri Usman, Sabtu (2/11/2024), menyempatkan diri membesuk sekaligus silaturahim dengan para pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Obi Desa Lawui.

Jasri Usman dan rombongan tiba di RS Obi sekitar pukul 12:00 Wit, langsung menuju ruang perawatan. Ia berdialog dengan para pasien di RS tersebut.

M. S Nijar, anggota DPRD terpilih dari PKB kepada wartawan mengatakan, kegiatan besuk pasien yang dilakukan Jasri Usman hanya menyambung silaturahmi sekaligus doa agar diberi kesembuhan.

“Pak Jasri tadi hanya bersilaturahim dengan pasien, saling mendoakan agar diberi kesembuhan. Pasien yang ditemui tadi ada warga dari Dusun Tabuji Desa Baru dan Desa Laiwui,” kata Ama sapaan akrab M. S Nijar, Sabtu (2/11).

Sebagai Calon Bupati, lanjut Ama, tentunya juga melihat kondisi fisik dan keadaan di RS Obi.

“Sebagai Cabup, tentu pak Jasri juga melihat kondisi fisik bangunan dan fasilitas yang sudah dimiliki RS Obi agar kedepan dapat mengambil langkah atau kebijakan untuk RS yang lebih baik lagi jika nanti terpilih sebagai bupati Halsel,” tutupnya.

Dalam kunjungannya, Jasri Usman didampingi 2 anggota DPRD Halsel terpilih Dapil Obi, yakni dari anggota DPRD dari PKB, M. S Najar dan anggota DPRD Halsel, Nicholas Kurama. (Sam)

LABUHA – Nasib Naas dialami Clive G Girato (15 Tahun), salah seorang warga Desa Boso, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), yang juga anak dari Kepala Desa (Kades) Boso, Pithein Girato meninggal dunia akibat disambar Petir saat angin kencang dan hujan lebat di Desa Boso, Kamis (31/10/2024)

Kronologis kejadian pada, Kamis (31/10/2024) sore sekitar pukul 16.30 WIT dilapangan Bola Kaki Desa Boso. Korban Clive G Girato yang merupakan anak dari Kades Boso itu, saat mau bermain Bola di lapangan, tiba-tiba sudah terjadi angin ribut dan hujan hingga terjadi Petir. Sehingga korban bersama teman-temannya belum main Bola. Namun tetap berada di lapangan tersebut. Sehingga di sambar Petir.

Saat mereka di sambar petir, beberapa teman-temanya juga mengalami luka-luka dibagian cela Jari Kaki. Sementara kebetulan menggunakan Sepatu Pol yang ada Besi pada poling sepatu. Sehingga petir selalu mengarah kepada korban sebanyak 3 kali. Beberapa temannya panik dan lari, mereka hanya mengalami luka dibagian kaki dan tubuh lainnya akibat di sambar petir. Nanum korban suda tidak bisa lari untuk menyelamatkan diri karena telah mengalami luka serius dibagian kaki mengakibatkan korban meninggal dunia.

Hal ini diakui salah seorang warga Desa Boso, Maryam Guratci, kepada malutline.com, Jumat (1/11/2024), melalui saluran teleponnya.

Maryam Guratci mengatakan, bukan hanya Clive G Girato saja yang di sambar Petir, tpi termasuk beberapa orang temanya juga disambar petir. Hanya saja, para teman-temannya lari mengamankan diri. Sehingga selamat dari sembaran petir. Sementara Clive G Girato meninggal dunia akibat dari Sambaran petir tersebut lantaran tidak bisa lari.

Dikatakannya, Clive G. Girato Umur 15 Tahun warga Desa Boso masih tercatat sebagai sebagai siswa SMAN 13 Halsel di Desa Dolik, kelas 13 itu, merupakan anak dari ibu Fransiska Girato dan ayah Deviles Mandagi. Korban merupakan anak asuh dari Kades Boso, Pithen Girato.

“Korban juga sempat dilarikan ke Puskesmas Dolik. Tapi sampai di Puskesmas, belum sempat ada pertolongan dari tenaga medis, korban dinyatakan sudah meninggal,” ujarnya. (Red)

HALSEL – Pasangan Calon nomor urut 4, Jasri Usman dan Muhlis Djafaar berhasil tampil memukau publik dan sangat mengesankan dalam debat perdana Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) 2024 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Rabu (30/10/2024) malam.

Paslon dengan tagline JUARA bukan hanya tampil mengesankan dalam penguasaan materi debat, namun juga retorika.

“Keduanya baik pak Jasri dan dan Pak Muhlis menjawab persoalan infrastruktur pembangunan jalan dan jembatan, kebudayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat Halsel. Mereka mampu mengurai satu demi satu jawaban yang diajukan para panelis dan bakal calon bupati,” tutur Junaidi Abusama, anggota DPRD Halsel fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.

Junaidi menitik beratkan pentingnya melakukan langkah-langkah konkret untuk menanamkan pentingnya nilai-nilai kebudayaan ke masyarakat.

Ia menilai sosok calon wakil Bupati Muhlis Djafaar sangat paham kondisi Halmahera Selatan,“pengalaman saat menjadi anggota DPRD Halsel selama 20 tahun, tentu menjadi modal pasangan Jasri – Muhlis kedepan untuk menata Halsel. Masyarakat kita masih butuh sentuhan dan perhatian pemerintah dalam pembangunan yang adil dan merata,” ujarnya.

Menariknya, kata Junaidi, Jasri – Muhlis tampil memukau publik saat penyampaian dan pendalaman visi misi.

“Saat pendalaman visi misi maupun menjawab pertanyaan, pak Jasri dan pak Muhlis tidak terpaku dengan catatan seperti yang terjadi di kandidat lain. Saya kira ini menjadi kredit poin khusus buat Jasri – Muhlis, karena sangat paham dan menguasai visi misi serta program yang mereka kerjakan kedepan apabilah amanah masyarakat Halsel diberikan ke Paslon nomor urut 4,” akunya.

“Cara pak Muhlis menyampaikan gagasannya juga sangat baik. Belum lagi retorika keduanya juga sangat kuat, lugas dan sederhana dalam menjabarkan,” sambungnya.

Dengan menyaksikan performa pasangan Jasri – Muhlis dalam debat pertama ini, Junaidi menilai sangat wajar jika survei dan poling saat ini menempatkan keduanya di posisi puncak.

“Wajar dalam survei yang kami terima di beberapa sumber terpercaya, pasangan Jasri – Muhlis saat ini menjadi pemuncak,” tandasnya. (Sam)

HALSEL – Debat perdana Calon Bupati dan Wakil Bupati yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, Rabu (30/10/2024), menuai pujian. Ini lantaran penguasaan materi oleh Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 4 Jasri-Muhlis, pada debat yang dipandu Thuraikiyyah Syamsudin, selaku moderator.

Hadir dengan kemeja berwarna putih dibalut celana hitam, kedua pasangan dengan santai menjawab semua pertanyaan yang diajukan moderator maupun tiga kompetitor yang hadir. Suasana benar-benar berbeda. Cawabup Muhlis Djafar, dengan gaya khasnya turut melengkapi kepiawaian Jasri Usman, yang total menjawab semua pertanyaan yang disusun tim panelis ihwal arah pembangunan Halmahera Selatan lima tahun ke depan.

Sebelumnya, mantan Wakil Wali Kota Ternate, ini juga lugas menjabarkan visi misinya membuat ratusan pendukung yang hadir terpukau. Ia mampu menghipnotis semua yang hadir, terutama pendukung loyalis yang mengenakan kaos putih bertuliskan Halsel JUARA.

Ketua Tim Pemenangan M. Yunus Najar, yang mendampingi paslon Jasri-Muhlis pada debat perdana ini pun angkat bicara. M. Yunus bilang, jagoannya mampu menjawab pertanyaan yang diajukan panelis. Juga total menanggapi peranyaan paslon nomor 1, 2 dan 3 dengan tenang dan sesuai ekspektasi publik. “Oh jelas. Saat jalannya debat paslon nomor urut 4 Jasri-Muhlis tampil beda. Bahkan, terlihat tidak menampakkan kesalahan saat menyampaikan jawaban dari pertanyaan yang disiapkan panelis maupun menanggapi paslon lainnya,” ucap pria yang biasa disapa Larudi tersebut.

Dalam kacamatanya, prosesi debat publik paslon Jasri-Muhlis berhasil menghipnotis hati publik dengan visi dan misi yang dijabarkan Halsel JUARA serta sejumlah program perioritas dan unggulan.

“Saya selaku ketua tim koalisi JM24 sangat yakin Jasri-Muhlis merupakan pasangan yang mampu membawa perubahan besar di Halsel dengan visi misi dan program yang relevan,” pungkasnya, seraya optimis JUARA tetap JUARA.

Pujian yang sama disampaikan seorang warga yang hadir di lokasi debat. Pria yang enggan ditulis namanya ini mengaku semula mendukung paslon lain. Kendati begitu, ia mendadak beralih dukungan pada Jasri-Muhlis lantaran terpukau dengan kemampuan dan gaya khas paslon nomor urut 4. (Sam)

HALSEL – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, Jasri-Muhlis tampil percaya diri pada debat pertama yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halsel, Rabu (30/10/2024).

Paslon dengan slogan Halsel Juara ini terlihat santai mengajukan pertanyaan. Demikian juga saat menjawab pertanyaan yang diajukan moderator, paslon nomor urut 4 tersebut tak sedikitpun terlihat kaku.

Calon Bupati (Cabup) Jasri Usman, yang juga Ketua DPW PKB Malut tercatat menguasai materi debat yang diajukan panelis. Demikian juga cawabup Muhlis Djafar dengan gaya khasnya menjawab setiap sesi pertanyaan panelis maupun cawabup yang mendapat giliran bertanya.

Pantauan media ini sejak sesi debat dimulai hingga closing statemen, Jasri-Muhlis merajai forum debat membuat simpatisan yang hadir tak henti meneriaki yel-yel hidup nomor 4.

Namun demikian, suasana berbeda dialami Cawabup nomor urut 1 Umar Hi Soleman dan cawabup nomor 2 Muhtar Sumaila. Cawabup dua paslon ini sangat kaku saat menjawab sesi pertanyaan yang diajukan cawabup nomor urut 4 Muhlis Djafar. Umar Hi Suleman misanya, terbata bata membaca jawaban pada lembaran kertas yang sudah disediakan di podium.

Pun pertanyaan yang diajukan panelis, cawabup ini sangat kaku menjawabnya. Kondisi yang sama juga dialami cawabup Mohtar Sumaila, saat menjawab pertanyaan panelis maupun cawabup Muhlis Djafaar. (Sam)