HALSEL,Malutline – Pasangan calon (Paslon) Bassam-Helmi, dengan nomor urut 3, resmi mengumumkan kemenangan mereka dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halmahera Selatan (Halsel) 2024. Pengumuman ini disampaikan oleh Bassam Kasuba, calon bupati dari pasangan tersebut, pada Rabu (29/11/2024), setelah data perolehan suara yang masuk mencapai 100%.

Menurut Bassam, data tersebut dihimpun melalui tim tabulasi yang menerima laporan suara dari saksi-saksi di 466 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Halmahera Selatan. Berdasarkan hasil tersebut, Bassam-Helmi meraih total 52.812 suara, yang setara dengan 42,72% dari jumlah suara sah yang masuk.

Bassam Kasuba, yang juga merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyatakan bahwa proses pemungutan suara dan perhitungan suara Pilkada Halmahera Selatan telah selesai. Meski begitu, ia mengingatkan kepada seluruh simpatisan dan pendukungnya untuk terus mengawal proses rekapitulasi hasil suara, baik di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten.

“Proses ini belum selesai sampai di sini. Kami meminta agar semua pendukung Bassam-Helmi tetap menjaga situasi tetap aman dan kondusif, serta mengawal rekapitulasi suara hingga di tingkat kabupaten. Yang paling penting, kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Halmahera Selatan,” ungkap Bassam dengan penuh keyakinan.

Paslon Bassam-Helmi kini menunggu hasil rekapitulasi resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, namun mereka optimis bahwa hasil yang diperoleh mereka akan tetap bertahan hingga pengumuman final. Kemenangan ini disambut dengan antusias oleh pendukung mereka, yang berharap bisa membawa perubahan positif bagi pembangunan Halmahera Selatan di masa depan.(Red)

HALTIM,Malutline — Rabu (27/11/2024), Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub dan Anjas Taher, meraih kemenangan telak di 10 kecamatan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Kemenangan ini diumumkan berdasarkan data yang disampaikan oleh Tim Pusat Data Ubaid-Anjas, yang mencatat bahwa paslon nomor urut 02 memperoleh 59 persen suara.

Ubaid Yakub dalam konferensi pers yang digelar di hadapan massa pendukungnya menyampaikan bahwa Tim Media Center Ubaid-Anjas telah mengumpulkan data yang menunjukkan bahwa total suara sah yang terkumpul mencapai 85 persen dari seluruh DPT. Dari jumlah tersebut, pasangan Ubaid-Anjas meraih 32.398 suara (59 persen), sedangkan pasangan nomor urut 01 hanya memperoleh 22.199 suara (40 persen). Selisih suara antara kedua paslon tercatat mencapai 10.199 suara atau 19 persen. Meskipun demikian, Ubaid menyatakan bahwa satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) masih belum selesai perhitungannya.

“Kami sangat optimis dengan hasil ini, meskipun ada sisa satu TPS yang belum dihitung, namun kami yakin hasilnya tidak akan berubah signifikan,” ungkap Ubaid di hadapan ribuan pendukung yang hadir.

Tim Paslon Ubaid-Anjas, berdasarkan data yang sudah dihimpun, merasa sangat yakin akan kemenangan mereka. Ubaid menegaskan bahwa hasil rekapitulasi suara yang dilakukan secara berjenjang ini akan tetap valid dan tidak akan mengalami pergeseran angka.

“Kami berharap agar seluruh saksi yang ada mengawal angka-angka ini dengan ketat, dan memastikan tidak ada pihak yang mencoba mengubah hasil kemenangan ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ubaid juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen yang mendukungnya, mulai dari tim kampanye, TNI dan Polri, hingga koalisi partai politik yang telah berjuang bersama untuk memenangkan pasangan Ubaid-Anjas.

“Kemenangan ini saya dedikasikan untuk seluruh rakyat Halmahera Timur, yang telah memberi kami amanah untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di lima tahun mendatang,” tegasnya.

Dengan hasil ini, Ubaid-Anjas dipastikan akan memimpin Kabupaten Halmahera Timur, melanjutkan perjuangan dan pembangunan yang telah dimulai. (Red)

LABUHA – Pasangan Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin meraih keunggulan signifikan dalam hasil perhitungan cepat (quick count) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), 2024. Dengan selisih 2 digit dari pesaing terdekatnya, pasangan ini mengukuhkan posisi sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih berdasarkan data sementara.

Hingga penghitungan mencapai 74% suara dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT), pasangan nomor urut 3, Bassam-Helmi, mengumpulkan 43,2% suara. Posisi kedua, ditempati pasangan Rusihan-Muhtar dengan 29,3%, disusul BK-Umar dengan 17,8% dan Jasri-Muhlis di urutan terakhir dengan 9,7%. Dengan selisih suara yang signifikan, kemenangan Bassam-Helmi dinilai sudah tidak terkejar.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan Bassam-Helmi memperoleh 33.989 suara atau 41,90%. Pesaing terdekat, pasangan Rusihan Jafar-Muhtar Sumaila, meraih 24.623 suara atau 30,35%. Pasangan Bahrain Kasuba-Umar Hi. Soleman berada di posisi ketiga dengan 14.504 suara atau 17,88%, sementara pasangan Jasri Usman-Muhlis Jafar memperoleh 8.010 suara atau 9,87%.

Darmin Hi. Hasim, perwakilan tim relawan Bassam-Helmi, menyebut bahwa data Sirekap mencakup hasil dari 304 TPS dari total 466 TPS di Halsel.

Ia menekankan pentingnya menunggu keputusan resmi KPU sambil tetap mengawal proses rekapitulasi hingga selesai.

“Kami berharap semua pihak menahan diri dan menghormati proses yang berjalan. Keputusan final tetap berada di tangan KPU,” ungkap Darmin, Kamis (28/11/2024)

Juru bicara pasangan Bassam-Helmi, Mohdar Bailusy, menyatakan bahwa kemenangan ini adalah hasil kerja keras tim dan dukungan rakyat Halsel.

“Kemenangan ini adalah buah dari perjuangan mengelilingi 249 desa dan 18 dusun di seluruh Halsel. Ini bukan hanya kemenangan kami, tetapi kemenangan seluruh masyarakat yang menginginkan perubahan,” ujarnya.

Mohdar juga menegaskan pentingnya mengamankan data hasil penghitungan di semua tingkatan. “Saksi kami akan terus mengawal hasil di seluruh TPS untuk memastikan proses berjalan transparan dan akurat. Target kami, semua data fisik terkumpul esok hari,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan, Iksan Kaleserang, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada masyarakat Halsel atas dukungan besar yang diberikan kepada pasangan Bassam-Helmi.

“Ini adalah bukti dari kerja keras seluruh elemen, mulai dari tim koalisi, relawan, hingga simpatisan. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat Halsel atas kepercayaan ini,” katanya.

Iksan mengimbau kepada semua relawan dan simpatisan untuk tetap menjaga kedewasaan dalam berdemokrasi.

“Hindari euforia berlebihan. Mari kita jaga kamtibmas dan kawal proses ini dengan penuh tanggung jawab hingga KPU menetapkan hasil resmi,” tambahnya.

Kemenangan pasangan Bassam-Helmi juga dipandang sebagai awal dari perjalanan panjang menuju perubahan yang lebih baik bagi Halsel.

“Ini adalah langkah pertama untuk mewujudkan Halsel yang lebih sejahtera dan berdaya saing. Kami meminta seluruh masyarakat untuk bersatu dan mendukung langkah-langkah selanjutnya dalam membangun daerah ini,” tutup Iksan. (Sadi)

HALSEL, Malutline.com – Anggota DPR RI Komisi VII, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dapil Maluku Utara (Malut), menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, menjaga rumah besar Indonesia.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung di  Madrasah Aliyah Alkhairaat (MA Alkhairaat), Desa Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa (26/11/2024).

Dalam sosialisasinya, Izzuddin Alqassam Kasuba menjelaskan tentang pentingnya, empat pilar kebangsaan, yang dimulai dari Pancasila sebagai dasar negara, undang-undang dasar 1945 sebagai konstitusi negara dan bhinneka tunggal Ika sebagai semboyan persatuan serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai pilar ke empat.

“Empat pilar ini adalah panduan hidup kita. Ibarat rumah ke empat pilar inilah tiang tiang utama yang menopang rumah besar bernama Indonesia, ” papar politisi Muda Maluku Utara. (26/11).

Alqassam sapaan akrabnya itu bilang, Pancasila adalah dasar yang menguatkan kita untuk menghadapi berbagai tantangan. Pancasila kata dia, ibarat fondasi rumah, tanpa fondasi yang kuat rumah akan runtuh, begitu juga negara.

“Pancasila terdiri dari lima sila dan setiap sila memiliki nilai yang langsung bisa kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari, “cetusnya.

Sedangkan undang-undang dasar 1945 adalah aturan main dalam kebangsaan. Dalam UUD 1945, kita menemukan pedoman untuk semua aspek kehidupan, mulai dari hak dan kewajiban warga negara hingga sistem pemerintahan.

“Namun, aturan ini hanya akan berguna jika kita mematuhinya. Aturan bukan untuk dilanggar, tetapi untuk melindungi kita semua, ” ujarnya.

Sementara pilar ketiga semboyan Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita bahwa meskipun berbeda-beda namun tetap satu. Indonesia adalah rumah dengan banyak kamar, masing-masing kamar punya ciri khas sendiri, tetapi semuanya berada di bawah atap yang sama.

Lanjutnya lagi, adapun pilar ke empat Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI), adalah rumah besar seluruh warga Indonesia. NKRI juga mengajarkan kita tentang kesatuan wilayah. Tidak ada wilayah yang lebih penting dari pada yang lain, semua bagian Indonesia dari Sabang sampai Merauke, adalah satu kesatuan yang utuh.

Dalam penuturannya Alqassam Kasuba menegaskan, ke empat pilar yang telah disampaikannya itu bukan sekedar teori sebagaimana yang diajarkan di sekolah. Empat pilar tersebut  adalah nilai-nilai yang harus diperhatikan setiap hari oleh segenap anak bangsa.

“Jika kita ingin Indonesia tetap kuat, maju, dan damai, kita harus menjaga dan menjalankan nilai-nilai ini, ” imbuhnya.

“Indonesia adalah rumah kita. Sebuah rumah yang besar, indah tapi juga rapuh jika kita tidak menjaganya. Empat pilar kebangsaan adalah tiang-tiang utama yang menopang rumah ini. Jika salah satu tiang rusak, rumah ini akan goyah. Mari kita jaga rumah ini bersama-sama, tidak peduli siapa kita, dari mana kita berasal, kita semua adalah bagian dari indonesia, ” paparnya menambahkan. (Red)

SOFIFI, Malutline – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Oba Utara mendistribusikan logistik Pemilihan Kepala Daerah  Ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa/Kelurahan se-Kecamatan Oba Utara Maluku Utara (Malut).  Logistik berhasil di distribusikan ke 33 TPS pada Selasa 26/22/2024

“Proses distribusi dimulai sekitar jam 11.00 Wit bergeser (Berpindah) dari kantor Kecamatan ke Kayasa sebagai target pertama, lalu ke Guraping, Sofifi  hingga ke berakhir di Garojou” Ungkap Irfan Umar, Anggota PPK Kecamatan Oba Utara Divisi Teknis dan Penyelenggara.

Logistik yang didistribusikan berjumlah 66 kotak suara yang dari masing-masing 33 kotak suara untuk pemilihan Calon Walikota Kota Tidore Kepulauan dan calon Gubernur Provinsi Maluku Utara.

Irfan menambahkan, proses distribusi berjalan tanpa ada kendala dan proses pendistribusian pihak PPK  didampingi langsung oleh pihak Polsek Oba Utara dan anggota Intelijen TNI dalam penyaluran 132 Bilik Suara yang tersebar Kecamatan Oba Utara. Selanjutnya, Logistik PPS akan membagikan logistik ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)  sebelum  tempat pemungutan dibuka pada pukul 07.00 Wit.

Irfan Umar mengajak kepada seluruh warga masyarakat terkhushusnya di daratan Oba Utara untuk gunakan hak pilih pada pemilihan kepala daerah dan bersama-sama sukseskan pemilihan calon walikota dan calon gubernur” Ajaknya. (Awi)