HALSEL, Malutline — Kabar duka menyelimuti masyarakat Desa Bajo Sangkuan, Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Salah satu putra terbaik desa, Ilyas Sani, yang pernah mengemban amanah sebagai Kepala Desa Bajo Sangkuan, telah berpulang ke rahmatullah pada Rabu, 14 Januari 2026.
Almarhum dikenal luas sebagai sosok pemimpin yang baik, sederhana, dan amanah selama menjalankan tugasnya sebagai kepala desa. Dedikasi, ketulusan, serta komitmennya dalam melayani masyarakat meninggalkan kesan mendalam dan kenangan indah bagi warga Bajo Sangkuan.
Semasa hidupnya, almarhum Ilyas Sani dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, mudah bergaul, serta senantiasa mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat. Kepemimpinannya dijalankan dengan penuh tanggung jawab, menjunjung kejujuran, serta mengutamakan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.
Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan bahwa almarhum bukan hanya seorang pemimpin, tetapi juga panutan dan teladan bagi generasi muda. “Beliau adalah sosok yang amanah. Apa yang diemban selalu dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Masyarakat sangat menghormati beliau,” ungkap salah satu tokoh adat setempat.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat Bajo Sangkuan. Doa dan ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai pihak yang mengenal almarhum, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya kepada desa dan masyarakat.
Dalam suasana duka ini, keluarga besar almarhum menyampaikan permohonan maaf apabila semasa hidup beliau terdapat khilaf dan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Keluarga juga memohon doa dari seluruh kaum muslimin agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di surga-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.”
Kepergian almarhum Ilyas Sani menjadi pengingat bagi kita semua bahwa jabatan adalah amanah, dan sebaik-baik manusia adalah mereka yang meninggalkan jejak kebaikan serta manfaat bagi sesama.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. (Red)





