HALSEL, Malutline — Warga Desa Bajo, Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi secara tidak beraturan. Dalam sehari, aliran listrik dilaporkan padam hingga tiga sampai empat kali dalam kurun waktu 1 x 24 jam.
Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat karena pemadaman yang berulang kali dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk pekerjaan rumah tangga, usaha kecil, serta penggunaan berbagai peralatan elektronik.
Warga juga mengkhawatirkan dampak pemadaman listrik yang terjadi secara tiba-tiba terhadap peralatan elektronik milik mereka. Sejumlah barang elektronik dilaporkan mengalami kerusakan, sehingga menambah beban pengeluaran masyarakat.
Warga menilai kondisi ini perlu mendapat perhatian serius dari pihak PLN yang bertanggung jawab atas pelayanan kelistrikan di wilayah Kecamatan Botang Lomang.
Pemadaman listrik yang terjadi berulang kali tanpa kepastian waktu dinilai menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas. Terlebih, warga membutuhkan pasokan listrik yang stabil untuk menunjang kebutuhan rumah tangga maupun kegiatan ekonomi.
Masyarakat berharap pihak PLN segera melakukan pemeriksaan terhadap jaringan dan sistem kelistrikan yang melayani Desa Bajo guna mengetahui penyebab terjadinya pemadaman berulang tersebut.
Selain itu, warga meminta adanya penjelasan resmi dari pihak PLN mengenai penyebab gangguan serta langkah konkret yang akan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terus berulang.
Warga juga berharap PLN meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan agar masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang lebih stabil dan tidak terus-menerus dihantui kekhawatiran terhadap kerusakan peralatan elektronik.
Hingga berita ini disusun, penyebab pemadaman listrik berulang di Desa Bajo belum diketahui secara pasti. Konfirmasi dari pihak PLN masih diperlukan untuk menjelaskan penyebab gangguan dan upaya penanganan yang akan dilakukan. (Red)













Komentar