LABUHA, Malutline— Warga Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan,dibuat resah setelah aksi pencurian terjadi secara terang-terangan pada Jumat (6/02/2026) siang hari. Peristiwa ini bukan hanya menimpa satu rumah, tetapi juga terjadi di beberapa rumah warga yang lokasinya berdekatan, termasuk di sekitar area pekuburan desa.
Salah satu korban merupakan keluarga warga setempat. Rumah milik seorang tante warga dibobol saat kondisi rumah sedang sepi. Tak disangka, di waktu yang hampir bersamaan, tetangga yang rumahnya tak jauh dari lokasi juga mengalami kejadian serupa. Fakta ini membuat warga semakin yakin bahwa pelaku sudah mengintai lingkungan tersebut dan mengetahui situasi sekitar.
“Katong kira aman kalau siang hari. Ternyata pencuri so berani maso waktu matahari masih tinggi. Ini bukan cuma rumah keluarga torang, tetangga sebelah juga kena,” ungkap salah satu warga dengan nada kesal.
Kejadian ini sontak menyebar cepat dari mulut ke mulut. Warga yang mendengar kabar tersebut langsung saling mengingatkan untuk lebih waspada, terutama saat meninggalkan rumah meski hanya sebentar. Banyak warga mengaku selama ini merasa relatif aman pada siang hari, sehingga lengah terhadap potensi kejahatan.
Yang membuat warga semakin khawatir, lokasi kejadian berada di area yang cukup terbuka dan tidak jauh dari pekuburan desa, tempat yang biasanya jarang dilalui warga pada jam-jam tertentu. Situasi ini diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya tanpa menarik perhatian.
Beberapa warga menduga pelaku sudah lebih dulu memantau aktivitas pemilik rumah sebelum beraksi. Modus seperti ini dinilai bukan tindakan spontan, melainkan sudah direncanakan dengan memperhatikan waktu dan kondisi lingkungan.
“Kemungkinan dorang (pelaku) so lia-lia dulu. Tau kapan rumah kosong, tau kapan orang kurang lewat di situ,” kata warga lainnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat Desa Mandaong bahwa aksi pencurian kini tak lagi mengenal waktu. Jika dulu malam hari dianggap rawan, kini siang bolong pun menjadi waktu yang dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Warga berharap aparat kepolisian segera turun tangan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Selain itu, masyarakat juga mendorong agar ronda malam dan pengawasan lingkungan kembali diaktifkan, bahkan jika perlu diperluas hingga siang hari.
“Kita harus lebe ikhtiar. Jangan cuma andalkan malam. Siang juga harus saling jaga,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Kejadian ini menjadi alarm bagi seluruh warga Bacan Selatan, khususnya di Desa Mandaong, agar meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian antar tetangga. Saling memberi informasi, memperhatikan lingkungan sekitar, serta tidak ragu melapor jika melihat hal mencurigakan, menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Kini, warga hanya berharap situasi kembali aman dan pelaku segera terungkap, agar rasa tenang di tengah masyarakat bisa kembali pulih. (Red)






Komentar